Kebiasaan baik bernama pillow talk

Pillow Talk atau percakapan bantal adalah kegiatan mengobrol beberapa menit sebelum tidur. Hal sederhana ini ternyata amat baik jika dijadikan rutinitas, baik dengan pasangan maupun anak-anak.

798 views   |   0 shares
  • Sebagai pasangan, atau orangtua yang penuh kegiatan, kita kerap terlalu sibuk sampai-sampai tidak punya waktu untuk bersama keluarga, baik suami dengan istri, maupun orangtua dengan anak.

  • Jika dibiarkan, hal ini tentu menjadi masalah. Nah, bagaimana cara mudah, murah dan efektif untuk menjaga hubungan agar tetap harmonis? Salah satunya adalah dengan rutin melakukan percakapan bantal (Pillow talk) setiap malam, sebelum tidur. Sediakan waktu beberapa menit untuk menghabiskan waktu bersama anak menjelang ia tidur, entah itu membacakan buku dongeng, atau sekadar mengobrol tentang kegiatannya di hari itu. Begitu juga dengan pasangan.

  • Dengan rutin melakukan pillow talk, masing-masing anggota keluarga pun akan merasa mendapat perhatian dan waktu kebersamaan, meski singkat. Apalagi istri dan anak perempuan, yang pada umumnya lebih senang mengobrol dan berbagi bersama orang-orang terdekat.

  • Secara sains, dalam otak terdapat jutaan sel syaraf yang saling berinteraksi, yang berupa lompatan impuls seperti sinyal listrik dari satu neuron ke neuron yang lain. Lompatan tersebut menghasilkan gelombang, semakin cepat frekuensi lompatan impuls, semakin besar frekuensi gelombang yang dihasilkan.

  • Gelombang otak jelang tidur hingga tidur ringan adalah gelombang Alpha dan Theta. Alpha adalah gelombang paling cocok untuk pemrograman bawah sadar, sedangkan Theta adalah pusat kreatif manusia. Menurut berbagai penelitian, keadaan seseorang saat memasuki kondisi kedua gelombang otak tersebut amat ideal untuk perenungan, memecahkan masalah, dan meningkatkan kreativitas serta pembelajaran.

  • Karena itulah, pillow talk yang penuh dengan obrolan seru dan menyenangkan, serta kata-kata positif akan membuat kita tidur dalam keadaan yang juga baik, meski tubuh merasa amat lelah setelah seharian beraktivitas. Percakapan bantal juga adalah momen yang efektif untuk memasukkan sugesti baik kepada anak.

  • Misalnya, ajakan untuk makan sehat dan banyak, atau untuk lebih mandiri, lebih ramah, dan lebih rajin belajar. Begitu juga dengan hubungan dengan pasangan hidup. Kondisi ini akan membantu pasangan untuk saling mengenal lebih dekat lagi, saling interospeksi, dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi. Memori positif yang terjadi usai pillow talk jelang tidur akan terus tertanam di otak hingga bangun dan menjalani lagi aktivitas di pagi harinya.

  • Untuk itu, patut diingat bahwa kita amat membutuhkan pillow talk. Maka, jadikanlah kegiatan ini sebagai kebiasaan. Faktor terpenting dari perbincangan bantal adalah kenyamanan. Jika dilakukan rutin akan lebih baik. Tema dialognya pun bebas, bisa apa pun. Yang terpenting adalah komunikasi dan saling berbagi.

  • Advertisement
  • Jadi, sisihkanlah sedikit waktu untuk mengakhiri hari-hari sibuk kita dengan kebiasaan baik: saling bercerita. Percakapan bantal adalah cara komunikasi efektif yang paling ringan, mudah dan murah, untuk tetap merasa saling memiliki antar anggota keluarga. Tentunya demi keharmonisan dan keintiman untuk selamanya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Kebiasaan baik bernama pillow talk

Pillow Talk atau percakapan bantal adalah kegiatan mengobrol beberapa menit sebelum tidur. Hal sederhana ini ternyata amat baik jika dijadikan rutinitas, baik dengan pasangan maupun anak-anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr