6 langkah memperbaiki kualitas diri

Mengakui, menerima dan meyakini bahwa kita bisa melakukan yang orang lain tidak bisa lakukan. Dan mengakui, menerima dan menyadari bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita lakukan dan orang lain bisa melakukannya.

12,879 views   |   26 shares
  • Dalam bekerja, terkadang kita mengalami pasang surut. Ada masa di mana kita semangat 45 menemukan ide-ide cemerlang, melakukan dengan percaya diri bahwa ide kita akan berhasil. Bahkan tak peduli dengan komentar dan kemungkinan buruk yang akan terjadi.

  • Tetapi ada masa di mana kita lelah secara fisik, ketika ternyata komentar-komentar miring itu semakin banyak. Hingga akhirnya kita merasa terlalu naif untuk meneruskan apa yang sudah kita yakini selama ini. Dan kemudian kita menyerah pada kata bernama nasib.

  • Ah, jangan meyakini semua ini adalah nasib buruk untuk semua yang kita impikan. Masih ada yang bisa kita lakukan untuk mendongkrak kualitas diri, usaha dan usaha tiada henti. Dan yang pasti kesempatan itu selalu ada.

  • Berikut beberapa langkah yang bisa dan terus menerus kita lakukan untuk memperbaiki diri.

  • 1. Berikan penilaian positif untuk diri kita sendiri

  • Tak ada yang sempurna, semuanya pernah melakukan kebodohan. Semua pernah lalai, tetapi tidak semua dari kita yang mampu bangkit lagi, untuk kembali memulai dari awal. Kenapa?

  • Karena mereka lupa memberi apresiasi positif untuk diri mereka sendiri. Jika sudah begini, tetaplah berpikir positif bahwa kita adalah manusia yang unik. Manusia yang tidak pernah sama dengan manusia lainnya. Sehingga berhentilah membandingkan diri kita dengan orang lain. Karena itu adalah satu-satunya penerimaan terbaik untuk diri kita sendiri.

  • 2. Terima kelebihan dan kekurangan diri

  • Mengakui, menerima dan meyakini bahwa kita bisa melakukan yang orang lain tidak bisa lakukan. Dan mengakui, menerima dan menyadari bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita lakukan dan orang lain bisa melakukannya. Jadi terima saja apa yang sudah dianugerahkan Tuhan pada diri kita. Syukuri dan rasakan sensasi dari rasa syukur itu.

  • 3. Analisa dan evaluasi diri

  • Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Ketika kita salah melakukan sesuatu, atau kita tidak mampu mencapai target yang kita ciptakan sendiri maka satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk kembali yakin dengan kemampuan kita, adalah menganalisa dan mengevaluasi apa yang menjadi penyebab dari kegagalan itu. Berhentilah menyalahkan diri kita, orang lain, dan lingkungan atas kegagalan tersebut.

  • 4. Perbaiki sekarang

  • Jika sudah menemukan apa yang menjadi penyebab tidak tercapainya harapan kita maka perbaikilah sekarang dan saat ini. Jangan tunda untuk membuat diri kita lebih hebat dari sebelumnya. Jangan pernah merasa bahwa kita tidak mampu melakukannya, tapi yakinlah dengan perbaikan-perbaikan itu maka kita bisa lebih baik.

  • Advertisement
  • 5. Perluas relasi

  • Ini yang terkadang dilupakan. Sukses itu bukan hanya bersumber dari diri sendiri. Tetapi terkadang peluang justru datang dari orang lain. Nah, jika sudah begini kita masih menjadi orang yang anti sosial? Bisa jadi kita akan kehilangan kesempatan-kesempatan emas yang ditawarkan hanya dengan bermodalkan networking. Tidak perlu gengsi ketika kesempatan itu justru datang dari orang yang tidak kita sukai, analisalah kemungkinan terbaik dan terburuknya. Kesampingkan permasalahan pribadi jika memang bukan sesuatu yang sangat urgent, untuk benar-benar kita menolak tawaran tersebut.

  • 6. Perkaya wawasan

  • Kegagalan yang terjadi terkadang disebabkan karena kita terlalu menghakimi diri sendiri, atau menyalahkan faktor X di luar diri kita sehingga kita lupa mencari penyebab sebenarnya apa. Jangan menutup diri pada pembaharuan. Jika memang semua sudah berubah karena kemajuan teknologi maka kita pun harus pandai merubah strategi supaya impian kita tercapai maksimal. Caranya, perbanyaklah bertukar pikiran dengan orang lain, membaca dari media manapun, berdiskusi dengan para ahli. Dengan begitu bukan hanya wawasan yang kita perkaya, tetapi juga keterampilan diri.

  • Dikembangkan dari buku "Ayo Kamu Pasti Bisa", oleh Herry Prasetyo dan Irni Fatma Satyawati

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

6 langkah memperbaiki kualitas diri

Mengakui, menerima dan meyakini bahwa kita bisa melakukan yang orang lain tidak bisa lakukan. Dan mengakui, menerima dan menyadari bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita lakukan dan orang lain bisa melakukannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr