Mari bersama-sama melindungi seluruh keluarga dari kejahatan ini!

Kejahatan human trafficking atau perdagangan manusia umumnya menyasar keluarga-keluarga dengan ekonomi lemah, yang mudah tertipu daya dengan berbagai macam janji yang belum tentu kebenarannya.

569 views   |   1 shares
  • Berdasarkan data dari Kementerian Sosial, angka perdagangan manusia atau human trafficking setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal ini dipicu oleh beberapa sebab dan salah satunya adalah faktor ekonomi. Sebuah surat kabar di Semarang (Radar Semarang) beberapa waktu yang lalu memberitakan bahwa kota Semarang kini menjadi salah satu lumbung bagi perdagangan manusia di Indonesia. Setiap tahunnya ada sekitar 3.000-4.000 perempuan serta anak-anak diperjualbelikan. Modus utamanya adalah iming-iming akan memberikan pekerjaan dengan gaji besar, kemudian mereka dibawa ke luar negeri melalui jalur ilegal, sehingga sangat sulit bagi pihak-pihak berwenang seperti kepolisian dan imigrasi untuk melakukan pengawasan.

  • Untuk menanggulangi kejahatan ini, dibutuhkan bantuan dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Bagaimana caranya?

  • 1. Perbaiki kualitas pendidikan

  • Pendidikan adalah yang wajib dimiliki oleh setiap orang agar mampu memperbaiki taraf hidup. Oleh sebab itu, setiap orang tua perlu memperbaiki kualitas pendidikan putra-putri dengan mendukung mereka terus bersekolah, khususnya bagi anak perempuan, setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar.

  • 2. Perbaiki perekonomian keluarga Anda

  • Kejahatan human trafficking umumnya menyasar keluarga-keluarga yang memiliki ekonomi lemah, sehingga mudah tertipu daya dengan berbagai macam janji-janji yang belum tentu kebenarannya. Sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab orangtua untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bekerjalah dengan keras agar rezeki selalu menghampiri Anda.

  • 3. Memberikan pelatihan keterampilan

  • Anak-anak perlu diberi latihan keterampilan berwirausaha agar mampu hidup mandiri dan memiliki penghasilan dari keterampilannya saat dewasa. Oleh sebab itu, ikutkan mereka ke dalam pusat pendidikan keterampilan, sehingga mereka bisa diajarkan berbagai macam keahlian yang penting bagi masa depannya.

  • 4. Waspadalah terhadap segala bujuk rayu

  • Orangtua perlu waspada bila ada yang menawari anaknya, khususnya anak gadis, pekerjaan dengan iming-iming gaji yang besar serta fasilitas yang nyaman. Ini adalah salah satu modus yang kerap digunakan oleh oknum-oknum pelaku human trafficking untuk menjebak korban. Jika Anda mengalami hal ini, jangan segan segera melaporkannya ke pihak yang berwajib.

  • 5. Biasakan pola hidup sederhana

  • Anak-anak perlu dididik sejak dini agar terbiasa dengan pola hidup sederhana. Ajari agar mereka tidak mudah terbuai dengan berbagai macam kemewahan dunia, sehingga mereka kelak akan bisa hidup dengan sederhana dan bahagia.

  • Advertisement
  • 6. Berhati-hati dalam memilih teman

  • Pergaulan yang salah adalah salah satu awal malapetaka. Karena itu, mintalah kepada anak-anak supaya selalu berhati-hati dalam memilih teman, dan ajari mereka supaya mampu memahami karakter teman yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

  • 7. Berhati-hati menggunakan media sosial

  • Ada banyak modus penipuan berkedok pertemanan yang beredar secara luas di media sosial. Karena itu, anak-anak harus diberi tahu untuk selalu berhati-hati ketika menggunakan media sosial sebagai alat bersosialisasi.

  • 8. Bekerja sama dengan pemerintah

  • Dibutuhkan upaya kerja sama dengan pemerintah agar perdagangan manusia benar-benar bisa diberantas. Laporkan segera bila Anda menemui kejanggalan-kejanggalan di lingkungan atau menemukan oknum-oknum tertentu yang terindikasi melakukan human trafficking.

  • 9. Tingkatkan keimanan

  • Tingkatkan keimanan seluruh anggota keluarga Anda, karena iman yang baik maka seseorang akan dapat dengan mudah mengenali serta menolak ajakan-ajakan yang dapat membahayakan keselamatan dirinya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Mari bersama-sama melindungi seluruh keluarga dari kejahatan ini!

Kejahatan human trafficking atau perdagangan manusia umumnya menyasar keluarga-keluarga dengan ekonomi lemah, yang mudah tertipu daya dengan berbagai macam janji yang belum tentu kebenarannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr