Petuah orangtua

Kita tidak akan pernah tahu ilmu itu akan berguna kapan dan di mana. Tapi yang jelas ilmu itu akan bermanfaat suatu hari nanti dan membuat hidup kita lebih mudah.

2,637 views   |   7 shares
  • Masa anak-anak hingga remaja adalah masa-masa di mana kita masih sangat tergantung dengan keputusan orangtua. Ada beberapa dari kita yang menerima saja mentah-mentah setiap keputusan tersebut. Tetapi ada pula yang mampu mengomunikasikan harapan dan keinginannya pada orangtua. Tetapi, pernahkah kita mencoba berpikir bahwa wejangan-wejangan orangtua-lah yang ternyata menjadikan kita seperti sekarang ini. Sedikit atau banyak pesan yang mereka sampaikan, disadari atau tidak justru pesan-pesan orang tua tersebut yang menjadi pegangan hidup kita saat ini. Menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi setiap harinya. Karena isi pesan mereka, seperti merasuk dalam darah kita dan selalu teringat setiap kali kita mengambil keputusan untuk diri kita sendiri.

  • "Kalau dulu waktu kuliah, Ibu selalu berpesan kuliah yang benar. Sekarang sudah kerja pesannya kerja yang benar. Intinya hidup yang benar." (Reno, 32 tahun)

  • Bagi Reno, menjalani hidup yang benar itu seperti bersikap jujur, tidak mengambil hak orang lain, amanah, tidak melakukan seks bebas, dan bertanggung jawab. Orangtuanya selalu mendukung apa yang menjadi keputusannya, meskipun saat ini ia masih tinggal serumah dengan kedua orangtuanya tetapi hal tersebut bukan berarti menjadikan ia anak yang tergantung pada orangtuanya.

  • "Belajarlah sungguh-sungguh dengan sekuat-kuatnya dan setinggi-tingginya. Karena kita tidak akan pernah tahu ilmu itu akan berguna kapan dan di mana. Tapi yang jelas ilmu itu akan bermanfaat suatu hari nanti dan akan membuat hidup kita lebih mudah" (Nita, 32 tahun)

  • Ilmu yang dimaksud di sini bukan berarti hanya ilmu di bangku sekolah dan teori-teori perkuliahan atau ilmu hitam dan perdukunan. Tetapi ilmu secara global, entah itu ilmu agama, ilmu memasak, ilmu bercocok tanam, serta ilmu-ilmu pengetahuan lainnya yang bermanfaat untuk hidup dan kehidupan kita di kemudian hari. Intinya tidak pernah ada kata berhenti untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik.

  • "Kalau mama saya, dari dulu selalu bilang sabar dalam menjalani hidup. Jangan pernah berhenti untuk berusaha dan jangan pernah lupa untuk berdoa. Sampai sekarang pun, kalau saya cerita tentang masalah dalam rumah tangga saya, entah keuangan, saat sakit atau saat saya punya masalah apapun, mama selalu berpesan tiga hal yang sama. Sabar, usaha dan doa" (Fifin, 31 tahun)

  • Mungkin terdengar membosankan ketika orangtua memberi petuah yang sama. Mungkin terdengar menyebalkan ketika kita tidak dipercaya untuk melakukan sesuatu seperti yang kita inginkan. Mungkin dan mungkin lainnya yang akhirnya membuat hubungan kita menjadi jauh secara hati dengan mereka.

  • Advertisement
  • Bisa jadi pesan-pesan itu adalah pesan terakhir orangtua. Kita tidak pernah tahu soal usia dan kematian. Sehingga yang bisa kita lakukan hanyalah menyesali dan baru menyadari bahwa justru petuah-petuah itulah yang menjadi penting bagi kita saat ini.

  • Lalu, masihkah kita berkeras hati untuk tidak percaya dengan petuah mereka dan tidak meyakini bahwa justru petuah itulah yang nantinya akan bermanfaat untuk hidup kita?

Bantu kami menyebarkan

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Petuah orangtua

Kita tidak akan pernah tahu ilmu itu akan berguna kapan dan di mana. Tapi yang jelas ilmu itu akan bermanfaat suatu hari nanti dan membuat hidup kita lebih mudah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr