Bagaimana Mengatasi Seorang Narsisme dalam Perceraian

Penderita narsisme adalah suatu kelainan mental yang penderitanya membesar-besarkan kepentingan mereka sendiri dan sangat membutuhkan pengakuan. Oleh karena itu mereka berusaha memanipulasi siapa saja demi kepentingan sendiri.

1,179 views   |   shares
  • Dalam dua tahun pertama perceraian penuh konflik saya, saya ngeri melihat nama orang yang segera akan menjadi mantan suami saya dalam kotak email saya. Email dari dia biasanya berisikan sepotong informasi yang ada hubungannya dengan anak-anak tetapi segera disambung dengan celoteh serangan pribadi yang sangat menyakitkan. Bila seseorang diserang, secara naluri ingin membalas terutama bila serangan tersebut didasari oleh kebohongan.

  • Salah satu pesan bertahan hidup yang paling penting yang pernah saya pelajari selama empat tahun di pengadilan perceraian dengan seorang narsisme adalah mempercayai kebenaran saya. Siapa pun yang berurusan dengan seorang narsisme atau orang yang berkepribadian suka konflik tahu bahwa mereka adalah ahlinya dalam melimpahkan kesalahan mereka kepada orang lain disertai ketidakjujuran. Mereka suka sekali melimpahkan kebenaran negatif mereka kepada korban mereka. Saya sering dituduh manipulatif, tidak jujur dan tidak berpendidikan. Sementara saya tahu bahwa itu tidak benar, saya kuatir bahwa pengadilan akan termanipulasi untuk mempercayai tuduhan yang buruk mantan suami saya.

  • Kelainan pribadi seorang narsisme

  • Sementara kelainan pribadi seorang narsisme berbeda untuk setiap orang, menjelaskan bahwa kelainan tersebut sebagai berikut: Kelainan pribadi seorang narsise adalah suatu kelainan mental yang penderitanya membesar-besarkan kepentingan mereka sendiri dan sangat membutuhkan pengakuan. Mereka yang memiliki kelainan tersebut percaya bahwa mereka lebih unggul daripada orang lain dan sangat menyepelekan perasaan orang lain. Tetapi di balik topeng ultra percaya diri ini bersembunyi harga diri yang rapuh, rentan terhadap kritik sekecil apa pun.

  • Dr. Carole Lieberman, seorang psykiater yang ternama, menjelaskan mengapa orang yang menderita kelainan tersebut sanggup berbohong sedemikian meyakinkan. Dr. Lieberman menjelaskan, “Karena seorang narsisme percaya bahwa dunia ada dalam kuasa mereka, atau seharusnya demikian, mereka mengira bahwa mereka dapat menciptakan realita mereka sendiri dan tak seorang pun berhak meragukannya. Meskipun mereka sadar apa yang mereka tulis dan bicarakan sesungguhnya berada di luar kebenaran, mereka tetap mengira bahwa mereka demikian pintar untuk itu sehingga orang lain akan percaya pada kebohongan mereka.”

  • Berurusan dengan seorang narsisme bukan pekerjaan orang lemah. Sementara pada awalnya terlihat cakap dan penuh karismatik, menghadapi seorang narsisme dapat membangkitkan kemarahan di luar kendali kebanyakan orang. Interaksi demikian akan membuat orang yang paling waras pun mulai meragukan realita dirinya. Bila berurusan dengan seorang narsisme, membangun landasan yang kokoh adalah sangat penting – landasan yang terbuat dari kesadaran diri yang memilah kebenaran dari kebohongan tentang diri Anda. Siapkan daftar kebenaran dan kebohongan dan hafalkan daftar tersebut – dengan segenap akal, pikiran dan jiwa. Jika dari proses ini, Anda menjumpai beberapa kebenaran yang menyakitkan, catatlah kebenaran itu untuk diperbaiki menjadi sesuatu yang positif.

  • Advertisement
  • Tulislah kebenaran Anda

  • Mantan suami saya selalu mengingatkan saya bahwa saya tidak memiliki gelar sarjana. Dia melakukannya lewat sms, email dan secara lisan. Itulah caranya merendahkan saya selama pernikahan kami, pasif tapi agresif dan kemudian selama perceraian kami, dia menyerang secara lisan atau tertulis. Kebenarannya: memang saya tidak memiliki gelar sarjana.

  • Tuliskan kembali kebenaran negatif tersebut dan ubahlah menjadi positif

  • Pengalaman hidup saya sebagai pemilik usaha yang dimulai pada usia 18 tahun mengajar saya lebih daripada yang dapat dipelajari dalam pendidikan empat tahun perguruan tinggi. Saya telah belajar menghargai pendidikan dan pengetahuan yang saya peroleh dari luar sekolah. Saya menimba banyak dari pengalaman hidup, membaca, seminar, pengamatan dan kebijaksanaan yang dibagikan orang lain yang sangat berharga. Saya tidak akan menukar semuanya itu dengan secarik kertas ijazah yang ditempelkan di dinding. Dunia penuh dengan orang bodoh yang berpendidikan dan saya bukan salah satu di antaranya.

  • Dapatkan kutipan-kutipan positif untuk mengingatkan Anda akan kebenaran Anda

  • “Orang yang berpendidikan adalah orang yang belajar cara untuk belajar dan berubah.” Carl R. Rogers.

  • “Kita adalah produk omong kosong: kita pergi ke sekolah, perguruan tinggi, dan mengikuti klub membaca selama sepuluh atau lima belas tahun, dan akhirnya ke luar dengan sekantung angin, hafalan-hafalan dan tidak tahu apa-apa.” Ralph Waldo Emerson

  • Di awal proses ini saya merasa butuh membela diri terhadap tuduhan yang dikirim lewat email. Sekarang, karena saya telah mendidik diri sendiri atas kelainan tersebut, saya memiliki pendekatan lain. Saya memilah emil yang relevan saja dan mengabaikan serang-serangan tersebut. Bagaimana saya dapat melakukannya? Landasan saya dibangun di atas kebenaran saya.

  • Memahami diri sendiri dan kebenaran Anda adalah imperatif selama proses perceraian dengan seseorang yang menderita kelainan pribadi narsisme.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli “How to deal with a narcissist during divorce” karya Tina Swithin.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Tina Swithin is the author of "Divorcing a Narcissist: One Mom's Battle," and popular blog, "One Mom's Battle." She is a contributor for the Huffington Post, HopeAfterDivroce.org and FamilyShare.com. Tina has two daughters, and lives in Sunny Califoria.

Bagaimana Mengatasi Seorang Narsisme dalam Perceraian

Penderita narsisme adalah suatu kelainan mental yang penderitanya membesar-besarkan kepentingan mereka sendiri dan sangat membutuhkan pengakuan. Oleh karena itu mereka berusaha memanipulasi siapa saja demi kepentingan sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr