Mertua ikut kita atau kita ikut mertua?

Namun, bagaimana ketika keadaan mengatakan Anda harus tinggal di Taman Mertua Indah? atau sebaliknya, mertua yang harus tinggal di Taman Menantu Indah? Bagaimana respons Anda?

12,593 views   |   9 shares
  • Mertua adalah orang tua pasangan Anda yang juga berperan pada kebahagiaan rumah tangga Anda berdua. Namun, kenyataannya beberapa dari kita tidak bisa menerima dengan terbuka mertua kita. Banyak alasan yang mempengaruhinya. Dikatakan juga kebanyakan menantu perempuan kurang bersahabat dengan ibu mertuanya atau sebaliknya. Banyak pasangan yang sudah menikah memilih untuk meninggalkan rumah orang tua mereka masing-masing dan hidup berdua baik itu di rumah sendiri ataupun mengontrak. Namun, bagaimana ketika keadaan mengatakan Anda harus tinggal di Taman Mertua Indah? atau sebaliknya, mertua yang harus tinggal di Taman Menantu Indah? Bagaimana respons Anda?

  • "Kebetulan, sebelum menikah, suami saya sudah menyiapkan rumah buat kami tempati setelah menikah nantinya, jadi saya tidak perlu cemas lagi dengan masalah tempat tinggal. Namun, seandainya kami belum memiliki rumah sendiri, pasti kami akan tinggal di rumah orang tua suami saya. Mau tidak mau, saya akan ikut mertua saya, karena tempat kerja suami saya dekat rumah mertua saya sehingga saya yang harus beradaptasi dengan keadaan dan kebiasaan mertua saya" ( Monika, 29 Tahun, Wiraswasta)

  • "Ya, kalau disuruh memilih harus ikut mertua ataukah mertua yang ikut kami, mungkin saya memilih mertua saya yang ikut kami, alasannya karena kalau di rumah kami sendiri, saya bebas melakukan hal-hal yang saya inginkan, tidak ada rasa canggung. Saya yang mengatur rumah tangga kami, seperti masalah dapur dan cara mendidik anak kami. Mertua saya pasti juga akan sungkan terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga kami." ( Helena, 33 Tahun, Notaris)

  • "Sebenarnya berat untuk ikut mertua saya, namun bagaimana lagi, saat ini saya dan istri belum mempunyai rumah sendiri. Kami ingin mengontrak dulu, tetapi istri saya menolak dengan alasan masih ada rumah orang tua. Ya mau tidak mau saya ikut saja keinginan istri saya. Kebetulan saya dan bapak mertua saya kurang bersahabat dan jarang terjadi komunikasi di antara kami. Itu yang membuat saya tidak nyaman tinggal bersama mertua saya. Mengadu beban ini kepada istri, takut istri tersinggung dan marah. Alhasil, selama setahun ini saya merasa tertekan batin tinggal di rumah mertua saya. Kalaupun disuruh milih, saya harus ikut mertua atau mertua yang ikut saya. Saya tidak akan memilih kedua-duanya." (Hendra, 35 Tahun, Pegawai Bank Swasta)

  • Tidak semua menantu dan mertua selalu bermasalah dalam hubungan mereka. Untuk dapat membangun keakraban dengan sang mertua kuncinya adalah toleransi, saling menghargai, saling menghormati dan tumbuhkan rasa kasih sayang Anda kepada mertua Anda.

  • Advertisement
Klik pilihan berbagi di bawah ini

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Mertua ikut kita atau kita ikut mertua?

Namun, bagaimana ketika keadaan mengatakan Anda harus tinggal di Taman Mertua Indah? atau sebaliknya, mertua yang harus tinggal di Taman Menantu Indah? Bagaimana respons Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr