6 hal yang perlu diingat ketika meminta maaf kepada pasangan

Maaf bukanlah sekadar mengatakan maaf di bibir lalu melupakan kesalahan dan mengulangnya di kemudian hari. Mengucapkan kata maaf hendaknya disertai dengan ketulusan agar pasangan pun tulus memaafkan kesalahan kita.

14,329 views   |   4 shares
  • Kehidupan rumah tangga tidak selamanya bahagia. Pasti akan selalu ada masalah yang mewarnai perjalanan sebuah pernikahan. Dua orang yang tinggal dalam satu atap, dengan watak dan kepribadian yang berbeda tentu dapat selalu memicu perbedaan pendapat yang bahkan bisa berujung pada pertengkaran. Sangat manusiawi jika terkadang salah satu dari pasangan lebih mementingkan egonya sendiri. Tidak jarang pula kesalahan yang sebetulnya sepele justru menjadi pertengkaran yang hebat dan Anda adalah penyebabnya. Apakah Anda cukup berani untuk mengakui kesalahan Anda? Ternyata ada lho beberapa hal yang perlu diingat ketika kita mengutarakan penyesalan kepada pasangan.

  • 1. Putuskan waktu yang tepat

  • Pilih waktu yang tepat untuk meminta maaf. Jika Anda ingin meminta maaf sebaiknya segeralah meminta maaf, karena lebih cepat dilakukan akan membuat perasaan Anda lebih baik. Namun Anda juga harus memilih waktu yang tepat, misalnya saat keadaan pikiran dan hati sudah lebih tenang.

  • 2. Ungkapkan melalui tulisan

  • Kalau Anda masih gengsi meminta maaf secara langsung, Anda juga dapat menyampaikan maaf melalui tulisan baik itu berupa pesan singkat (sms) atau pesan pribadi di media sosial milik pasangan Anda. Anda juga dapat menuangkannya melalui kartu ucapan maaf bergambar lucu dan romantis, sehingga pasangaan Anda menjadi tersentuh saat membacanya.

  • 3. Meminta maaflah dengan tulus

  • Akuilah dengan jujur kesalahan Anda. Jangan lagi mencari pembenaran atas tindakan Anda karena ini hanya menunjukkan bahwa Anda tidak dengan sungguh-sungguh mengakui kesalahan yang telah Anda buat. Katakan juga bahwa Anda tidak akan mengulangi kesalahan itu.

  • 4. Berikan kejutan kecil

  • Dalam situasi yang renggang tidak ada salahnya Anda memberikan kejutan-kejutan kecil kepada pasangan Anda sebagai tanda permintaan maaf. Hal-hal sederhana dapat Anda lakukan seperti menyiapkan makanan kesukaannya, memberikan setangkai bunga mawar di meja kerjanya atau memberikan sesuatu yang dia sukai yang dapat membuat hatinya luluh dan mudah memaafkan Anda. Tidak perlu mahal asalkan Anda tulus, ini akan menjadi moment yang manis baginya.

  • 5. Sabarlah

  • Tidak semua permintaan maaf akan langsung diterima dengan baik. Mungkin pasangan Anda masih dalam keadaan marah dan belum bisa memberi maaf. Anda harus siap bila pasangan memberi reaksi seperti itu. Berilah waktu baginya untuk berpikir sejenak dan meredakan emosinya. Bersabarlah untuk menunggu. Akan ada waktunya di mana pasangan Anda akan luluh dan memberikan maaf untuk Anda, terutama jika dia melihat betapa Anda sungguh-sungguh dalam meminta maaf.

  • Advertisement
Klik pilihan berbagi di bawah ini

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

6 hal yang perlu diingat ketika meminta maaf kepada pasangan

Maaf bukanlah sekadar mengatakan maaf di bibir lalu melupakan kesalahan dan mengulangnya di kemudian hari. Mengucapkan kata maaf hendaknya disertai dengan ketulusan agar pasangan pun tulus memaafkan kesalahan kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr