Bagaimana mendidik anak dengan disiplin yang tepat agar sukses namun tetap membumi?

Kita tidak dapat menyerahkan pendidikan anak kita sepenuhnya kepada guru-guru di sekolah atau pemuka agama. Orangtua memegang peran utama dalam mendidik anak-anaknya.

1,488 views   |   3 shares
  • Kita tidak dapat menyerahkan pendidikan anak kita sepenuhnya kepada guru-guru di sekolah atau pemuka agama. Orangtua tetap memegang peran utama dalam mendidik anak-anaknya. Pengasuhan anak dan cara orangtua menerapkan disiplin yang tepat akan membentuk karakter si anak. Disiplin diperlukan untuk membuat anak tahu bahwa ada peraturan-peraturan yang harus mereka ikuti.

  • Sejak tahun 1960-an, cara orangtua menerapkan disiplin banyak berubah. Pada masa itu para ahli menganjurkan agar orangtua lebih lunak kepada anak. Katanya, "Jadilah teman, jangan menjadi sosok yang superior. Lebih seringlah memuji saat mereka berbuat kebaikan." Para ahli juga mengatakan bahwa mencela anak-anak akan merusak emosi mereka yang masih lemah dan membuat mereka tidak menyukai orang tua mereka di kemudian hari.

  • Para ahli menekankan pentingnya rasa percaya diri dengan menghindari mengatakan, "Jangan," dan, "Jelek." Orangtua juga disarankan untuk selalu memberi tahu anak bahwa mereka istimewa dan mereka dapat menjadi apa saja yang diinginkan. Namun, gerakan 'rasa percaya diri' ini malah membuat anak merasa punya hak, seolah-olah dunia berutang kepada mereka. Menurut buku Generation Me, hal ini membuat anak-anak muda tidak siap menghadapi kritikan dan kegagalan yang tidak terelakkan dalam hidup ini.

  • Memberikan pelajaran yang salah

  • Anda dibesarkan oleh seorang ayah yang keras dan suka mengritik, karena itu Anda bertekad menjadi orang tua yang lebih baik dengan memuji anak setiap saat, bahkan ketika mereka tidak berbuat apa pun yang pantas dipuji. "Penting untuk membuat mereka percaya diri," kata Anda dalam hati. "Jika mereka merasa dirinya istimewa mereka akan memiliki kepercayaan diri yang mereka perlukan untuk sukses."

  • Pertimbangkan. Pelajaran apa yang didapat anak-anak Anda karena menerima "pujian kosong"? Bagaimana pujian yang berlebihan ini merugikan anak-anak Anda sekarang dan di kemudian hari?

  • Keseimbangan. Lakukanlah dengan seimbang, jangan terlalu berlebihan dalam memuji atau mencela. Berilah pujian jika mereka memang pantas dipuji.

  • Disiplin yang mendatangkan sukses

  • Ben, murid kelas 5, sangat ketinggalan di kelas. Ibunya, Sonya, masih muda tapi sudah bercerai. Bersama kedua anaknya, dia tinggal di daerah kumuh di Detroit, Amerika Serikat, tetapi dia berjuang keras untuk menghidupi keluarganya. Dia melihat banyak buku di rumah orang-orang kaya tempat dia bekerja dan berkesimpulan orang yang pandai adalah yang banyak membaca buku. Akhirnya, dia memberi aturan baru kepada anak-anaknya, yaitu pergi ke perpustakaan di waktu luang, meminjam dua buku dan melaporkan isinya kepada ibunya.

  • Advertisement
  • Walaupun semula kedua anak itu protes dan mengeluh, Sonya tidak goyah dalam keputusannya. Benar saja kebiasaan membaca ini sangat menolong Ben. Kelas 1 SMP, dia menjadi juara kelas. Dia masuk perguruan tinggi Yale dengan beasiswa, kemudian meneruskan ke sekolah medis John Hopkins. Pada usia 33 dia menjadi kepala bagian bedah syaraf anak-anak di rumah sakit John Hopkins dan terkenal di seluruh dunia. Semua ini terjadi karena seorang ibu yang gigih dan mendidik anaknya dengan disiplin yang tepat.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Bagaimana mendidik anak dengan disiplin yang tepat agar sukses namun tetap membumi?

Kita tidak dapat menyerahkan pendidikan anak kita sepenuhnya kepada guru-guru di sekolah atau pemuka agama. Orangtua memegang peran utama dalam mendidik anak-anaknya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr