Ibu menyusui berolahraga?

Berbagai mitos maupun kisah yang mengkhawatirkan ibu menyusui jika berolahraga, sebetulnya tak terbukti. Bahkan, ada begitu banyak manfaat yang bisa dirasakan jika tetap rajin melakukan olahraga ringan sambil menyusui.

2,041 views   |   3 shares
  • Olahraga adalah kegiatan penting yang wajib dilakukan setiap orang, agar tetap bugar. Selain menjaga kesehatan, olahraga juga menyenangkan dan menenangkan sebab otot-otot bergerak dan oksigen terpompa ke seluruh tubuh.

  • Namun bagaimana dengan ibu menyusui? Bolehkah berolahraga?

  • Menurut Berliana Monika, ST, MM, konselor laktasi & La Leche League of Rochester South NY, US tidak sedikit ibu menyusui tidak mau berolahraga karena berbagai alasan. Misalnya, khawatir olahraga dapat memengaruhi komposisi ASI dan rasa ASI hingga mitos yang dipercaya turun temurun misalnya ASI dalam payudara akan basi jika berolahraga.

  • Ia menjelaskan, penelitian-penelitian mengenai laktasi terkini membuktikan bahwa olahraga ringan hingga sedang tidak memengaruhi komposisi ASI. American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan bahwa olahraga sedang meningkatkan kesehatan jantung tanpa memengaruhi kadar antibody IgA (Immunoglobulin A), protein Laktoferin dan enzim lysozyme dalam ASI.

  • Jadi setelah dikumpulkan berbagai hasil penelitian, ditemukan bahwa olahraga sedang yang dilakukan oleh ibu menyusui tidak akan memengaruhi:

  • Produksi ASI. Berbagai faktor imunitas dalam ASI yaitu antibody IgA (Immunoglobulin A), protein Laktoferin dan enzim lysozyme. Mineral-mineral utama dalam ASI seperti kalsium, phosphor, magnesium, potassium, dan sodium. Zat gizi utama dalam ASI yaitu lemak, protein, dan laktosa. pH ASI (pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan).

  • Dr Michael Triangto SPKO bahkan mengatakan dalam masa nifas atau masa 40 hari setelah melahirkan, Ibu menyusui sudah bisa melakukan olahraga ringan di rumah, seperti stretching saja atau latihan beban. Setelah melalui masa tersebut, Dokter Michael menyarankan untuk memakai buah hati Anda dalam latihan beban. Ajak bayi Anda bermain dengan mengangkat tubuhnya ke atas kemudian diturunkan kembali secara perlahan.

  • "Bisa latihan di rumah atau latihan bersama bayinya, misalnya mau latihan otot lengan daripada pakai beban berat lebih baik pakai bayinya," jelasnya. Ibu Menyusui pun harus membuat jadwal latihan yang sesuai setelah melahirkan untuk membantu pembakaran lemak serta pengencangan otot. Bila ingin melakukan latihan kardio, jalan saja keliling komplek entah pagi atau sore selama 30 menit.

  • Namun, latihan dengan intensitas yang tinggi memang dapat merusak produksi ASI. Seperti latihan beban selama satu jam dengan beban yang terlalu berat, berlari, dan melompat, karena bisa menimbulkan gangguan keseimbangan hormon yang menurunkan produksi ASI. Selain gangguan hormon, Dr Michael menambahkan bahwa olahraga high impact dapat mengakibatkan cedera. Cedera terjadi karena Ibu menyusui masih kelebihan berat badan.

  • Advertisement
  • Maka, pilihan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai atau berenang bisa tetap dilakukan demi menjaga kebugaran. Sebab, olahraga memang amat penting untuk menjaga kondisi tubuh. Apalagi bagi ibu menyusui yang harus tetap sehat, demi meningkatkan produksi susu bagi bayinya.

  • Selain itu, olahraga pun mampu meningkatkan kesehatan mental, mengurangi stres dan mencegah depresi bagi ibu menyusui, yang kemungkinan besar banyak mengalami kelelahan mengurus bayi di awal kehidupannya. Jangan lupa, kenakan pakaian yang nyaman. Susui anak terlebih dahulu sebelum berolahrgaa, agar payudara tidak terasa berat saat mulai beraktivitas. Serta cukup minum saat dan sesudah berolahraga.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Ibu menyusui berolahraga?

Berbagai mitos maupun kisah yang mengkhawatirkan ibu menyusui jika berolahraga, sebetulnya tak terbukti. Bahkan, ada begitu banyak manfaat yang bisa dirasakan jika tetap rajin melakukan olahraga ringan sambil menyusui.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr