Membangun Ikatan Emosional dengan Si Kecil

Ketika orang tua dan anak-anak memiliki ikatan emosional yang baik, anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang berkepribadian baik dengan sifat-sifat seperti penuh tanggung jawab, mudah beradaptasi, penuh kasih sayang, sehat, dan cerdas.

5,070 views   |   7 shares
  • Setiap orang memiliki naluri menjadi orang tua, tidak ada buku panduan untuk menjadi orang tua tetapi semua dapat dipelajari. Ikatan emosional di antara orang tua dan anak sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Ikatan emosional khususnya antara ibu dan anak telah terjalin sejak anak masih di dalam rahim sang ibu. Ikatan emosi yang dijalin oleh orang tua kepada anak sejak dini, akan berguna dalam pembentukan karakter anak-anak Anda. Kedekatan orang tua dan anak akan memengaruhi kecerdasan si anak. Seiring dengan pertumbuhan anak, ikatan emosional ini dapat berkembang melalui beberapa hal yang dapat kita lakukan sehari-hari.

  • 1. Belaian dan pelukan

  • Ketika bayi masih di dalam rahim sang ibu, mereka sudah dapat merasakan kebahagiaan, kecemasan, ketakutan, kemarahan yang dirasakan oleh ibu mereka. Jika di dalam kandungan sang ibu memiliki emosi yang tidak stabil dan memiliki ketidakharmonisan hubungan pernikahan, maka itu membuat luka batin bagi si anak. Usahakanlah sejak bayi di dalam kandungan agar ibu dan ayah sering membelai perut ibu dengan lembut supaya bayi merasakan kenyamanan dan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Setelah mereka lahir, belaian dan pelukan orang tua dapat memberikan reaksi spontan bagi sang bayi. Bayi akan mengetahui siapa saja orang-orang yang mengasihinya.

  • Belaian dan pelukan juga dapat kita berikan bagi anak-anak kita yang sudah tumbuh besar agar mereka juga dapat merasakan perhatian dan kasih sayang kedua orang tua mereka. Belaian dan pelukan yang diberikan oleh orang tua kita tidak pernah kedaluarsa pengaruhnya sampai berapa pun umur kita. Anak yang tumbuh dengan banyak belaian dan pelukan akan mejadi anak yang lebih peka dan penuh kasih sayang terhadap sesama.

  • 2. Berkomunikasi

  • Seorang ibu berbagi pengalamannya, "Sewaktu saya hamil saya sering berbicara dengan anak-anak saya yang masih di dalam kandungan." Bayi yang diajak berkomunikasi oleh orang tuanya sering kali memberikan reaksi dari dalam rahim. Mereka tampaknya mengerti dan dapat menanggapi komunikasi sederhana ini. Bayi-bayi ini akan merasa lebih nyaman bila mendengar suara dari kedua orang tuanya walaupun mereka belum bisa diajak bicara. Setelah anak-anak tumbuh lebih besar, komunikasi harus terus dijalankan sesuai dengan usia mereka. Ketika Anda berkomunikasi dengan anak-anak Anda, biarkan mereka mengungkapkan dan membagi pengalaman mereka tanpa merasa malu dan sungkan, dan jadilah pendengar yang baik bagi anak-anak Anda tanpa Anda harus menghakimi setiap pembicaraan yang Anda dengar dari anak-anak Anda.

  • Advertisement
  • 3. Bermain bersama

  • Luangkanlah waktu untuk bermain besama anak-anak Anda. Bermain dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. Bermain bersama anak-anak juga dapat mempererat hubungan antar anggota keluarga selain itu Anda juga dapat terus melindungi anak-anak Anda dari permainan-permainan yang buruk dan mencelakakan. Ini juga adalah kesempatan Anda untuk bersenang-senang dan melepaskan kelelahan Anda dari kegiatan sehari-hari. Ketika Anda merasa senang, maka anak Anda pun akan dapat merasakan hal serupa.

  • 4. Rutinitas sehari-hari

  • Kedekatan emosional dapat dibangun melalui kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Mulai dari pagi hari ketika memandikan anak-anak, mengenakan pakaian, mengantar dan menjemput anak sekolah, menyuapi mereka makan, dan lain-lain. Ketika kita meluangkan waktu kita untuk melakukan itu semua, anak-anak akan merasakan bahwa Anda selalu hadir bagi mereka dan memerhatikan mereka.

  • 5. Mengurangi omelan di pagi hari

  • Biasanya setelah anak-anak kita tumbuh lebih besar dan mulai bersekolah, Anda pasti menemukan saat di mana mereka sangat sulit untuk beranjak dari tempat tidur, mandi, dan mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah. Hal ini terkadang membuat Anda emosi dan akhirnya keluar kata-kata bentakan untuk anak-anak kita. Jika pagi hari kita telah diwarnai oleh omelan dan bentakan, biasanya sisa hari kita menjadi kurang menyenangkan. Anak-anak pun akan menjadi stres di sekolah. Untuk mengurangi omelan di pagi hari, bangunlah lebih pagi agar Anda tidak terburu-buru dan Anda juga dapat menyiapkan keperluan sekolah anak Anda tanpa dikejar-kejar waktu. Bangunkan anak-anak Anda dengan belaian dan kecupan, pasti anak-anak Anda akan senang menerima kecupan di saat mereka membuka mata mereka. Kedekatan emosi seperti ini dapat mengurangi rasa stres bagi Anda maupun anak-anak Anda.

  • Ikatan emosional antara orang tua dan anak-anak dapat memengaruhi kepribadian mereka. Banyak penelitian dilakukan bahwa ketika orang tua dan anak-anak memiliki ikatan emosional yang baik, anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang berkepribadian baik,dengan sifat-sifat seperti penuh tanggung jawab, mudah beradaptasi, penuh kasih sayang, dan menjadi anak-anak yang sehat, dan cerdas. Sebelum Anda terlambat, mulailah membangun kedekatan emosional Anda dengan anak-anak Anda mulai sekarang ketika mereka masih kecil. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena Anda sudah terlambat untuk membentuk kepribadian mereka.

Bantu kami menyebarkan

Indah Wajarsari is an Indonesian native and mother of two.

Membangun Ikatan Emosional dengan Si Kecil

Ketika orang tua dan anak-anak memiliki ikatan emosional yang baik, anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang berkepribadian baik dengan sifat-sifat seperti penuh tanggung jawab, mudah beradaptasi, penuh kasih sayang, sehat, dan cerdas.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr