Ajarkan ia dan bukan dilarang

Setiap anak kecil, umumya amat menyukai permainan air, dan berenang. Sayangnya orangtua sering merasa khawatir, karena takut anak terpeleset atau tenggelam. Namun melarang anak berenang, kelihatannya bukan solusi. Lalu harus bagaimana?

2,997 views   |   8 shares
  • Pernah berwisata bersama keluarga ke wahana bermain air? Atau bermain di kaki sungai? Bahkan bercanda dengan ombak di laut?

  • Apakah saat itu, anak-anak anda amat berbahagia dan berani menantang bahaya dalam permainannya bersama air? Ya, anak-anak pada umumnya memang amat gemar bermain air. Awalnya pasti berkenalan dengan mencelupkan kakinya saja, lalu mulai berani dan mencemplungkan tubuh ke air dangkal.

  • Keberanian itu lambat laun akan terus bertambah, dan berujung pada berbagai permainan "menantang bahaya". Bagaimana reaksi Anda? Banyak orangtua yang pada akhirnya berteriak dan melarang anak memanjakan jiwa petualang mereka. Dengan alasan bahaya dan takut tenggelam. Hingga akhirnya, keberanian anak berhenti sampai di situ.

  • Sebaiknya jangan terburu-buru melarang sebab bermain air memang merupakan salah satu kegiatan yang amat menarik bagi anak-anak. Air adalah unsur alam yang paling menyenangkan untuk dieksplorasi. Mulai dari bentuknya, warnanya dan caranya bergerak.

  • Manfaat berenang bagi anak pun amat banyak. Selain sebagai sarana bermain yang menyenangkan, berenang pun dapat menumbuhkan rasa keberanian yang akan berujung pada mudahnya ia mandiri. Sebab, dengan diajarkan untuk berani, akan membentuk sikap optimis dan tidak takut menghadapi masalah. Anak akan lebih mudah beradaptasi karena percaya diri. Keberaniannya menghadapi air, akan mendorong perkembangan intelektual anak.

  • Berenang pun amat efektif dalam merangsang refleks motorik dan perkembangan fisik. Dengan berenang dan bermain air, anak mengembangkan otot, dan sendi tumbuh. Hal ini baik untuk pertumbuhan yang optimal serta kelenturan tubuh. Semua komponen dalam tubuh akan dilatih melalui berenang. Hal ini, tentunya dapat membantu menjaga daya tahan tubuhnya.

  • Hebatnya lagi, berenang dapat meningkatkan IQ seorang anak. Sebab, tidak hanya baik untuk perkembangan fisik, namun juga kemampuan berkonsentrasi. Tak heran jika hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan statistik IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak dini lebih tinggi, dibandingkan anak yang tidak diajarkan berenang atau diajar berenang setelah usia 5 tahun. Pergerakan anggota badan sambil berenang pun dapat merangsang pertumbuhan syaraf tepi, yang mengakibatkan otak menjadi lebih aktif hingga mampu meningkatkan kecerdasan.

  • Maka, perhatikanlah dengan seksama. Jika anak terlihat amat nyaman berada di dalam air, maka, solusi terbaik untuk menepis kekhawatiran Anda, adalah dengan mengajarkan mereka untuk berenang. Sebab, melarang anak, hanya akan mematikan kebahagiaan mereka dalam melakukan eksplorasi. Bahkan menyebabkan runtuhnya rasa percaya diri.

  • Advertisement
  • Ketimbang melarang, lebih baik ajarkan. Jika Anda tidak bisa mengajarkan anak berenang, maka kini sudah banyak sekolah berenang yang memfasilitasi pengajaran untuk anak sejak usia balita. Cari sekolah berenang yang terakreditasi baik, guru-guru berpengalaman, lokasi yang bersih dan aman. Tidak ada salahnya melakukan trial, untuk melihat metode pengajaran guru-guru tersebut, apakah cocok atau tidak dengan kepribadian anak Anda.

  • Namun, hal yang penting untuk diingat adalah, memasukkan anak ke sekolah berenang, bukan berarti harus mengejar target anak cepat bisa berenang. Tidak perlu memaksa, saat anak sedang tidak mood berenang. Tujuan utamanya, hanya agar Anda merasa aman saat anak bermain air. Tidak perlu terlalu khawatir anak akan tenggelam. Memaksa agar anak cepat bisa, hanya akan menimbulkan rasa traumatis, dan anak akan berhenti menyukai air. Hindari mematikan rasa bahagia anak dengan melarang hal-hal yang tidak perlu.

  • Ketimbang dilarang, lebih baik diajarkan, kan?

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Ajarkan ia dan bukan dilarang

Setiap anak kecil, umumya amat menyukai permainan air, dan berenang. Sayangnya orangtua sering merasa khawatir, karena takut anak terpeleset atau tenggelam. Namun melarang anak berenang, kelihatannya bukan solusi. Lalu harus bagaimana?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr