Bagaimana Mengajar Anak tentang Kemurahan Hati

Kemurahan hati merupakan wujud nyata dari ibadah kita. Tindakan-tindakan atas dasar kemurahan hati akan bermanfaat bukan saja bagi yang menerima terlebih lagi bagi si pemberi.

4,043 views   |   1 shares
  • Seorang pemimpin agama mengajarkan bahwa "kemurahan hati" tidak pernah gagal. Kemurahan hati merupakan wujud nyata dari ibadah kita. Tindakan-tindakan atas dasar kemurahan hati akan bermanfaat bukan saja bagi yang menerima terlebih lagi bagi si pemberi. Pengajaran kemurahan hati akan efektif bila dilakukan oleh para orang tua bersama anak-anak mereka seperti beberapa contoh di bawah ini.

  • 1. Berkunjung dan melayani di panti asuhan

  • Panti asuhan membuka diri untuk kunjungan maupun uluran tangan baik berupa hadiah maupun bantuan kerja sukarela. Apabila akan memberikan bantuan kerja, perlu terlebih dahulu menghubungi pengurus panti untuk memastikan hari dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Sebelum liburan panjang, Anda dapat mengorganisasi kegiatan bakti sosial bagi anak-anak Anda. Kerja bakti bisa membersihkan tempat tidur, mengepel lantai, dan mengelap perabotan yang ada. Bila dari jauh-jauh hari direncanakan, anak-anak dapat diminta menyisihkan uang jajan harian mereka ditabung untuk membeli bingkisan bagi anak-anak di panti asuhan. Sebagian besar penghuni yang tinggal di panti asuhan tidak mengenal siapa orang tua mereka. Beberapa bahkan ditinggalkan oleh orang tuanya karena keterbatasan khusus yang mereka derita sejak lahir. Pengalaman anak-anak bermain dan membantu teman-teman baru mereka yang kurang beruntung pastilah menumbuhkan rasa kasih sayang dan empati. Bila kegiatan tersebut dilakukan beberapa kali pada masa kanak-kanak mereka, kesan yang mendalam akan membekas dalam diri mereka dan menjadikan benih kemurahan hati sepanjang hidupnya.

  • 2. Ikut ambil bagian menjadi relawan

  • Dalam organisasi anak-anak berkebutuhan khusus biasanya mengadakan berbagai kegiatan lomba secara rutin. Hubungi salah satu dari mereka untuk mencari tahu kapan ada acara perlombaan di kota Anda. Biarkan anak-anak ikut bersama teman-temannya menjadi relawan di dalam acara tersebut. Anak Anda akan menikmati acara ini karena menjadi penolong bagi anak-anak berkebutuhan khusus dengan menjadi pendorong kursi roda atau menjadi penyemangat mereka yang bertanding. Setelah mereka selesai melakukan pelayanan sosial ini, setibanya di rumah, tanyakan kesan-kesan mereka dan pada saat yang sama tanamkan nilai-nilai kemurahan hati dan mencintai sesama, khususnya mereka yang berkebutuhan khusus.

  • 3. Terlibat dalam membantu korban bencana alam

  • Indonesia merupakan salah satu negara yang memilki jumlah gunung berapi terbanyak di dunia. Kondisi ini menimbulkan dampak positif maupun negatif. Negatif karena dampak letusan menimbulkan bencana, sisi positifnya abu vulkanik menyuburkan tanah. Oleh karena itu, di lereng-lereng gunung berapi masih saja banyak penghuninya. Apabila skala bencana sedemikian besar, maka selain pemerintah, banyak organisasi masyarakat ikut membantu para korban bencana. Dalam kondisi bencana seperti ini, sebagai orang tua kita perlu mencari kesempatan agar anak-anak kita terlibat bahkan bila hal tersebut tampaknya sederhana. Sebuah organisasi masyarakat selalu menyediakan "hygiene kit" setiap kali ada bencana. Anak-anak dapat berperan serta dengan ikut mengisi kantong-kantong tersebut dengan sabun, sikat gigi, odol, dan handuk yang sudah disediakan oleh organisasi tersebut. Kebersamaan dalam usaha meringankan penderitaan orang lain merupakan ajaran akan pentingnya kemurahan hati.

  • Advertisement
  • 4. Berbagi di hari yang khusus

  • Setiap pemeluk agama selalu memiliki hari-hari besar khusus yang maknanya mengasihi dan berbagi. Persiapkan anak-anak Anda dari jauh hari dengan menabung agar dapat berbagi di hari yang khusus dan mulia itu. Tentu saja berbagi tidak terbatas di hari-hari yang khusus. Bila kita mencari, selalu ada kesempatan untuk berbagi bahkan di sekitar lingkungan rumah kita. Sebagian besar orang berpikir bahwa kemurahan hati hanya terbatas dengan memberi berupa benda. Kemurahan hati lebih dari sekadar memberi dengan benda. Ajarkan anak-anak Anda untuk selalu menyapa para tetangga bila berjumpa atau berpapasan dengan mereka. Mencium tangan saat bersalaman dengan orang yang lebih tua juga bagian dari kemurahan hati. Sudah tentu, bila kita bisa berbagi dengan melakukan pengorbanan berupa harta benda, makna kemurahan hati menjadi lebih dalam merasuk dalam jiwa anak-anak kita.

  • 5. Mengunjungi yang sakit

  • Mereka yang sedang sakit memerlukan perhatian dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya dan mereka yang dia kenal. Mereka biasanya lebih sensitif untuk merasa diperhatikan atau diabaikan. Bila kondisi si sakit tidak membahayakan kesehatan anak Anda, bawalah mereka untuk mengunjungi yang sakit. Dalam perjalanan menuju rumah atau rumah sakit, ceritakan tentang orang yang Anda kunjungi, kebaikan mereka, serta penyakit yang dideritanya. Jika suasana memungkinkan, ajaklah anak Anda mendoakan yang sakit untuk meminta rahmat penyembuhan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

  • Dalam mengajarkan kemurahan hati, nilai materiil saat memberi bantuan bukanlah sebuah ukuran pengajaran Anda. Perhatian, kasih sayang, dan tegur sapa yang sopan menjadi bagian tak terpisahkan dari kemurahan hati.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Bagaimana Mengajar Anak tentang Kemurahan Hati

Kemurahan hati merupakan wujud nyata dari ibadah kita. Tindakan-tindakan atas dasar kemurahan hati akan bermanfaat bukan saja bagi yang menerima terlebih lagi bagi si pemberi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr