5 tips menghadapi senioritas di kantor baru

Apa jadinya ketika Anda sebagai anak baru di sebuah perusahaan dijadikan target bully bagi rekan-rekan kerja senior Anda? Apakah ini akan mematahkan semangat Anda untuk terus berjuang dalam membangun karier Anda?

3,329 views   |   6 shares
  • Dunia kerja pasti jauh lebih mengasyikkan daripada dunia sekolah. Itulah yang kerap terlintas di benak mahasiswa yang baru lulus kuliah dan sedang getol-getolnya mencari kerja. Memang, dunia kerja berbeda daripada dunia sekolah. Tapi bukan berarti tidak ada kesamaan.

  • Seperti di sekolah, untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, Anda harus melewati tahap demi tahap ujian dan berusaha keras. Untuk menjadi atasan atau pemimpin, Anda perlu melalui setiap proses yang tentu tidak mudah. Tapi apa jadinya ketika Anda sebagai anak baru di sebuah perusahaan dijadikan target bully rekan-rekan kerja senior Anda? Apakah ini akan mematahkan semangat Anda untuk berkarier? Sebaiknya jangan! Karena ternyata ada manfaat positif yang bisa diambil dari senioritas yang membuat Anda tertekan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menghadapi senioritas sebagai anak baru.

  • Jangan emosi

  • Ketika orang lain menggangu Anda, tentunya Anda ingin marah. Tahan emosi karena hanya akan merugikan Anda dan menjadikan Anda orang yang tempramental. Saat Anda menjadi anak baru dan di-bully oleh beberapa rekan kerja yang iseng, bersabarlah. Anda tetap harus bersikap profesional. Dengan begitu, pelan-pelan dengan sendirinya, mereka akan berhenti menggangu Anda dan justru menghormati Anda sebagai anak baru.

  • Jangan menyalahkan diri sendir i

  • Beberapa dari mereka yang menjadi korban senioritas terkadang menjadi tidak percaya diri sehingga menyalahkan diri sendiri. Perasaan ini harus dikesampingkan. Sadarilah bahwa senioritas hanyalah bersifat sementara. Nantinya jika Anda dan rekan kerja telah saling mengenal, pastinya semakin akrab. Untuk itu, tetaplah yakin pada diri Anda dan isilah pikiran Anda dengan hal-hal positif yang dapat membuat Anda selalu semangat.

  • Rendah hati

  • Seburuk apapun senioritas dalam lingkup kerja yang membuat Anda tertekan atau sakit hati, tetaplah rendah hati dan menerima semuanya. Dengan begitu, Anda menjadi lebih kuat dalam menerima perlakukan yang tidak menyenangkan dari senior. Ketika Anda selalu rendah hati dan tetap membantu mereka yang menyakiti Anda, percayalah, mereka akan malu mem-bully Anda. Mungkin juga mereka bahkan akan berubah menjadi baik kepada Anda.

  • Simpan bukti

  • Jika rekan kerja Anda melakukan tindakan yang melebihi batas wajar, misalnya meneror Anda bahkan di luar kantor atau mulai bertindak kasar, laporkanlah kepada atasan. Catat atau rekam setiap tindakan bullying tersebut. Jika atasan tidak berhasil membuatnya jera, laporkanlah kepada pihak yang berwenang agar Anda terbebas dari teror yang menghambat produktivitas kerja.

  • Advertisement
  • Tetap semangat

  • Seperti kata RA.Kartini, "habis gelap, terbitlah terang." Sama seperti sebuah perjuangan, di balik derita pasti akan ada keberhasilan yang akan terbayarkan nantinya. Untuk itu, ketika Anda mengalami senioritas sebagai anak baru, jangan patah semangat. Biarkanlah proses ini menjadikan Anda tangguh dan kuat demi mencapai kesuksesan.

Baca, hidupkan, bagikan!

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

5 tips menghadapi senioritas di kantor baru

Apa jadinya ketika Anda sebagai anak baru di sebuah perusahaan dijadikan target bully bagi rekan-rekan kerja senior Anda? Apakah ini akan mematahkan semangat Anda untuk terus berjuang dalam membangun karier Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr