Ragam makanan masa kini dan mengapa si kecil harus mengenalnya

Konon manusia dilahirkan dengan selera yang sudah diwariskan oleh orang tuanya. Lidahnya mempunyai genetik yang sama. Tetapi semua itu dapat berubah bila sejak kecil mereka mengenal makanan yang berbeda-beda.

1,385 views   |   0 shares
  • Selera makan orang kini tidak terbatas pada makanan yang ada di negaranya saja. Saya ingat di tahun 1978 Pizza Hut belum menjamur di negeri kita. Saat itu juga belum banyak dijual sushi. Tetapi kini makanan-makanan tersebut dijual di mana-mana. Demikian pula, bila Anda ingin makan di warung Padang ketika Anda sedang berada di California, jangan khawatir. Atau jika Anda sedang mengidam rendang di Belanda, Anda dapat menikmatinya di Amsterdam.

  • Manusia dilahirkan dengan selera yang sudah diwariskan oleh orang tuanya. Lidahnya mempunyai genetik yang sama. Tetapi semua itu dapat berubah bila sejak kecil mereka mengenal makanan yang berbeda-beda.

  • Orang Amerika Serikat dulu kurang menggemari makanan Asia kecuali makanan China yang umum ada di mana-mana. Kini, restoran yang menghidangkan makanan Asia, seperti Thai dan India, juga sushi menjadi sangat populer. Semua ini tentunya karena unsur globalisasi. Dunia makin terasa kecil, jarak negara yang satu dengan yang lain tidak lagi terasa jauh. Manusia pun semakin ingin tahu bagaimana rasa suatu makanan yang asing bagi lidahnya.

  • Tayangan TV Amazing Race pernah mewajibkan para pesertanya memakan telur berusia 100 tahun yang di dalamnya mirip jeli berwarna hitam. Para peserta sampai harus minum air banyak-banyak untuk menahan mual. Ini mungkin bukan makanan yang mudah disukai orang-orang yang tidak biasa memakannya. Saya teringat salah seorang dosen saya yang berasal dari Swedia bercerita bagaimana ibunya menyukai ikan yang sudah dikubur di tanah selama setahun. Ketika diambil ikan itu sudah tidak berupa ikan lagi, melainkan berupa jeli. Tadinya saya kurang paham bagaimana ikan dapat berubah menjadi jeli, tetapi sesudah melihat isi telur seratus tahun yang dapat dibeli di Glodok, saya mengerti.

  • Amazing Race juga pernah membuat para peserta menghabiskan satu mangkok bakmi di Jepang. Bagi kita mendengar ramen Jepang, belum-belum kita sudah meneteskan air liur. Karena itu saya heran melihat salah satu peserta susah payah menelan bakminya dan menahan mual. Mungkin karena rasa kuahnya yang aneh di mulutnya.

  • Apakah Anda mengira lumpia adalah makanan khas Semarang, Indonesia? Ternyata tidak, semua negara Asia mengenal lumpia, walau isinya tidak selalu sama. Ada yang rebung, udang dan telur, ada pula kubis dan wortel yang diiris-iris. Orang Meksiko juga memiliki lumpia sendiri yang disebut burito. Kulitnya disebut tortia, isinya bisa bermacam-macam tergantung dari propinsi mana pembuatnya berasal.

  • Advertisement
  • Nah, melihat pesatnya perkembangan makanan masa kini, ada baiknya jika si kecil pelan-pelan mulai Anda kenalkan dengan beragam makanan, mulai dari makanan daerah hingga internasional. Kita tidak pernah tahu ke mana si kecil akan pergi melangkah ketika ia dewasa nanti. Memperkenalkan ragam makanan kepada buah hati sejak dini tentu akan memudahkannya beradaptasi jika suatu hari nanti ia harus pergi merantau jauh dari rumah.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Ragam makanan masa kini dan mengapa si kecil harus mengenalnya

Konon manusia dilahirkan dengan selera yang sudah diwariskan oleh orang tuanya. Lidahnya mempunyai genetik yang sama. Tetapi semua itu dapat berubah bila sejak kecil mereka mengenal makanan yang berbeda-beda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr