Kehidupan seseorang yang indah dilihat melalui sosial media itu tidak selalu seindah kenyataannya.

Pada hari yang telah ditentukan seluruh kawanan akhirnya setuju untuk pindah bersamanya, tetapi ada satu ekor domba yang memilih untuk tetap tinggal di peternakan dan mensyukuri apa yang sudah dimilikinya saat ini.

3,617 views   |   shares
  • Dalam kehidupan sehari-hari kita kadang merasa iri dengan keadaan teman atau saudara yang sepertinya jauh lebih bahagia daripada keadaan kita. Apalagi ditambah dengan hadirnya media sosial Facebook yang kerap dipakai sebagai alat untuk "memata-matai" situasi atau keadaan dari orang tersebut. Sebuah pribahasa "Rumput tetangga selalu lebih hijau" agaknya sangat tepat untuk mengambarkan fenomena ini. Akan tetapi, sebelum kita benar-benar larut dalam ilusi yang diciptakan oleh Facebook, ada baiknya bila kita terlebih dahulu menyimak dua cerita berikut ini.

  • Cerita 1

  • Suatu hari di sebuah bank datanglah seorang nasabah dengan tergesa-gesa menghampiri bagian _costumer service_tanpa mau mengambil nomor antrian. Dengan emosi dan kecemasan tinggi nasabah ini meminta supaya pihak bank segera melakukan pemblokiran terhadap rekening tabungan yang dimilikinya. Setelah agak tenang akhirnya dia berusaha menjelaskan apa yang baru saja dialaminya, dia merasa telah menjadi korban penipuan oleh seseorang yang baru dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook.

  • Adalah arisan berhadiah jalan-jalan ke luar negeri, nasabah ini tergiur setelah melihat foto-foto yang ditunjukkan. Akan tetapi semuanya terlambat, setelah sadar nasabah ini baru melakukan penyelidikan dan ternyata foto-foto di akun Facebook orang tersebut hampir seluruhnya adalah hasil rekayasa.

  • Akhirnya, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak bank ternyata benar saldo dari nasabah ini telah dikuras habis tak bersisa. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh nasabah ini, kecuali lapor kepada pihak kepolisian dan menyesali kecerobohannya.

  • Cerita 2

  • Alkisah di sebuah peternakan terdapat sekawanan domba sedang merumput ceria di pagi hari, mereka percaya bahwa peternakan di mana mereka berada adalah peternakan terbaik yang pernah mereka miliki. Tuan mereka juga memperlakukan mereka dengan sangat baik dan penuh perhatian. Tetapi ada satu ekor domba yang merasa tidak senang dengan apa yang sudah dimilikinya, ia selalu merasa kurang puas dan ingin bisa memiliki lebih.

  • Hingga suatu hari tiba-tiba dia melihat dari kejauhan sebuah padang rumput hijau yang sangat luas sekali, dalam batinnya dia berpikir alangkah bahagianya bila dia bisa pindah ke padang rumput tersebut, tetapi hal itu sulit dilakukan karena ada pagar pengaman yang harus dia lewati. Kemudian disusunlah sebuah rencana supaya dia bisa segera pindah, dia juga berusaha meyakinkan seluruh kawannya supaya mau pindah bersamanya. Pada hari yang telah ditentukan mereka akhirnya setuju untuk pindah bersamanya, tetapi ada satu ekor domba yang memilih untuk tetap tinggal di peternakan dan mensyukuri apa yang sudah dimilikinya saat ini. Seluruh kawanan tersebut menertawakannya dan akhirnya satu persatu dari mereka pun meninggalkannya seorang diri di peternakan.

  • Advertisement
  • Singkat cerita, apa yang diimpikan oleh kawanan domba yang memilih untuk meninggalkan peternakan tersebut ternyata sangat jauh dari kenyataan, mereka kecewa karena seluas mata memandang mereka hanya menjumpai rumput sintetis. Mereka begitu menyesali keputusan yag telah dibuat. Dengan terpaksa mereka akhirnya memakan apa saja yang bisa dimakan supaya tetap bisa bertahan hidup, hingga satu persatu dari mereka akhirnya mati kelaparan.

  • Semoga kita belajar dari 2 cerita di atas.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Kehidupan seseorang yang indah dilihat melalui sosial media itu tidak selalu seindah kenyataannya.

Pada hari yang telah ditentukan seluruh kawanan akhirnya setuju untuk pindah bersamanya, tetapi ada satu ekor domba yang memilih untuk tetap tinggal di peternakan dan mensyukuri apa yang sudah dimilikinya saat ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr