Sudah benarkah cara kita menikmati buah dan sayur?

Buah dan sayur adalah makanan sehat dan baik untuk tubuh. Selama ini buah identik dengan makanan pencuci mulut, sementara sayur biasanya dimasak hingga matang. Apakah cara ini sudah benar?

6,961 views   |   9 shares
  • Buah dan sayur adalah jaminan mutu makanan sehat yang dianjurkan kepada semua orang karena di dalamnya ada begitu banyak zat alami yang dibutuhkan tubuh. Namun, ternyata, cara mengonsumsi buah dan sayur ini belum dipahami benar oleh semua orang.

  • Kebanyakan buah dinikmati sebagai "pencuci mulut" selepas makan. Memang terbukti efektif melakukan fungsinya sebagai "pencuci" tetapi zat gizi yang diharapkan ternyata tidak lagi didapatkan oleh tubuh.

  • Pernah mendengar cara makan sehat ala food combining? Atau penggiat raw foods yang sering wara-wiri dengan hashtag #IndonesiaMakanSayur ? Salah satunya yang paling aktif di media sosial adalah Erikar Lebang. Ia mengatakan bahwa tidak disarankan makan buah setelah makan, karena buah sudah kehilangan manfaatnya. Lambung sudah terlanjur bekerja mencerna makanan yang baru saja kita makan, buah malah jadi berfermentasi di lambung sebelum dicerna.

  • Lalu kapan sebaiknya buah dikonsumsi? Seperti yang tertuliskan disini, sebelum makan. Bahkan yang terbaik adalah saat sarapan karena tubuh melakukan tiga aktivitas pengelolaan asupan makanan secara simultan selama 24 jam, yakni:

    • Fase pencernaan (12.00-20.00). Inilah saat yang paling tepat untuk mengisi perut, dan berhenti sebelum jam 8 malam.

    • Fase penyerapan (20.00-04.00). Terjadi proses penyerapan sebagian besar zat-zat makanan tersebut ke seluruh bagian tubuh. Tubuh bekerja ekstra untuk menyerap zat makanan , maka tidur adalah aktivitas terbaik untuk menambah pasokan energi bagi tubuh.

    • Fase Pembuangan (04.00-12.00). Zat sisa penyerapan semalam akan lebih banyak dikeluarkan. Itulah sebabnya manusia sering kali tidak memiliki nafsu makan di pagi hari. Karenanya, kita tidak boleh menambah beban kerja pencernaan dengan makanan berat. Buah adalah solusi terbaik untuk mengisi perut.

  • Jika Anda khawatir makan di buah di pagi hari akan menyebabkan sakit perut, carilah buah lokal yang matang pohon. Lalu, kunyahlah pelan-pelan dan dengan tenang. Nah, jika masih lapar, makan buah lagi sampai jam 12 siang tiba.

  • Jangan lupa juga untuk mengganti teh dan kopi dengan air perasan lemon atau jeruk nipis ke dalam menu sarapan kita. Campur perasan lemon atau jeruk nipis dengan air hangat, dan minumlah setelah bangun tidur, sebelum makan atau minum apapun. Fungsinya adalah untuk menjaga fungsi hati tetap baik. Takut maag? Tenang. Meminum jeruk nipis atau lemon saat bangun tidur akan menjaga kondisi perut dalam kondisi basa. Maka, tidak akan menimbulkan maag.

  • Advertisement
  • Yang terpenting adalah, buah sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan mentah, dan bisa dikunyah karena zat gizinya masih bisa terserap oleh tubuh kita. Begitu juga dengan sayuran. Ahli gizi Dr. Tan Shot Yen mengungkapkan, "Sayur dimasak sudah pasti enzyme-nya mati, gak ada gunanya buat tubuh, paling cuma serat-seratnya aja. Makan sayuran mentah yang dicuci bersih."

  • Jadi, mari kita makan buah dan sayur sesuai dengan fungsinya dan dengan cara yang benar. Demi kesehatan kita. Lagi pula, buah dan sayur segar bisa membantu tubuh kita menyesuaikan berat badan ideal.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Sudah benarkah cara kita menikmati buah dan sayur?

Buah dan sayur adalah makanan sehat dan baik untuk tubuh. Selama ini buah identik dengan makanan pencuci mulut, sementara sayur biasanya dimasak hingga matang. Apakah cara ini sudah benar?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr