Haruskah kupenuhi setiap rengekanmu?

Tantrum adalah hal yang paling menguji kesabaran orang tua. Sebab anak bisa mengamuk tanpa alasan jelas, kapanpun, di manapun. Tapi sebenarnya kenapa ada anak yang gemar tantrum?

1,468 views   |   shares
  • Balita Anda masih kerap mengamuk, saat keinginnannya tak terpenuhi? Tak hanya berteriak, bahkan berguling di lantai, menangis kencang dan menendang-nendang?

  • Hal ini dinamakan tantrum. Menurut Claire. B. Kopp, profesor dari Universitas California Claremont, hal ini biasanya terjadi pada anak dalam rentang usia 1 hingga 3 tahun sebab, di masa tersebut, anak sudah mengenal cukup banyak hal dan memiliki banyak keinginan, tapi belum pandai mengungkapkannya dengan kata-kata.

  • Dalam laman www.babycenter.com, ada beberapa hal yang patut diperhatikan untuk mengatasi tantrum yang kerap melelahkan orang tua ini, yakni: Jangan pernah kehilangan kesabaran dan memarahi anak yang sedang tantrum, jangan lupa bahwa kita adalah orang dewasa yang perilakunya ditiru mentah-mentah oleh anak. Berlakukan "time-out" selama beberapa menit hingga mereka berhenti mengamuk dan menenangkan diri, setelah itu mulailah berbicara dengan nada lembut dan tenang. Penting untuk mengingatkan mereka bahwa kita sangat mencintai mereka. Pelajari dengan seksama hal-hal yang memicu tantrum kemudian atasi di kemudian hari, terakhir, perhatikan hal-hal yang terjadi belakangan dalam kehidupan mereka.

  • Segala hal yang terkait dengan kebutuhan dasar setiap anak, punya potensi menyebabkan tantrum. Maka, sebelum tantrum terjadi, sebagai orang tua, kita harus peka dan menyediakan hal-hal tersebut. Yakni:

  • 1. Tidur cukup

  • Setiap anak membutuhkan tidur yang cukup, agar mereka tidak mudah terserang penyakit. Lagipula, pertumbuhan otak terjadi saat tidur. Maka, biasanya anak yang cukup tidur akan tumbuh dengan baik, dan cerdas. Upayakan semaksimal mungkin agar mereka tidur siang dengan tenang selama satu atau dua jam, serta tidur tidak terlalu larut malam.

  • 2. Makanan sehat dan bergizi

  • Buah, sayuran, kacang-kacangan, protein nabati dan hewani, harus diutamakan dalam asupan anak sehari-hari. Hal ini menjadi amat krusial, sebab makanan sehat mampu menjaga kondisi tubuh mereka menghadapi virus dari orang lain maupun perubahan cuaca. Anak yang sehat, biasanya tidak mudah rewel dan lebih tenang.

  • 3. Olahraga

  • Jangan biarkan anak terlalu lama duduk menonton televisi. Hal ini, akan membuat mereka kurang berolahraga, dan menjadikan tubuh mudah terserang penyakit. Bahkan berpotensi menyebabkan obesitas. Olahraga juga bisa menguatkan otot dan menambah keahlian motorik kasar yang memang masih terus berkembang. Hal ini berkaitan langsung dengan perkembangan otak.

  • Advertisement
  • 4. Sosialisasi

  • Anak yang banyak bertemu orang lain, dan terbiasa dengan bergaul akan menjadi anak yang ramah dan mudah menyesuaikan diri. Ini tentu saja terkait dengan meminimalisir kerewelan saat harus beradaptasi dengan tempat baru, dan orang lain.

  • 5. Sinar matahari dan udara segar

  • Jangan biarkan anak terus menerus berada dalam ruang AC di rumah atau di mal. Sinar matahari dan udara segar akan memberikan asupan vitamin dan mencukupi kebutuhan daya tahan tubuh.

  • 6. Stimulasi berupa permainan atau sekadar mengobrol

  • Mulai lupakan mainan-mainan digital, kembalilah kepada permainan yang mampu mencerdaskan anak. Meronce, bermain cat, membaca buku, menggambar, dan bermain musik dengan alat dapur akan lebih menyenangkan dan mencerdaskan. Anak yang senang, tidak mudah rewel.

  • 7. Situasi rumah yang kondusif dan menyenangkan

  • Jagalah selalu hubungan suami istri, selelah apapun setelah seharian bekerja, tetaplah tersenyum dan sempatkan bermain dengan anak. Jangan bertengkar di depan anak, dan selalu ingat bahwa kebutuhan anak adalah yang terpenting.

  • 8. Orang tua yang berusaha untuk selalu ada dalam keseharian anak

  • Sesibuk apapun kita, upayakan semaksimal mungkin untuk bertemu dan memeluk anak setiap hari. Sebanyak apapun uang yang kita dapatkan dari bekerja, tidak akan mampu membeli anak yang tenang dan bahagia serta kenangan masa kecil yang akan memengaruhi kehidupan dewasa seseorang.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Haruskah kupenuhi setiap rengekanmu?

Tantrum adalah hal yang paling menguji kesabaran orang tua. Sebab anak bisa mengamuk tanpa alasan jelas, kapanpun, di manapun. Tapi sebenarnya kenapa ada anak yang gemar tantrum?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr