Bagaimana Membantu Mempersiapkan Anak Anda Kuliah

Ungkapan favorit di rumah kami adalah, “Ibumu tidak akan ke kampus bersamamu. Dia sudah pernah ke sana.” Sebagai orang tua, Anda tidak akan selalu ada untuk membangunkan anak-anak Anda, membereskan tempat tidur mereka, mencuci pakaian mereka.

634 views   |   shares
  • Ungkapan favorit di rumah kami adalah, “Ibumu tidak akan ke kampus bersamamu. Dia sudah pernah ke sana.” Sebagai orang tua, Anda tidak akan selalu ada untuk membangunkan anak-anak Anda, membereskan tempat tidur mereka, mencuci pakaian mereka, membantu mengerjakan PR, memotivasi, dan turut campur dalam urusan dengan teman dan guru mereka. Dengan kata lain, anak Anda perlu untuk belajar bertanggung jawab dan merawat diri mereka di segala aspek kehidupan mereka. Jadi, Anda perlu membantu anak-anak Anda mengembangkan keterampilan untuk dapat berhasil di kuliah dan di kehidupan secara umum.

  • Keterampilan kehidupan

  • Keterampilan kehidupan merujuk pada keterampilan yang diperlukan dalam hidup: memasak, membersihkan, mencuci baju, dan mengatur anggaran. Mampu melakukan hal ini menjadikan Anda mandiri. Ibu saya selalu suka untuk menceritakan pengalaman pertamanya hidup sendiri di kampus. Dia tidak diajar untuk melakukan hal-hal seperti merebus air. Rekan sekamarnya sangat luar biasa sabar dan membantu dia belajar banyak hal ini. Sebagai gantinya, dia memastikan saudara saya dan saya mengetahui paling tidak hal paling dasar di dapur dan bagaimana membersihkan dan merawat tempat tinggal kita.

  • Komponen lain dari keterampilan kehidupan adalah mengatur waktu. Belajar untuk menentukan waktu untuk belajar dan menyelesaikan tugas tepat waktu adalah lebih mudah untuk dipelajari di rumah daripada saat pertama kali mendapat PR di kampus. Juga, mampu untuk tidur tepat waktu agar tubuh Anda mendapat istirahat yang cukup dan dapat bangun tepat waktu adalah hal yang sulit dilakukan di bawah tekanan kehidupan di tempat kuliah.

  • Keterampilan bekerja

  • Para remaja perlu mengembangkan etos kerja. Ini akan sangat membantu mereka dalam bekerja keras di sekolah dan memperoleh penghasilan untuk pendidikan mereka. Buatlah perjanjian mengenai porsi mana yang Anda harapkan anak Anda untuk bayar bagi pendidikan mereka. Di keluarga kami, kami meminta setiap anak untuk membayar untuk buku-buku mereka dan pengeluaran kecil lainnya yang mereka akan keluarkan di tahun pertama. Setelah itu mereka diharapkan untuk membayar biaya kamar dan biaya kuliah juga. Setiap keluarga perlu untuk menentukan hal ini sendiri, sesuai dengan keadaan keuangan mereka masing-masing. Namun dengan meminta mereka untuk membayar paling tidak beberapa bagian akan membantu mereka memahami nilai dari pendidikan mereka.

  • Keterampilan belajar

  • Ketika anak kami yang paling kecil ditanya bagaimana kami dapat membantu mereka berhasil di kuliah, tanggapan pertamanya adalah dorongan semangat dari kami untuk terus belajar—dan tidak sekedar lulus tes, namun untuk menemukan kesenangan dalam belajar hal yang baru. Berikan semangat kepada anak-anak Anda dan anak remaja Anda untuk membagikan apa yang mereka telah pelajari hari itu saat makan malam. Gunakan waktu ini untuk menggali lebih dalam ke topiknya dan tanyalah berbagai pertanyaan. Jika tidak seorang pun yang mengetahui jawabannya, tugasilah satu orang untuk mencari tahu. Kemampuan untuk bertanya, merenungkan, dan mencari tahu lebih jauh dari yang diharapkan membantu mereka bersiap untuk debat yang akan terjadi di kampus.

  • Advertisement
  • Keterampilan bersosialisasi

  • Kuliah menyediakan kesempatan untuk berinteraksi dengan segala jenis orang dari latar belakang yang berbeda dari kita. Ajari anak-anak Anda untuk menghormati orang lain dan perbedaan yang mungkin mereka miliki dari orang lain. Ini merupakan keterampilan yang berharga ketika berhadapan dengan teman sekamar dan bersosialisasi dengan teman kelas. Anak remaja juga perlu belajar untuk berbicara dengan orang dewasa dengan bertatapan langsung. Putri kedua kami saat ini baru masuk kuliah. Ketika profesor di jurusan dia berbicara mengenai kemungkinan karir atau bekerja di bidang itu, dia meluangkan waktu untuk bertemu dengannya setelah kelas dan mendapat nama profesor di bidang yang dia sukai. Jika Anda selalu yang berbicara bagi anak Anda ketika itu adalah urusan mereka dengan guru, pemimpin atau orang dewasa yang lain, mereka tidak akan mengembangkan keterampilan yang diperlukan ini. Sedikit ulasan mengenai teknologi yang cocok dengan keterampilan ini. Teknologi modern menjadikan komunikasi semakin mudah, namun jangan menggantikan nilai dari interaksi bertatapan langsung. Jangan biarkan teknologi menghalangi kemampuan anak remaja Anda untuk mengembangkan keterampilan bersosialisasi.

  • Keterampilan advokasi

  • Mampu berbicara dengan orang dewasa akan memampukan anak remaja untuk menjadi pembela yang baik untuk diri mereka sendiri. Sekali lagi, jika Anda menginterfensi dengan guru anak Anda setiap kali timbul masalah, mereka tidak akan belajar untuk berbicara dan membela diri mereka sendiri. Belajar untuk membela diri sendiri dapat juga diterapkan terhadap teman sekamar kita. Saat saya pindah ke apartemen kampus, saya menjadi frustasi karena menjadi satu-satunya orang yang membuang sampah. Pertemuan dengan teman sekamar saya mengatasi masalah itu setelah saya berbicara terus terang. Sebuah rotasi akan tugas telah dikembangkan dan kami mampu untuk memiliki kamar yang bersih dan damai sepanjang tahun itu.

  • Meninggalkan rumah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menakutkan. Mengajar anak Anda keterampilan penting ini akan membantu pengalaman itu menjadi menyenangkan dan berhasil.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "How to help your child prepare for college" karya Robyn Carr.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

Bagaimana Membantu Mempersiapkan Anak Anda Kuliah

Ungkapan favorit di rumah kami adalah, “Ibumu tidak akan ke kampus bersamamu. Dia sudah pernah ke sana.” Sebagai orang tua, Anda tidak akan selalu ada untuk membangunkan anak-anak Anda, membereskan tempat tidur mereka, mencuci pakaian mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr