Semua baik-baik saja. Benarkah?

Tidak apa-apa sebenarnya, hanyalah masalah waktu yang belum tepat untuk diceritakan.

3,048 views   |   1 shares
  • Sering mendengar pasangan kita mengucapkan "aku gak pa-pa mas"

  • Atau istri menanyakan berkali-kali tentang sikap kita yang diam dan jawaban kita tetap sama "gak ada apa-apa mama. semuanya baik-baik saja"

  • Tapi pernahkah kita masih mencurigai bahwa sebenarnya "gak kenapa-kenapa" yang diucapkan pasangan kita sebenarnya justru ada apa-apa? Bahkan terkesan menyembunyikan sesuatu, yang tidak ingin diceritakan atau tidak ingin diketahui oleh kita.

  • "Saya termasuk yang tidak mau berpikiran negatif dengan 'tidak apa-apa' yang diucapkan istri saya. Kalaupun memang ada yang dirahasiakan, saya mencoba memahami, bahwa istri saya juga berhak dengan kehidupan pribadinya. Tetapi selama ini, masalah rumah tangga kami yang paling sering adalah masalah finansial, jadi kalau istri bilang tidak apa-apa, saya sudah tahu kalau itu ada kaitannya dengan keuangan rumah tangga. Satu hal yang saya yakini, ketika kami memutuskan menikah, maka masing-masing dari kami akan mampu untuk bisa saling peka satu sama lain" (Oktavio, 31 tahun)

  • Kalau sudah bisa mengenali pokok permasalahan yang sering dialami masing-masing pasangan, pastilah sangat mudah memahami apa yang terjadi pada pasangan kita. Sehingga jawaban tidak apa-apa pun sudah dapat dimengerti bahwa pasangan kita mempunyai masalah atau tidak.

  • Tetapi ketika kita memiliki pasangan yang memang jarang sekali bercerita. Ada masalah atau tidak, kita sulit membedakan apa yang sedang dirasakannya. Hal ini disebabkan karena tipikal pasangan kita pendiam atau introvert. Apakah kita akan tetap memintanya untuk bercerita atau berusaha memaklumi?

  • "Tipikal suami memang pendiam, jarang sekali cerita tentang pekerjaan. Pernah sekali saya tanya. Jawabannya seperti ini : bunda kan sudah capek mengurus rumah dan anak-anak. Jadi ayah gak mau membebani pikiran bunda lagi dengan masalah pekerjaan ayah di kantor" (Dona, 31 tahun)

  • Kalau sudah begini, biasanya Dona tidak akan memaksakan suaminya untuk menceritakan apa yang terjadi, kecuali jika suaminya ingin menceritakan atas kemauannya sendiri.

  • Berbeda dengan Yuni, yang merasa jawaban tidak apa-apa sebenarnya hanyalah masalah waktu yang belum tepat untuk diceritakan. Ada pasangan suami istri yang tidak ingin membebani pasangan, dan berusaha menyelesaikan segala sesuatunya sendiri. Ada pula suami istri yang bisa cerita satu sama lain.

  • "Kepekaan itu bisa terasah karena keseharian bersama-sama dengan suami. Dan memang sebaiknya kita bisa terbuka pada pasangan baik itu perasaan atau pemikiran. Jadi jangan terlalu sering bilang gak pa-pa. Mungkin waktunya aja yang belum tepat atau mood lagi kurang oke. Tapi komunikasi dua arah itu penting banget dalam sebuah hubungan" (Yuni, 31 tahun)

  • Advertisement
  • Lalu dari tiga kisah di atas ini, tidak apa-apa yang sering kita atau pasangan ucapkan termasuk kategori tidak apa-apa yang seperti apa?

    1. Tidak apa-apa karena memang kita sudah tahu sama tahu masalah apa yang dihadapi.

    2. Tidak apa-apa karena tidak ingin membebani pasangan, dengan masalah yang kita hadapi.

    3. Tidak apa-apa, karena menunggu waktu yang tepat dan suasana hati yang baik untuk menceritakannya pada pasangan.

  • Tetapi yang perlu diingat dari sebuah hubungan pernikahan adalah komunikasi. Berapa pun usia pernikahan kita, lama atau sebentar, sangatlah penting untuk selalu mengomunikasikan apa yang kita alami pada pasangan. Karena itulah tujuan kita menikah, berbagi suka maupun duka.

  • Jadi pergunakanlah kalimat tidak apa-apa sesuai kebutuhan dan kondisinya. Jikalau kalimat itu justru membuat cemas dan khawatir suami atau istri kita maka penyelesaian yang paling tepat, bicaralah pada pasangan kita.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Semua baik-baik saja. Benarkah?

Tidak apa-apa sebenarnya, hanyalah masalah waktu yang belum tepat untuk diceritakan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr