Tips atasi emosi di jalan raya demi keselamatan kita semua

Sebetulnya Anda orang yang penyabar, tetapi hanya gara-gara diserobot saat mengendarai mobil, amarah Anda terpancing. Anda menyerobot kembali mobil itu dan sebelum Anda sadari Anda sudah kebut-kebutan di jalan raya.

1,259 views   |   5 shares
  • Sebetulnya Anda orang yang penyabar, tetapi hanya gara-gara diserobot di jalan raya, amarah Anda terpancing. Anda menyalip kembali mobil itu dan sebelum Anda sadari Anda sudah kebut-kebutan di jalan raya. Setan apa yang merasuki hati Anda sehingga Anda tidak memikirkan akibatnya? Padahal hal ini sungguh sepele.

  • Seperti tragedi yang menimpa Tammy Meyers, seorang ibu berusia 40-an dari Las Vegas. Suatu hari dia mengajar remaja putrinya mengendarai mobil ketika seorang anak muda ngebut di belakangnya dan tiba-tiba menyalip di depannya. Anak muda itu keluar dari mobil dan mengancam ibu dan anak yang ketakutan. Karena merasa tak bersalah, si ibu membawa pulang putrinya dan mengajak kakak lelaki si gadis mencari anak muda itu. Mereka menemukan mobil si anak muda yang kemudian mengajak seorang temannya untuk mengemudikan mobil tersebut ke rumah Tammy. Di depan rumah Tammy, anak muda tersebut menembakkan senjata apinya berkali-kali sampai Tammy mengalami luka kritis. Tammy akhirnya meninggal di rumah sakit dua hari kemudian.

  • Barry Markell PhD., seorang ahli psikoterapi dari Park Rage, Illinois, Amerika Serikat, mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas menambah kemungkinan orang menjadi emosional di jalan raya. Hal ini disamakan seperti tikus yang dikurung bersama-sama. Tikus-tikus ini mula-mula baik-baik saja, sampai ditambah satu tikus lagi. Mereka mulai merasa kandangnya terlalu penuh dan mulai menyerang satu sama lain. Di jalan raya, banyaknya mobil semakin lama menyebakan kepadatan yang luar biasa dan akhirnya membuat pengguna jalan mudah emosi.

  • Bila Anda merasa terpancing oleh orang yang emosi di jalan raya, bersabarlah. Jangan membalas kemarahan dengan kemarahan. Hal-hal berikut ini mungkin dapat membantu Anda:

    • Bila Anda merasa ada yang mengikuti di belakang, segera pindah jalur.

    • Bila ada yang ingin menyusul, kurangi kecepatan dan biarkan mobil tersebut lewat.

    • Orang yang emosi mungkin akan mengacungkan jari atau mengejek dengan bahasa tubuh. Jangan dilawan.

    • Jangan sekali-kali membuka jendela atau bahkan turun dari mobil dan menatap orang yang memancing emosi Anda dengan sikap menantang.

  • Tidak ada gunanya meladeni orang yang emosional di jalan raya karena dapat berakibat fatal. Bila kebut-kebutan tejadi, Anda memiliki kemungkinan ditabrak atau menabrak orang lain. Atau Anda bisa jadi mengalami baku hantam di jalanan. Lebih parah lagi bila pihak lawan membawa senjata api. Ingatlah keluarga di rumah, mereka menunggu Anda pulang secara utuh. Jadi, lebih baik bersabar saja.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Tips atasi emosi di jalan raya demi keselamatan kita semua

Sebetulnya Anda orang yang penyabar, tetapi hanya gara-gara diserobot saat mengendarai mobil, amarah Anda terpancing. Anda menyerobot kembali mobil itu dan sebelum Anda sadari Anda sudah kebut-kebutan di jalan raya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr