Meminjam uang kepada anggota keluarga untuk keperluan rumah tangga. Ide bagus atau buruk?

Karena kebutuhan hidup yang makin mendesak kadang pencari nafkah tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk kelangsungan hidup rumah tangganya. Lalu menempuh cara yang mudah dilakukan yaitu meminjam uang pada sanak keluarga terdekat.

4,419 views   |   4 shares
  • Sering terjadi anggota keluarga tertimpa masalah keuangan yang menyulitkan kehidupannya. Ini tidak saja terjadi pada anak tapi juga anggota keluarga lainnya. Karena kebutuhan hidup yang makin mendesak kadang pencari nafkah tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk kelangsungan hidup rumah tangganya. Lalu menempuh cara yang mudah dilakukan yaitu meminjam uang pada sanak keluarga terdekat agar 'kompor di rumah dapat terus menyala'. Apakah ini ide bagus atau buruk bila harus meminjam uang kepada keluarga? Simak beberapa pendapat di bawah ini.

  • Pendapat seorang ibu muda, dia mengatakan

  • "Berbuat baik bagi keluarga Anda memang penting tapi harus diimbangi dengan mengajar mereka agar bisa mandiri. Dengan hal itu mereka dapat memiliki rasa tanggung jawab dalam keuangannya. Juga mempunyai kemampuan untuk menanggung segala akibat dari tindakan atas pilihan mereka."

  • Seorang pria tua yang berpengalaman mengingatkan

  • "Hindari kebiasaan meminjamkan uang pada keluarga agar Anda tidak membuatnya semakin tergantung kepada Anda. Kadang tindakan yang demikian membuat mereka mempunyai motivasi untuk merubah dirinya sendiri."

  • Seorang penjual buah memiliki cara unik untuk membantu keluarganya

  • "Jika keluarga Anda membutuhkan bantuan, bantulah mereka sebab mungkin suatu saat kita akan membutuhkan bantuannya, meski mungkin bukan berbentuk uang. Bantulah mereka sejumlah yang Anda rela dan mampu Anda berikan. Lalu ini yang penting, jangan mengharapkan kembalinya uang yang telah lepas dari tangan, terhadap siapa pun uang itu Anda berikan, termasuk jika Anda memberikannya kepada sanak keluarga Anda. Dengan demikian pikiran Anda menjadi tenang. Syukurlah jika uang itu kembali, jika tidak pun tidak akan mengganggu keharmonisan persaudaraan Anda karena Anda sudah merelakan uang Anda."

  • Segala tindakan meminjamkan uang ada baik dan buruknya

  • 1. Sebagai orang yang meminjamkan uang pada anggota keluarga Anda harus siap bila mereka tidak dapat membayarnya. Anda harus menerima berbagai alasan yang diberikan guna mencegah perpecahan dalam keluarga yang diakibatkan oleh utang piutang. Acapkali terjadi, persoalan uang dapat mengganggu hubungan baik di antara saudara. Sebelum Anda meminjamkan uang pikirkan petaka yang dapat timbul, dengan begitu Anda rela untuk membantu keluarga Anda.

  • 2. Ajarkanlah kepada anggota keluarga Anda untuk bertanggung jawab atas pengeluaran rumah tangganya, dan jangan selalu meminjamkan uang untuk kebutuhan sanak saudara. Agar mereka dapat mandiri, usahakan Anda tidak perlu menjadi kasar dalam menasihatinya.

  • Advertisement
  • 3. Anda tidak harus selalu menjadi penyelamat, biasanya seseorang harus berjuang untuk kebutuhan hidupnya dan tidak selalu Anda harus meminjamkan uang untuk membayar tagihannya.

  • 4. Berhentilah untuk meminjamkan uang untuk keperluan rumah tangga anggota keluarga Anda karena Anda bukanlah tukang sulap atau Tuhan yang dapat menjadikan atau memenuhi kebutuhan hidup orang lain. Tekankan pada anggota keluarga Anda agar bekerja untuk diri sendiri dan keluarganya. Lakukan apa saja untuk dapat menolong keluarganya dan tidak hanya menantikan bantuan dari keluarga yang lain.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

My motto in life is to "Never give up, and life must go on".

Meminjam uang kepada anggota keluarga untuk keperluan rumah tangga. Ide bagus atau buruk?

Karena kebutuhan hidup yang makin mendesak kadang pencari nafkah tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk kelangsungan hidup rumah tangganya. Lalu menempuh cara yang mudah dilakukan yaitu meminjam uang pada sanak keluarga terdekat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr