Tips menghadapi banjir

Tidak dapat dipungkiri di negara tercinta kita ini jika pada saat musim penghujan tiba maka banjir melanda di sebagian kota-kota besar di Indonesia

798 views   |   2 shares
  • Tidak terasa musim kemarau panjang sekarang berganti dengan musim penghujan. Tidak dapat dipungkiri di negara tercinta kita ini jika pada saat musim penghujan tiba maka banjir melanda di sebagian kota-kota besar di Indonesia. ibu kota Indonesia pun tidak luput dari banjir. Semua infrastruktur lumpuh total, jalan-jalan penghubung terendam oleh air, sungai-sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi, sampai Istana Negara pun tidak luput dari banjir. Saat banjir telah surut maka timbulah penyakit yang menyerang seperti muntaber, kutu air, demam berdarah dan sebagainya. Hal ini selalu terjadi setiap tahunnya seperti sudah menjadi kebiasaan. Tidak sepantasnya kita mencari kambing hitam tentang permasalahan ini, dan alangkah baiknya kita sebagai warga negara yang baik berperan aktif untuk membantu pemerintah dalam mengatasi banjir dan dapat menghadapi banjir saat melanda pemukiman kita. Berikut ini ada beberapa tips untuk menghadapi banjir:

  • 1.Mematikan arus listrik dan sumber gas saat banjir melanda

  • Saat banjir datang mematikan tegangan listrik dan sumber gas adalah hal yang sangat penting. Banyak pemberitaan di televisi maupun di surat kabar yang memberitakan kematian akibat tersengat listrik saat banjir. Pastikan listrik benar-benar padam saat banjir. Hal ini untuk mencegah jika ada kabel yang telah rusak dan jika terkena air maka akan fatal akibatnya. Sama berbahayanya dengan sumber gas, lebih baik matikan sumber listrik dan sumber gas tersebut agar Anda terhindar dari malapetaka.

  • 2.Menyimpan surat-surat penting di tempat yang lebih tinggi

  • Untuk berjaga-jaga banjir tiba, usahakan untuk menyimpan dokumen-dokumen berharga di tempat yang lebih tinggi seperti di atas lemari atau jika Anda mempunyai rumah yang memiliki dua lantai atau lebih dianjurkan untuk menyimpan dokumen-dokumen tersebut di lantai yang lebih tinggi. Fungsinya jika banjir melanda maka dokumen-dokumen berharga seperti surat tanah, surat jual beli rumah, ataupun ijazah dapat aman dan tidak rusak terkena air. Jika sudah hilang terbawa banjir ataupun rusak terkena air pasti yang repot juga Anda sendiri.

  • 3.Berhati-hati dengan hewan berbahaya pascabanjir

  • Setelah banjir hewan-hewan berbahaya seperti ular, kalajengking bahkan buaya akan terbawa air masuk ke dalam pemukiman-pemukiman penduduk. Sangat berbahaya jika hal ini diremehkan, oleh karena itu berhati-hatilah jika rumah Anda berdekatan dengan sungai,rawa-rawa, sawah ataupun hutan.

  • 4.Menyiapkan obat-obatan

  • Advertisement
  • Mempersiapkan perlengkapan obat-obatan adalah sangat penting dalam menghadapi banjir. Biasanya setelah banjir akan timbul berbagai penyakit seperti yang disebutkan di atas. Jangan lupa untuk mempersiapkan kotak P3K Anda dengan obat-obatan secukupnya dan jangan lupa untuk memeriksa isi kotak tersebut dari waktu ke waktu untuk meyakinkan bahwa semuanya baik.

  • 5.Memindahkan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi

  • Jika pemukiman yang Anda huni saat ini langganan banjir, dan Anda tidak mau peralatan elektronik seperti televisi, radio, laptop, ataupun komputer rusak terkena air banjir, lakukan antisipasi sejak dini yaitu dengan cara memindahkan peralatan elektronik tersebut ke tempat yang lebih tinggi. Karena jika peralatan elektronik tersebut terkena air akan rusak dan kemungkinan besar tidak dapat menyala lagi.

  • 6.Menutup saluran air dengan karung pasir

  • Saat banjir datang air dalam saluran pembuangan dapat naik ke permukaan. Antisipasilah dengan menutup saluran pembuangan pada rumah Anda dengan menggunakan karung pasir, dan usahakan karung pasir tersebut tidak berlubang dan dapat bertahan lama.

  • 7.Melapor pada pihak keamanan jika akan mengungsi

  • Yang dimaksud dengan mengungsi di sini adalah ketika banjir melanda rumah Anda dan keadaan sudah tidak dapat terkontrol karena rumah Anda dipenuhi air dengan ketinggian dua sampai tiga meter. Tentunya tidak mungkin Anda tetap berada di dalam rumah, dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi adalah jalan satu-satunya yang harus dilakukan. Bawalah pakaian secukupnya dan tidak perlu berlebihan. Dan yang paling penting sebelum Anda mengungsi melapor kepada Bapak/Ibu RT atau RW dengan demikian pihak keamanan dapat menjaga rumah Anda.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Ari Supriadi lahir di Wonogiri dan adalah ayah dari 2 orang putra serta suami dari seorang istri yang sangat cantik. Hubungi saya di e'mail:

Tips menghadapi banjir

Tidak dapat dipungkiri di negara tercinta kita ini jika pada saat musim penghujan tiba maka banjir melanda di sebagian kota-kota besar di Indonesia
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr