Ketika kebaikan hati Anda disalahgunakan oleh orang lain, apa yang harus Anda lakukan?

Sebagai manusia beradab kita diharapkan untuk selalu berbaik hati. Hal ini kita pelajari dari orang tua maupun pendidikan di sekolah. Tetapi ada kalanya sikap baik hati ini menjadi bumerang bagi kita karena dimanfaatkan oleh orang lain.

4,486 views   |   12 shares
  • Sebagai manusia beradab kita diharapkan untuk selalu berbaik hati. Hal ini kita pelajari dari orang tua maupun pendidikan di sekolah. Tetapi ada kalanya sikap baik hati ini menjadi bumerang bagi kita karena dimanfaatkan oleh orang lain. Bagaimana tetap mempertahankan budi pekerti baik namun juga bersikap tegas untuk melindungi diri kita?

  • Dalam kebanyakan pekerjaan kita dituntut untuk bersikap ramah. Khususnya pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pemakai jasa. Misalnya saja Anda bekerja di toko, bos berharap Anda selalu memasang muka ramah walaupun hati Anda ingin mencibir pelanggan yang mengobrak-abrik barang di toko. Tapi Anda tetap harus melayaninya karena itu sudah menjadi kewajiban.

  • Sebaliknya, pelanggan juga tidak jarang menemui pegawai yang kurang santun. Jangankan senyum manis, kedatangan ktia malah disambut muka ditekuk. Begitu kita sebutkan kebutuhan kita, si pegawai langsung menjawab dengan ketus bahwa barang itu tidak ada atau jasa itu tidak tersedia, seolah-olah kedatangan kita itu mengusik harinya yang sudah kacau.

  • Keramahan mungkin ditekankan di tempat kerja karena sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pelanggan bila perusahaan ingin tetap maju. Tetapi orang yang baik hati tentu sudah memiliki pembawaan yang ramah. Mereka menghargai orang lain dan berkeinginan untuk menolong orang-orang itu. Sedangkan orang yang kurang baik hati, tidak akan peduli, mereka bahkan bersikap kurang ramah mungkin karena tidak menyukai pekerjaannya. Mereka melakukannya hanya karena perlu pekerjaan dan membutuhkan uang. Tidak ada rasa tanggung jawab, kadang mereka bermalas-malasan melakukan pekerjaannya. Karena itu terhadap pelanggan mereka juga bersikap judes dan kurang peduli.

  • Pengalaman saya dalam bekerja di pusat pelayanan asuransi kesehatan menunjukkan bahwa kebaikan hati harus ditekan kalau ingin tetap bekerja di sana. Sebuah masalah yang diajukan oleh farmasi harus dipecahkan kurang dari tiga menit.

  • Misalnya ketika farmasi bertanya kenapa klaim pasiennya ditolak padahal tahun kemarin asuransi selalu membayar obat itu. Penerima telepon harus cepat mencari jawabannya. Mereka diberi standar operasi yang harus dibaca untuk menemukan jawaban. Bila mengasihani si pasien dan berusaha keras mendapatkan pemecahannya, kita akan ditegur oleh pimpinan kelompok karena menghabiskan waktu terlalu banyak. Kita diharuskan bersikap ramah dan profesional ketika menjawab telepon, tetapi tidak punya waktu untuk berbasa-basi karena kebanyakan banyak pasien lain mengantre. Tetapi bila tidak bersikap tegas, penelepon kadang memanfaatkan kelemahan itu dan mengajukan terlalu banyak pertanyaan. Orang yang tidak memikirkan orang lain akan mampu menjawab pertanyaan dengan cepat sekali karena dia tidak peduli apakah pasien memperoleh obatnya atau apakah mereka harus membayar mahal.

  • Advertisement
  • Pengalaman saya merupakan salah satu contoh betapa keseimbangan antara kebaikan hati dan ketegasan harus diperhatikan agar kita tidak diinjak-injak oleh orang lain karena dianggap lemah. Keramahan dapat dipoles di wajah seperti tata rias. Senyum yang merupakan keharusan dapat ditempel. Tetapi kebaikan hati muncul dari dasar jiwa dan memantul di wajah, dan tetap diimbangi oleh ketegasan agar kita tidak dimanfaatkan oleh orang lain.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Ketika kebaikan hati Anda disalahgunakan oleh orang lain, apa yang harus Anda lakukan?

Sebagai manusia beradab kita diharapkan untuk selalu berbaik hati. Hal ini kita pelajari dari orang tua maupun pendidikan di sekolah. Tetapi ada kalanya sikap baik hati ini menjadi bumerang bagi kita karena dimanfaatkan oleh orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr