Tanda-Tanda Ketika Pernikahan Anda Kehilangan Keseimbangan

Kita sebagai pasangan yang menikah tentu tidak ingin hubungan kita berakhir dengan perceraian. Oleh karena itu, kenalilah tanda-tanda ketika pernikahan Anda mulai kehilangan keseimbangan.

11,693 views   |   39 shares
  • Meskipun tidak selalu sampai pada tahap yang serius, setiap pasangan yang sudah menikah tentu pernah mengalami pertengkaran dalam rumah tangga. Ini mungkin terjadi bukan hanya satu atau dua kali tetapi beberapa kali. Beberapa orang mengatakan pertengkaran itu "bumbunya" pernikahan. Namun jangan sampai pertengkaran-pertengkaran kecil semacam itu menjadi bertambah besar dan tidak segera diatasi. Kita sebagai pasangan yang menikah tentu tidak ingin hubungan kita berakhir dengan perceraian. Oleh karena itu, kenalilah tanda-tanda ketika pernikahan Anda mulai kehilangan keseimbangan.

  • 1. Komunikasi yang terhambat

  • Dalam pernikahan yang tidak bermasalah, tentu sepasang suami istri akan menjadi teman paling dekat bagi satu sama lain untuk berbagi cerita, membicarakan persoalan bersama, saling memahami perasaan pasangannya, dan peka terhadap kebutuhan pasangannya. Ketika hal ini sudah tidak lagi ditemui dalam kehidupan pernikahan Anda, sudah saatnya Anda mulai mewaspadai bahwa pernikahan Anda sedang bermasalah.

  • 2. Salah satu dari pasangan mulai menjauh

  • Situasi ini ditandai dengan perasaan bahwa berada dekat dengan pasangan menjadi hal yang tidak nyaman. Setiap kali Anda mendekati pasangan Anda, dia akan menjauh, atau bahkan Anda sendiri yang cenderung ingin menjauh dari pasangan Anda. Untuk berbicara hal yang menyangkut tentang keluarga pun dia akan menghindar dan memberikan alasan-alasan kecil yang terkadang tidak masuk akal. Pasangan Anda akan lebih memilih untuk membaca buku, menonton televisi, atau bermain dengan anak-anak daripada berbicara dengan Anda. Pada keadaan seperti ini, sudah saatnya Anda mengevaluasi kualitas hubungan pernikahan Anda dan melakukan perbaikan.

  • 3. Bersikap masa bodo

  • Ketika hubungan masih baik-baik saja, pasangan kita akan penuh perhatian terhadap kebutuhan kita. Ketika mulai ada masalah, jika salah satu tergeletak sakit pun pasangan masa bodo saja dan tidak mau merawat atau membantu pekerjaannya. Pasangan kita sudah tidak mau mengetahui apa saja yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari dan lebih berkonsentrasi dengan kesibukannya sendiri. Bila ini yang terjadi, lakukan introspeksi diri masing-masing dan perbaruilah komitmen pernikahan Anda.

  • 4. Sering berbohong

  • Kejujuran antara pasangan suami istri harus terus dipertahankan untuk menjaga kepercayaan satu sama lain. Ketika salah satu pasangan mulai berbohong, Anda wajib waspada dengan hubungan Anda. Suami atau istri beralasan pulang terlambat karena ada pekerjaan di kantor padahal sebenarnya dia sedang menghabiskan waktu bersama teman-temannya di luar. Pasangan menjadi tidak nyaman berada bersama Anda di rumah dan akhirnya lebih memilih untuk berada bersama teman-teman. Dalam keadaan ini saatnya Anda perlu mulai mencari cara-cara menghangatkan kehidupan pernikahan Anda.

  • Advertisement
  • 5. Sering berbeda pendapat atau bertengkar

  • Pertengkaran kecil dan tidak sering masih dikatakan normal di dalam kehidupan rumah tangga, tetapi jika suatu masalah kecil menyebabkan pertengkaran yang sering terjadi di dalam rumah tangga, ini sangat berbahaya. Ketika pasangan sudah saling mengeluarkan kata-kata kotor dan menyakitkan, tanda-tanda ketidakseimbangan dalam pernikahan Anda sudah mulai terjadi. Ini adalah kondisi serius, Anda dan pasangan Anda harus duduk bersama untuk mencari solusi yang mendamaikan pernikahan Anda dan berusaha menemukan cara-cara yang lebih baik dalam memperlakukan satu sama lain.

  • 6. Anda berdua dengan pasangan sudah bukan lagi tim yang solid

  • Sebagai pasangan suami istri, semestinya Anda berdua harus bekerja sama mengurus anak-anak, pekerjaan rumah sehari-hari, saling mendukung ide-ide pasangan Anda, dan merencanakan semua yang terjadi di dalam rumah Anda sebagai tim. Ketika salah satu pasangan harus mulai mengerjakan sendiri dengan porsi yang tidak lagi seimbang sebagai sebuah tim, Anda sedang mengalami masalah yang cukup serius dalam pernikahan Anda. Dalam kondisi seperti ini Anda perlu melakukan langkah-langkah konsolidasi dalam pernikahan Anda.

  • 7. Memutuskan segala sesuatu sendiri

  • Jika biasanya membuat keputusan berdua, pada saat pernikahan Anda bermasalah pasangan sudah tidak mau memberikan pendapat untuk memutuskan suatu hal. Menyerahkan segala sesuatu pada keputusan masing-masing. Bagaimanapun ini bukanlah keadaan yang boleh diabaikan. Anda berdua harus membangun kembali komunikasi yang baik satu sama lain dan selalu melibatkan pasangan Anda dalam urusan apapun dalam keluarga Anda.

  • 8. Pasangan sering mengkritik

  • Ketika pasangan Anda mulai sering mengkritik Anda, hubungan Anda sudah mulai terlihat tidak sehat. Segala sesuatu yang Anda lakukan akan selalu terlihat salah di hadapan pasangan Anda. Akhirnya hal ini akan membuat kepercayaan diri Anda menurun. Pertengkaran pun tidak dapat dihindari jika Anda tidak dapat menerima kritikan dari pasangan Anda yang Anda rasa sudah tidak wajar. Pada saat seperti ini, tidak ada yang dapat menyelesaikan masalah Anda selain Anda berdua. Berusahalah untuk saling menghargai, hindarilah kritikan tajam dan tidak berperasaan dalam menyampaikan pendapat Anda kepada pasangan Anda.

  • 9. Pasangan sudah tidak menganggap kita menarik

  • Dulu sewaktu masih berpacaran Anda akan dianggap sebagai seseorang yang paling sempurna di seluruh dunia oleh pasangan Anda. Ketika pernikahan Anda masih dalam keadaan baik-baik saja, dan berat badan Anda pun mulai bertambah, Anda masih dianggap ganteng dan cantik oleh pasangan Anda. Akan tetapi ketika masalah mulai muncul dalam rumah tangga Anda, seganteng atau secantik apapun Anda di hadapannya, pasangan Anda tetap tidak tertarik dengan penampilan Anda. Kondisi ini dapat membahayakan pernikahan Anda. Apapun keadaannya, Anda berdua perlu berusaha untuk selalu tampil menarik bagi pasangan Anda.

  • Advertisement
  • 10. Kehidupan seks mulai hambar dan jarang dilakukan

  • Hubungan seks sangat penting dalam kehidupan pasangan suami istri. Ketika intensitas hubungan ini menurun menjadi dua bulan sekali bahkan tiga atau empat bulan sekali, pernikahan Anda sedang ada masalah. Hubungan seks mulai menjadi hambar dan sudah tidak ada lagi keintiman yang terjadi. Anda sudah tidak lagi merasa bahagia dalam melakukannya bersama pasangan Anda. Bila Anda mulai merasakan kebosanan, Anda berdua perlu mencari penyegaran dan berusaha untuk membangkitkan kembali gairah cinta dalam pernikahan Anda agar tidak sampai kehilangan kemesraannya.

  • Jika Anda menemukan beberapa tanda-tanda di atas dalam hubungan pernikahan Anda, sebaiknya Anda menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin bersama pasangan Anda. Jangan sampai masalah yang Anda hadapi menjadi terlalu lama diabaikan dan akhirnya membuat pernikahan Anda kehilangan keseimbangan dan mengarah pada kehancuran.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Indah Wajarsari is an Indonesian native and mother of two.

Tanda-Tanda Ketika Pernikahan Anda Kehilangan Keseimbangan

Kita sebagai pasangan yang menikah tentu tidak ingin hubungan kita berakhir dengan perceraian. Oleh karena itu, kenalilah tanda-tanda ketika pernikahan Anda mulai kehilangan keseimbangan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr