Hal-Hal Yang Dapat Kita Pelajari dari Perjalanan Hidup Mitchell

Di dunia yang kejahatan dan keputusasaan tampaknya terdapat di mana-mana, ribuan orang bergabung bersama di halaman Facebook yang berjudul “Mitchell’s Journey,” dalam semangat kasih dan dukungan.

402 views   |   shares
  • Di dunia yang kejahatan dan keputusasaan tampaknya terdapat di mana-mana, ribuan orang bergabung bersama di halaman Facebook yang berjudul "Mitchell’s Journey", dalam semangat kasih dan dukungan. Mereka berharap, berdoa, dan baru-baru ini, berduka bersama. Melalui halaman Facebook ini, keluarga Jones mengajarkan pelajaran-pelajaran kehidupan yang dapat diterapkan untuk kita semua, tidak memandang apa pun tantangan pribadi yang kita hadapi.

  • Ketika Mitchell berusia 3 tahun, orang tuanya, Chirs dan Natalie Jones, mendapat kabar yang paling ditakuti oleh setiap orang tua. Mitchell didiagnosis menderita penyakit yang merusak otot secara berangsur-angsur yang merusak seluruh otot gerak – dan pada tahap akhir menyerang otot jantung dan otot pernafasan. Hidup mereka mengalami jatuh bangun lagi ketika penyakit tersebut menyerang jantung Mitchell di tahun 2012. Pada waktu itu Mitchell berusia 10 tahun.

  • Luangkanlah waktu untuk menikmati dan menghargai saat-saat tertentu dalam kehidupan Anda dan bagikanlah pengalaman dengan orang-orang yang Anda kasihi

  • Pada musim panas tahun 2012, ayah Mitchell mulai menuturkan perjalanan yang dia dan keluarganya lewatkan di sisi Mitchell di Facebook. Dengan bakat dan keharuan Chris berbagi wawasan tentang pengalaman-pengalaman yang baik dan buruk. Penyakit yang diderita Mitchell yang tidak kunjung sembuh merupakan pengingat bahwa setiap hari, setiap waktu, adalah sebuah karunia.

  • Jika Anda fokus pada sesuatu yang baik, Anda akan menemukannya

  • Ketika Anda membacanya Anda akan menemukan keberanian seorang anak laki-laki kecil. Kadang-kadang dia tersenyum dan melontarkan humor, di hari lain, kesakitan tidak mau berhenti. Tetapi dia cepat menaruh keyakinannya kepada Allah dan mengutamakan orang lain.

  • Ketika kebakaran mendekati rumah mereka dan setiap orang berlarian untuk bersiap menyelamatkan diri dalam kepanikan, Mitchell ditemukan sedang berlutut dalam doa. Dia menghabiskan sore bersama kakak laki-lakinya, hari yang baik untuk bermain bersama teman-teman. Dengan kekuatan yang tidak lebih dari sekedar memegang tangan, Mitchell menghibur ibunya yang sedang sedih dan memberikan ibunya kepastian akan kasih sayangnya.

  • Iman, harapan, dan kekuatan dari keluarga ini terasa begitu jelas, tidak peduli suasana hari itu. Chris Jones menulis, “Walaupun ini menjadi perjalanan yang sangat sulit dan menyedihkan, ini juga merupakan perjalanan yang penuh belas kasih dari Allah yang yang terus menolong kami melalui saat-saat sulit ini. Ada lebih banyak kasih dan kebahagiaan dibandingkan kesakitan. Kami sangat bersyukur.”

  • Advertisement
  • Carilah cara untuk menolong orang lain maka Anda akan merasa lebih baik

  • Terima kasih untuk dunia modern dan media sosial, dengan cepat mendapatkan pengikut. Sebenarnya ditujukan untuk teman-teman dan keluarga, halaman Facebook sekarang menarik ribuan orang tua yang simpatik atau pasien yang mengalami penyakit , teman-teman sekelas dan orang-orang asing yang ingin melihat keadaan Mitchell dan keluarganya,

  • Beberapa pengunjung memberikan kata-kata penyemangat dan kasih. Sementara yang lain memberikan bantuan dana untuk meringankan biaya rumah sakit. Semua orang di seluruh dunia berdoa untuk Mitchell dan keluarganya. Kelihatannya semua yang mendengar dan membaca cerita tentang mereka merasa tersentuh dan memberikan sesuatu sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki. Tantangan hidup yang sulit menimpa mereka, tetapi ketika kisah mereka dibagikan, kekuatan bersama terhimpun.

  • Jangan pernah meremehkan pengaruh dari tindakan yang kecil

  • Alih-alih menjalani rencana operasi yang menjanjikan perpanjangan hidupnya, Mitchell meninggalkan dunia ini pada tanggal 2 Maret 2013. Banyak orang yang terus berusaha menemukan obat untuk sebagai penghargaan untuk Mitchell. Tetapi tidak berakhir sampai di situ saja. Anak laki-laki kecil ini, yang dengan berani menghadapi penyakit yang sangat menyakitkan yang dengan cepat merenggut nyawanya, telah memberikan inspirasi kepada banyak orang. Seminggu sebelum kematiannya, ayahnya berbicara kepada Mitchell seraya memeluknya pada malam itu.

  • “...tapi kamu, anakku, kamu telah menolongku. Karena kamu aku ingin menjadi ayah, suami, dan orang yang lebih baik. Terima kasih sudah menolongku. Karena kamu aku tidak akan tetap sama. Saya mencium keningnya dan dia terus menangis dengan lembut dan mulai membenamkan tubuh ringkihnya ke dalam pelukan saya dan kami berpelukan lebih dalam dari yang biasa kami lakukan. Dia mengatakan kepada saya, ‘Ayah, saya sungguh bahagia.’ Saya merasakan emosi yang tidak biasa ketika dia mulai tertidur. Di sanalah, di lengan saya, anak yang sekarat, hadiah hidup saya yang terbesar dan paling menyakitkan. Saya sangat bersyukur untuk dia dan betapa berartinya dia bagi saya.”

  • Kisah Mitchell sangat menyentuh dan wawasan reflektif dari Chris mendorong kita untuk lebih mendekatkan diri dengan orang-orang yang kita sayangi dan melihat tangan Tuhan serta hal-hal yang dapat dipelajari dari pengalaman yang baik maupun buruk. Mari kita menyisihkan waktu untuk benar-benar merasakan emosi yang datang setiap hari dan bercermin pada karunia-karunia kehidupan yang berharga yang melaluinya kita masing-masing telah diberkati. Marilah kita menemukan hal-hal yang baik setiap hari. Dan marilah kita saling melengkapi untuk membantu meringankan beban satu sama lain.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Lessons we can learn from Mitchell's Journey” karya Natalie Porter.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Natalie Porter is a rancher's wife, mother of two boys and a graduate from Utah State University. You can contact her at natalie.n.porter@gmail.com

Hal-Hal Yang Dapat Kita Pelajari dari Perjalanan Hidup Mitchell

Di dunia yang kejahatan dan keputusasaan tampaknya terdapat di mana-mana, ribuan orang bergabung bersama di halaman Facebook yang berjudul “Mitchell’s Journey,” dalam semangat kasih dan dukungan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr