5 Cara untuk Menangani Teriakan Bayi di Tempat Umum

Sebagai orang tua, kita pernah mengalaminya. Kita telah merencanakan sebelumnya, menidurkan bayi, memberi makan, lalu mengamankan bayi ke kursi mobil dan melakukan tugas kita.

4,147 views   |   shares
  • Sebagai orang tua, kita pernah mengalaminya. Kita telah merencanakan sebelumnya, menidurkan bayi, memberi makan, lalu mengamankan bayi ke kursi mobil dan melakukan tugas kita. Botol susu, dot, mainan, dan popok disimpan dengan hati-hati bagaikan persediaan peluru jika ada serangan. Namun, disamping usaha terbaik kita, bayi tetap menyerang dengan teriakan histerisnya.

  • Entah bundelan manis Anda adalah bayi kecil yang baru lahir atau anak dua tahun yang temperamen, episode tangisan di tempat umum tidak pernah menyenangkan. Bertahan dari tatapan orang asing di sekeliling sementara berbelanja atau menunggu antrian yang padat dan berusaha untuk menenangkan si bayi dapat membuat kebanyakan orang tua ingin meleleh juga.

  • Ketika putri kami masih bayi, dan saya harus mengendongnya saat belanja mingguan, tempat kami biasa belanja memiliki bagian yang menjual bola elastis. Setiap kali dia melihat bola itu, dia mulai gelisah, menangis dan merengek meminta bola. Tentu saja saya tidak membeli bola baru setiap minggu. Alih-alih, saya memutuskan untuk mengubah rute belanja saya untuk menghindari pajangan bola yang mengganggu itu.

  • Bagian besar dari mendidik mencakup merancang strategi. Untuk mencapai tugas Anda dan menjaga bom waktu tangisan Anda dari meledak, cobalah menerapkan gagasan-gagasan berikut.

    • Jika bayi Anda baru lahir, eposide tangisan hendaknya tidak diabaikan. Cobalah untuk berhenti dari apa yang sedang Anda lakukan untuk menggendong dan menenangkan si bayi dan, jika mungkin, Anda dapat menyusui dia. Tetaplah tersenyum tenang untuk mengatasi tatapan asing. Kebanyakan orang akan bersimpati karena mereka pernah mengalami situasi serupa.

    • Untuk bayi yang lebih besar atau balita, carilah makanan ringan atau minuman yang disiapkan hanya untuk berjaga-jaga. Saya biasanya membawa permen untuk menghadiahi anak saya untuk menjadi baik selama masa tugas. Saya akan menunda hadiahnya selama mungkin untuk mendapatkan sebanyak mungkin selama kegiatan di luar sebelum memberikannya. (“Tolong tenang dan diam ya selama di toko ini, kamu akan dapat lolipopmu nanti setelah belanja.”) Pastikan Anda menepati janji Anda, atau masalah kepercayaan akan timbul.

    • Jangan ajukan kepada balita Anda permintaan yang tidak layak. Adalah sangat menggoda untuk membelikan sesuatu untuk balita Anda, tetapi jangan setuju dengan setiap permintaannya untuk membeli permen atau mainan baru hanya untuk menenangkan dia. Untuk jangka waktu yang lama, pertimbangkan apa yang Anda ajarkan kepada anak Anda. Sebaiknya, jika benda yang dia inginkan masuk akal, buatlah perjanjian. “Saya akan belikan ini untuk kamu, tetapi kamu tidak dapat membukanya sampai kita pulang ke rumah dan kamu harus melakukan pekerjaan rumah untuk membayarnya.”

    • Bergantianlah dengan teman untuk tugas ini. Untuk menghindari pemandangan umum, pertimbangkan untuk bergantian mengasuh anak dengan teman atau tetangga Anda. Anda akan lebih mampu untuk melakukan tugas Anda lebih efisien, dan anak Anda akan lebih tidak rewel.

    • Pergi saja. Jika Anda tidak sedang di tempat yang tenang seperti gereja atau bioskop, pertimbangan utama Anda harusnya orang di sekitar Anda. Jika tangisan bayi Anda mengganggu, jangan menunda untuk pergi. Temukan tempat yang kosong untuk menghibur atau mendisiplinkan anak Anda. Jika Anda berhadapan dengan balita, ajarkan sikap yang pantas untuk situasi tersebut (“di gereja kita perlu untuk tenang dan hikmat”). Jika tidak, anak Anda bertindak dengan tujuan hanya untuk ke luar dari ruangan. Bersabarlah, juga, dan ingatlah bahwa bayi atau anak kecil tidak dapat duduk untuk waktu yang lama.

  • Advertisement
  • Ingatlah bahwa dengan bayi, Anda harus fleksibel. Bayi dan anak kecil memerlukan pemahaman dan kesabaran yang terus-menerus. Buatlah strategi untuk menjaga keperluan bayi Anda dan memenuhi tugas Anda, namun ingatlah bahwa kebutuhan bayi Anda adalah yang utama.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "5 ways to handle a screaming baby in public" karya Megan Gladwell.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Megan Gladwell is an Indiana native and mother of four. She blogs at bookclub41.blogspot.com.

5 Cara untuk Menangani Teriakan Bayi di Tempat Umum

Sebagai orang tua, kita pernah mengalaminya. Kita telah merencanakan sebelumnya, menidurkan bayi, memberi makan, lalu mengamankan bayi ke kursi mobil dan melakukan tugas kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr