Cinta atau obsesi?

Apakah hal yang Anda rasakan sekarang ini adalah benar jatuh cinta atau hanya obsesi belaka? Cinta dan obsesi terlihat memang tidak ada bedanya.

27,463 views   |   127 shares
  • Bisa merasakan jatuh cinta adalah suatu anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Segala sesuatunya terasa menjadi indah, fokus kita pecah karena selalu memikirkan, berandai-andai tentang dirinya. Tetapi, apakah hal yang Anda rasakan sekarang ini adalah benar jatuh cinta atau hanya obsesi belaka? Cinta dan obsesi memang terlihat tidak ada bedanya, tetapi sayangnya dalam menjalin hubungan percintaan yang serius tidak disarankan dilandasi dengan obsesi. Sedapat mungkin bedakan perasaan tersebut agar Anda tidak menyesal di kemudian hari karena mengambil keputusan yang salah.

  • Obsesi

  • Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa obsesi adalah gangguan jiwa berupa pikiran yang selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan. Hal ini tidak digolongkan dalam penyakit mental jika obsesi itu masih ada di batas yang wajar. Obsesi cinta dapat diartikan emosi sesaat sebagai sebuah keinginan yang besar untuk memiliki seseorang dengan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan orang yang diinginkannya sampai cara yang tidak baik. Tanda-tanda yang muncul pada obsesi hampir sama dengan tanda-tanda yang muncul saat kita sedang jatuh cinta, seperti kita ingin selalu bersama, ingin terus menjadi perhatiannya, dan lain sebagainya. Hanya saja obsesi itu bersikap egois dan ingin menang sendiri. Hal yang akan timbul saat seseorang sedang mengalami obsesi adalah rasa takut. Takut yang berlebihan akan dialami jika obsesi seseorang itu semakin besar pula. Rasa takut yang berlebihan tersebut akan memunculkan juga tindakan-tindakan yang dapat membuat sesorang yang menjadi obsesinya itu tidak merasa nyaman. Hal ini akan terlihat jika orang tersebut sudah menjalin hubungan percintaan, seperti mulai membatasi pertemanan Anda, mulai mengatur kehidupan Anda, menjadi sangat posesif, ingin selalu bertemu, dan menghubungi Anda setiap saat. Hubungan percintaan yang didasari oleh sebuah obsesi akan terasa bahagia di awalnya tetapi hubungan tersebut tidak akan bertahan lama, karena jika obsesinya sudah terwujud maka perlahan keinginan tersebut akan memudar karena rasa puas yang sudah dirasakan.

  • Cinta

  • Definisi cinta mungkin akan relatif berbeda bagi setiap orang, tetapi yang kita tahu bahwa cinta adalah sebuah perasaan yang sangat sensitif. Tanda-tanda jatuh cinta hampir sama dengan tanda-tanda obsesi, jika obsesi lebih mementingkan diri sendiri tetapi cinta lebih mengesampingkan rasa egois dan lebih mementingkan kepentingan dan kebahagiaan pasangan. Jika kita benar-benar cinta dengan seseorang maka kita juga mau untuk menerima apapun kekurangan dia dan rela berkorban hanya untuk bisa melihat dia bahagia. Bukan mengekang dan membatasi dirinya tetapi memberikan kebebasan dan mendorongnya untuk melakukan apa yang dia sukai selama hal tersebut positif untuk dikerjakan, satu hal lagi adalah tidak menginginkan pamrih untuk segala hal yang telah kita korbankan untuk dia. Jika hal tersebut sudah Anda rasakan maka Anda sudah benar-benar jatuh cinta kepadanya dan bukan rasa suka biasa. Hubungan yang terbentuk dengan dilandasi oleh rasa cinta yang tulus akan memberikan dampak yang positif untuk kehidupan kita dan hubungan ini cenderung memiliki rentan waktu yang cukup lama.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya tidak dapat melakukan apa yang dapat kamu lakukan, tetapi saya dapat melakukan apa yang kamu tidak dapat lakukan, bersama - sama kita bisa melakukan hal yang besar - Bunda Theresia

Cinta atau obsesi?

Apakah hal yang Anda rasakan sekarang ini adalah benar jatuh cinta atau hanya obsesi belaka? Cinta dan obsesi terlihat memang tidak ada bedanya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr