Seberapa Besarkah Biaya yang Harus Anda Bayar karena Rasa Takut Anda?

Hal-hal yang menjadi pertengkaran dari sebuah perceraian secara umum berhubungan dengan hal-hal yang sangat tidak penting. Berfokus pada hal-hal tersebut membuat Anda tetap berfokus pada masa lalu Anda.

547 views   |   shares
  • Semakin memandang ke masa lalu, Anda akan semakin ketinggalan. Semakin memandang ke depan, Anda akan semakin memiliki masa depan.

  • Hal-hal yang menjadi pertengkaran dari sebuah perceraian secara umum berhubungan dengan hal-hal yang sangat tidak penting. Berfokus pada hal-hal tersebut membuat Anda tetap berfokus pada masa lalu Anda dan merugikan Anda jauh lebih besar daripada jika kita hidup di masa depan. Jadi mengapa pasangan-pasangan membuat kesalahan yang sama berulang-ulang?

  • Jawabannya sederhana adalah rasa takut. Ada sejumlah ketakutan yang menjangkiti kehidupan kita saat menjalani perceraian.

    • Ketakutan karena Anda mungkin akan kehilangan sesuatu yang penting karena Anda tidak memahami proses hukumnya.

    • Takut bahwa orang lainnya berusaha menipu untuk mengambil anak-anak Anda.

    • Takut bahwa Anda tidak akan punya cukup uang untuk masa depan.

    • Takut bahwa pasangan Anda menyembunyikan harta kekayaan.

    • Takut bahwa Anda akan jatuh sakit.

    • Takut bahwa Anda tidak akan bertemu siapa-siapa lagi.

    • Takut bahwa pasangan Anda akan membuat teman-teman Anda menentang Anda.

    • Takut bahwa Anda tidak lagi menarik secara fisik atau keuangan seperti sebelumnya.

  • Rasa takut itu melumpuhkan, menyebabkan pertengkaran, dan emosional. Rasa takut membuat Anda sangat tidak menarik dan menjauhkan peluang pekerjaan baru, seseorang yang ingin menikahi Anda, teman-teman, dan keluarga. Jika rasa takut itu dibiarkan untuk mengganggu, kegetiran yang ditimbulkannya adalah hal-hal yang menyebabkan para pria menjadi sinis, dendam terhadap perempuan dan anak-anak serta kekacauan emosi.

  • Lalu bagaimana cara Anda menghentikan rasa takut menguasai kehidupan Anda, menghabiskan harta kekayaan dan menghancurkan anak-anak Anda? Sangat sulit untuk melihat situasi Anda sendiri secara objektif saat Anda sedang berada di tengah-tengah persoalan hukum yang memicu emosi. Jadi barangkali latihan ini dapat membantu Anda memperoleh sedikit perspektif dan memungkinkan Anda untuk bergerak selangkah lebih dekat untuk menghindarinya.

  • Kenali rasa takut

  • Yang manakah di antara rasa takut di atas yang sedang Anda hadapi? Mungkin tidak tercantum di dalamnya, jadi pikirkanlah dengan keras ketakutan apa yang mendasari drama apa pun yang sedang Anda hadapi. Kemudian tuliskan rasa takut itu.

  • Buatlah bagan rasa takut tersebut

  • Tulislah rasa takut tersebut di atas secarik kertas dan buatlah urutan logika hingga akhirnya sampai pada kesimpulan yang ditakutkan. Kenalilah setiap langkah logis yang akan terjadi bila ketakutan tersebut menjadi kenyataan.

  • Advertisement
  • Tariklah kesimpulan yang masuk akal

  • Tanyakan kepada diri Anda: Lalu apa?

    • Apakah ini merupakan hasil yang akan mengubah kehidupan Anda atau anak-anak Anda selamanya?

    • Apakah ini adalah sesuatu yang akan datang dan hilang, dan pada akhirnya tidak menjadi soal seberapa banyak?

    • Apakah itu suatu benda? Dapatkah digantikan? Apakah itu perlu?

    • Apakah semua itu benar-benar penting jika itu karena kenyataan bahwa Anda sedang mempertengkarkannya dengan bekas pasangan Anda?

  • Contoh

  • Bekas pasangan Anda tidak membayar separuh tunjangan terhadap anak Anda.

  • Ketakutan

  • Pasangan Anda tidak peduli akan anak Anda, membelanjakan uang untuk orang lain atau Anda akan kehabisan uang jika Anda harus memikul semua beban keuangan tersebut.

  • Bagannya

  • Untuk memperjuangkan masalah ini, Anda harus membawanya ke pengadilan. Jadi buatlah bagan dari proses itu, bersama dengan tindakan serta biaya susulan untuk mencapai putusan yang Anda inginkan—-dia harus membayar separuh.

  • Tunjangan anak sebesar Rp 100 juta. Dia harus membayar Rp 50 juta. Inilah perhitungannya: Jumlah waktu yang dihabiskan pengacara Anda dalam kasus tersebut: 23 jam dikalikan dengan bayaran per jam pengacara Anda Rp 3 juta. Anda akan membayar Rp 46 juta untuk membawa kasus tersebut ke pengadilan.

  • Sekarang pertimbangkan jumlah waktu yang akan Anda habiskan untuk menyiapkan keterangan yang dibutuhkan dan untuk memberikan petunjuk faktual? Berapa hari, minggu, bulan yang akan dihabiskan untuk menyiapkan keterangan dan untuk memikirkan tentang amarah Anda terhadapnya? Seberapa banyak stres yang akan Anda alami? Seberapa besar efek emosi yang akan menimpa anak-anak Anda?

  • Yang terpenting, apakah upaya ini akan menenangkan ketakutan Anda? Apakah ini akan membuktikan bahwa pasangan Anda menyayangi anak-anak Anda? Apakah ini akan meyakinkan Anda bahwa kelak Anda tidak akan kehabisan uang? Apakah ini akan meyakinkan Anda bahwa bekas pasangan Anda tidak akan membelanjakan uang untuk orang lain? Mungkin tidak?

  • Kesimpulan yang masuk akal

  • Apakah orang tua yang satu harus membayar separuh biaya tersebut? Tentu saja. Tetapi berapa banyak biaya yang Anda habiskan untuk mendapatkan biaya patungan sebesar Rp 50 juta? mungkin akan habis sejumlah biaya patungan itu sendiri. Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak perlu mengejar bayaran itu. Mungkin saja hal itu perlu dilakukan. Tetapi apakah itu yang terbaik? Saya kira dalam hal ini, secara biaya—-ditambah dengan biaya emosi subjektif dan keluarga yang ditimbulkannya, akan jauh lebih besar daripada manfaatnya. Jadi seperti orang-orang mengatakan, Anda mungkin menang dalam perkelahian, namun kalah dalam peperangan.

  • Advertisement
  • Jelas bahwa ada beberapa hal yang membutuhkan kecermatan dan perhatian Anda karena sesuatu yang menjadi preseden itu memiliki pengaruh yang besar. Bila sejak awal segala sesuatu tidak ditangani secara benar, selamanya Anda mungkin akan harus mengejar atau mengorbankan peluang untuk mendahulukan masalah lainnya karena tidak mengambil tindakan. Walaupun begitu, secara umum kebanyakan tindakan yang diambil oleh orang-orang dalam sebuah perceraian lebih termotivasi karena ketakutan daripada perihal pentingnya tindakan tersebut. Sayangnya, kebanyakan pengacara berfokus pada uang saja dan tidak dapat menjadi sumber nasihat.

  • Sejauh Anda mempunyai uang, Anda dapat mencari advokat untuk berjuang. Tetapi pada akhirnya Anda harus mengajukan tiga pertanyaan kepada diri Anda sendiri: Pertama, nasihat siapa yang saya dengarkan dan apa yang mereka inginkan dari saya sehingga mereka memberikan nasihat kepada saya? Kedua, apakah upaya memperjuangkan masalah ini benar-benar menyelesaikan masalah yang penting atau saya benar-benar mengejarnya karena rasa takut? Terakhir, apa saja biaya secara keuangan, emosi dan fisik yang harus saya bayarkan untuk memenanginya?

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “How much is fear costing you?” karya Michele Colucci.

Bantu kami menyebarkan

Michele Colucci, JD, is a lawyer, entrepreneur, CEO of MyLawsuit.com and divorced mother of 4. She is a regular contributor for The Huffington Post, eLocal, HopeAfterDivorce.org and FamilyShare.com. Follow Michele on Twitter @MyLawsuit.com.

Seberapa Besarkah Biaya yang Harus Anda Bayar karena Rasa Takut Anda?

Hal-hal yang menjadi pertengkaran dari sebuah perceraian secara umum berhubungan dengan hal-hal yang sangat tidak penting. Berfokus pada hal-hal tersebut membuat Anda tetap berfokus pada masa lalu Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr