Berbanggalah, para ibu, karena Anda adalah wanita yang paling cerdas!

Menjadi ibu adalah pekerjaan yang mulia, tapi tak sedikit yang kehilangan rasa percaya diri karena kehilangan waktu untuk berkarya dan berpetualang demi mengurusi si buah hati.

877 views   |   0 shares
  • Anda seorang ibu? Apakah Anda ibu rumah tangga atau berbisnis dari rumah? Atau Anda membagi waktu dengan pekerjaan kantor? Yang mana pun itu, pertanyaan yang paling penting adalah apakah Anda pernah merasa direndahkan karena dianggap telah mengakhiri masa gemilang dan kesempatan bertualang?

  • Jika Anda pernah pernah merasa disudutkan dengan ucapan yang merendahkan karena Anda adalah seorang ibu, jangan dulu merasa sedih. Karena ternyata selain merupakan profesi yang mulia di mata Tuhan, menjadi seorang ibu adalah anugerah luar biasa bagi otak.

  • Seperti yang tertulis dalam buku The Mommy

  • B

  • rai

  • n, karangan Katherine Ellison, yang menceritakan bahwa pada 1999, dua ahli syaraf dan peneliti Craig Kinsley dan Kelly Lambert telah membandingkan prestasi dan memori beberapa tikus yang telah dan belum menjadi ibu. Hasilnya, para induk tikus ternyata memimpin. Hal ini dipublikasikan Maggie Fox di Reuters tahun 1999 dengan judul Motherhood makes women smarter, study suggests.

  • Rupanya tugas seorang ibu – yang mencakup berbagai pekerjaan rumah tangga dan emosi tiada akhir – dikombinasikan dengan rangsangan hormon dan jutaan pengalaman sensorik dapat membentuk ulang otak, dan membuat otak menjadi organ yang lebih kompleks.

  • Setelah menjadi ibu, sejumlah impuls listrik kecil akan memperkuat satu tonjolan dendrit dengan yang lainnya setiap kali Anda berpikir atau bertindak, termasuk saat mengkhawatirkan anak atau menyuruhnya melihat kanan-kiri saat menyeberang, misalnya. Inilah yang dimaksud kalangan ilmuwan bahwa sel otak yang bekerja sama saling berkaitan.

  • Hal ini diperkuat Helen Fisher dalam The First sex: Natural Talents of women and how they are changing the world. Menurutnya, otak wanita yang dihubungkan dengan baik akan memfasilitasi kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisa berbagai jenis informasi. Wanita mengumpulkan lebih banyak data dari lingkungan dan membangun relasi yang lebih rumit antara info-info tersebut. Sebaliknya, pria cenderung mengkotak-kotakan dan hanya fokus pada apa yang mereka anggap penting.

  • Nah, otak wanita yang dihubungkan dengan baik adalah otak seorang ibu. Maka dari itu, berbanggalah jika Anda seorang ibu karena Anda lebih cerdas dari semua wanita di dunia yang belum menjadi ibu. Itulah salah satu hadiah Tuhan atas segala lelah, tangis, bosan, dan rindu pada kebebasan dan petualangan.

  • Dan karena itu pula, tak perlu mengkotak-kotakkan ibu rumah tangga yang bekerja di kantoran dengan yang di rumah karena semua sama. Sama-sama ibu, sama-sama mencintai anaknya sepenuh hati dan memiliki pekerjaan tersulit di muka bumi, yakni membentuk karakter manusia.

  • Advertisement
  • Berbanggalah dan katakan pada dunia bahwa Anda adalah seorang ibu. Anda kini lebih pintar dari sebelumnya, juga dari orang lain yang belum menjadi seorang ibu. Berbanggalah, para ibu.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Berbanggalah, para ibu, karena Anda adalah wanita yang paling cerdas!

Menjadi ibu adalah pekerjaan yang mulia, tapi tak sedikit yang kehilangan rasa percaya diri karena kehilangan waktu untuk berkarya dan berpetualang demi mengurusi si buah hati.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr