Tips Cara Menetapkan Jam Malam

Apakah Anda memiliki peraturan jam malam atau tidak. Jika tidak memilikinya, maka anak Anda “di luar jangkauan Anda” untuk segala pengaruh yang ada. Anda tidak bisa membiarkan anak Anda berada dalam situasi berbahaya seperti itu.

527 views   |   shares
  • “Sabar tapi tegas dalam membimbing; Anda adalah jaring pengaman anak-anak Anda.”

  • Sesuai dengan peraturan jam malam yang Anda buat bersama anak Anda, seharusnya dia sekarang sudah pulang. Tiba-tiba telephone berbunyi, dan dia mengatakan dengan sangat manis, “Bu, DVD yang kami tonton belum selesai, dan sekarang sedang pada bagian yang paling menegangkan, aku akan segera pulang sekitar 45 menit lagi, ya?”

  • Anda memiliki jam malam atau tidak. Jika tidak, maka anak Anda “terbuka” untuk segala pengaruh yang ada. Anda tidak bisa membiarkan anak Anda berada dalam situasi berbahaya seperti itu.

  • Lalu apa yang akan Anda katakan untuk menjawab pertanyaan anak Anda di atas? Berikut ini adalah sebuah saran jawaban. “Terimakasih telah menelpon, sayang. Bagaimanpun juga, kamu sudah tahu jam berapa kamu seharusnya berada di rumah, jadi cepatlah pulang sekarang.” Jika dia bersikukuh, ulangilah kalimat yang sama tersebut.

  • Bagaimana jika dia ternyata mengabaikan perintah Anda dan tetap membangkang, maka sekarangkah saatnya untuk memberi sedikit hukuman? Jika itu pilihan Anda – jemputlah anak anda. Dia akan tahu bahwa peraturan jam malam itu serius.

  • Tiga buah pertanyaan

  • Ada tiga pertanyaan yang harus Anda tanyakan sebelum anak Anda keluar rumah:

    1. Kemana Anda akan pergi? Mintalah alamat kepadanya.

    2. Dengan siapa Anda akan pergi? Anda harus mengetahui nama dan alamat teman-teman dengan siapa anak Anda akan pergi.

    3. Apa yang akan Anda lakukan? Dapatkan rinciannya, seperti menonton film di rumahnnya Jasmine, atau di arena bermain sekolah. Tegaskan kembali tentang peraturan jam malam.

  • Jika Anda tidak mengetahui jawaban-jawaban tersebut, maka Anda tidak akan mengetahui ke mana mencari anak Anda. Seorang ayah menceritakan anak laki-lakinya yang berusia 16 tahun, yang telah 30 menit melewati peraturan jam malamnya. Anak laki-laki itu tidak memiliki telepon genggam dan orang tuanya tidak menanyakan pertanyaan-pertanyaan penting tadi. Yang dia tahu hanyalah nama depan teman wanitanya. Lalu si ayah mencoba menghubungi beberapa teman anaknya dan menemukan perkiraan rumah teman wanita anaknya tersebut. Kemudian dia segera naik mobil dan mencarinya di sekitar perumahan teman wanita anaknya tsb.

  • Sang ayah akhirnya menemukan mereka sedang duduk di mobil di depan rumah teman wanita anaknya tersebut. Si ayah segera menghentikan mobilnya tepat di samping mobil mereka dan dengan sabar tapi tegas mengatakan kepada anak lelakinya yang terkejut, “Anda seharusnya sudah berada di rumah pada tengah malam. Anda sudah terlambat. Pulanglah sekarang juga.” Kemudian segera sang ayah pulang. Tiga menit kemudian setelah sang ayah tiba di rumah, anak lelakinya masuk dan membanting pintu dan dengan marah dia mengatakan kepada ayahnya, “Jangan pernah melakukan hal itu kepadaku lagi! Itu sangat memalukan.”

  • Advertisement
  • Sang ayah dengan tenang menjawab, “Ayah tahu itu sangat memalukan dan ayah berharap tidak pernah melakukan hal itu lagi. Selamat malam, nak.” Sang anak akhirnya selalu pulang tepat waktu setelah itu.

  • Seorang ibu tunggal juga menceritakan pengalaman yang serupa. Anak lelakinya memiliki kebiasaan pulang larut malam meskipun sudah dicari-cari. Si ibu mengatakan, “Kemudian saya memiliki sebuah ide. Hari berikutnya saya mendatangi anak lelaki saya dengan dandanan yang jelek. Saya meletakkan roll di rambut saya, mengenakan jubah mandi saya dan memakai sandal kelinci, dan berjalan ke rumah dimana dia sedang menonton film DVD bersama teman-temannya. Saya mengatakan, “ini sudah melewati jam malam mu, ayo segeralah pulang.” Dia segera beranjak dan kami bergegas pulang bersama. Dia tidak pernah terlambat lagi setelah itu.

  • Cara menetapkan jam malam

  • Putuskan bersama anak Anda kapan waktu yang tepat bagi mereka untuk sudah berada di rumah. Jam malam haruslah konsisten dan tidak bisa ditawar, kecuali dalam beberapa kasus tertentu yang jarang terjadi, yang harus diputuskan bersama terlebih dahulu. Akhir pekan mungkin agak lebih malam, tapi haruslah jelas disepakati bersama antara orangtua dan anak. Begitu mereka keluar rumah, negosiasi berakhir. Jika ada kesempatan istimewa yang merobah jam malam bahaslah pilihan waktu tersebut dengan anak Anda. Orangtua haruslah bertanggung jawab, dan ramah tapi membimbing dengan tegas. Kami para orang tua adalah jaring pengaman anak-anak kami.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli "Tips on setting a curfew" karya Gary dan Joy Lundberg.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

Tips Cara Menetapkan Jam Malam

Apakah Anda memiliki peraturan jam malam atau tidak. Jika tidak memilikinya, maka anak Anda “di luar jangkauan Anda” untuk segala pengaruh yang ada. Anda tidak bisa membiarkan anak Anda berada dalam situasi berbahaya seperti itu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr