Waspada tuberculosis, penyakit kuno yang masih mengancam nyawa!

Indonesia adalah penyumbang penderita TBC terbesar di dunia. Tetapi, kita dapat menghindari penyakit berbahaya ini. Bagaimana caranya?

723 views   |   0 shares
  • Penyakit TBC sangatlah berbahaya, tetapi dapat disembuhkan. Badan kesehatan dunia, WHO, mengelompokkan penyakit ini sebagai penyakit endemik yang sangat sulit dihilangkan. Negara-negara berkembang seperti Indonesia adalah penyumbang penderita TBC terbesar di dunia, sehingga masalah ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah mengingat proses penularannya sangat mudah dan cepat. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk mau peduli serta berperan aktif dalam membantu pemerintah memberantas proses penularan penyakit tersebut.

  • Jenis-jenis Penyakit TBC

  • TBC lebih sering dikenal sebagai penyakit yang mempengaruhi sistem pernapasan paru-paru, tetapi penyakit ini juga menyerang beberapa organ tubuh lainnya, seperti:

  • 1. Tuberculosis Meningitis

  • Menyerang selaput otak serta sumsum tulang belakang. Gejala Tuberculosis Meningitisadalah mudah marah, gelisah, leher kaku, pusing, sakit kepala, muntah, perubahan mental, dan kejang-kejang.

  • 2. Tuberculosis Gastrointestina

  • Menyerang saluran pencernaan mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, serta anus. Gejala Tuberculosis Gastrointestinal adalah nyeri perut, demam, penurunan berat badan, mual, muntah, dan sering buang air besar.

  • 3. Tuberculosis Lymphadenitis

  • Menyerang kelenjar getah bening dan biasanya sering dijumpai di sekitar leher penderita. Gejala-gejalanya adalah pembengkakan leher dan peradangan di daerah sinus.

  • 4. Tuberculosis Cutaneous

  • Menyerang kulit serta selaput lendir. Gejala-gejala yang sering dijumpai pada penderita Tuberculosis Cutaneous adalah bintik-bintik coklat kemerahan pada daerah sekitar wajah, mata, hidung, dan telinga.

  • 5. Tuberculosis Skeletal atau Tuberculosis - osteo articular

  • Menyerang sistem persendian, seperti lutut, pinggul, pergelangan tangan-kaki, siku, dan bahu. Gejala-gejala yang sering dirasakan oleh para penderita Tuberculosis Skeletal adalah rasa nyeri hebat dan kaku di sekujur persendiannya yang terinfeksi.

  • 6. Tuberculosis Urogential

  • Awalnya menyerang paru-paru kemudian masuk ke dalam sistem peredaran darah dan menginfeksi sistem saluran kencing dan reproduksi. Gejala-gejala umum yang sering dialami oleh para penderita Tuberculosis Urogential adalah nyeri hebat saat kencing, adanya darah dalam urin, dan nyeri serta kram di daerah perut serta punggung bagian atas.

  • Pencegahan Penyakit TBC

  • Advertisement
  • Yang paling penting dalam mencegah penyebaran penyakit TBC adalah memahami bagaimana bakteri Tuberculosis menular. Umumnya bakteri ditularkan melalui batuk atau butiran-butiran air ludah yang menempel pada peralatan makan, pakaian, tissue, dan sebagainya. Oleh sebab itu, mereka yang sehat harus selalu berhati-hati ketika berada dekat dengan penderita TBC, terutama anak-anak.

  • Inilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi diri supaya tidak tertular bakteri penyebab TBC:

    • Vaksinasi BCG

    • Konsumsi makanan sehat secara seimbang

    • Menjaga lingkungan rumah dan tempat tinggal selalu bersih dan tidak lembab

    • Memastikan udara dan cahaya sinar matahari dapat keluar-masuk ke dalam rumah dengan lancar

    • Menghindari sumber penularan dengan menggunakan masker hidung ketika berada dekat dengan penderita TBC atau ketika berada di tempat-tempat umum

    • Mengecek secara berkala kondisi kesehatan keluarga atau orang lain yang sering berada dekat dengan kita seperti: pembantu rumah tangga, sopir, satpam rumah, dan sebagainya

    • Mengobati secara tuntas bila ada anggota keluarga yang terlebih dahulu terkena TBC supaya tidak ada kemungkinan untuk kambung dikemudian hari

    • Tingkatkan kebugaran tubuh dengan secara rutin melakukan olahraga

Bantu kami menyebarkan

Waspada tuberculosis, penyakit kuno yang masih mengancam nyawa!

Indonesia adalah penyumbang penderita TBC terbesar di dunia. Tetapi, kita dapat menghindari penyakit berbahaya ini. Bagaimana caranya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr