Hindari dan Awasi Anak dari Benda-Benda Berbahaya di Sekitarnya

Pada zaman sekarang jangan terlalu mudah mempercayakan pengasuhan anak sepenuhnya kepada babysitter, karena tidak semua babysitter jujur serta berdedikasi dalam tugasnya.

2,297 views   |   4 shares
  • Rumah merupakan tempat tumbuh kembang anak, anak balita menganggap rumah sebagai tempat awal masa penjelajahannya dimulai, dari mengenali setiap sudut rumah hingga benda-benda disekitarnya. Apabila orang tua tidak menjaga keamanan anaknya, maka rumah bisa menjadi tempat yang membahayakan bagi sang buah hati.

  • Beberapa tempat akan menjadi area bermain anak seperti ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, kamar tidur, toilet, dan hampir setiap tempat akan diljelajahinya. Apa yang harus orang tua lakukan untuk melindungi sang buah hati di dalam rumah? Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

  • 1. Membersihkan tempat anak Anda bermain

  • Pastikan area bermainnya telah bersih dari benda-benda kecil yang berbahaya seperti peniti, alat kosmetik, pisau, garpu, silet, paku, pecahan kaca, bahan-bahan kimia pembersih, obat pembasmi serangga, dan sebagainya. Benda-benda tersebut sangatlah berbahaya, apalagi bila anak Anda bisa meraihnya dan memasukkan ke dalam mulutnya. Ketika semuanya sudah bersih, maka orang tua bisa merasa tenang dan anak-anak pun bisa lebih bebas untuk memegang benda-benda di sekitarnya tanpa rasa khawatir.

  • 2. Berilah pengertian dan pengetahuan kepada anak Anda tentang benda-benda yang aman baginya

  • Di sebuah kota kecil di daerah Maluku pernah ada kejadian tentang kelalaian orang tua yang akhirnya merenggut nyawa buah hatinya. Seorang bapak tidak menduga anaknya bermain dengan baut sebesar jari jempol orang dewasa, dan kelalaian si bapak tersebut adalah tidak pernah memberitahukan kepada anaknya bahwa benda tersebut seharusnya tidak boleh dimasukkan ke dalam mulutnya. Tanpa disadari si anak ternyata telah menelan benda tersebut, sehingga menyebabkan dirinya mengalami kejang akibat tidak bisa bernafas, dan pada akhirnya si anak pun tidak tertolong lagi. Oleh karena itu, berilah selalu pengertian kepada anak Anda mengenai benda-benda berbahaya di sekitarnya, dan ajari mereka untuk selalu berperilaku dengan baik agar kejadian yang menimpa seorang bapak di Maluku tersebut tidak terjadi kepada Anda.

  • 3. Membuat area khusus bermain

  • Bila anak Anda masih terlalu kecil jauhkan mereka dari tempat-tempat berbahaya seperti dapur, anak tangga, tempat colokan listrik, tempat menyimpan barang pecah belah, garasi mobil, kolam renang, dan sebagainya. Berilah pagar pengaman supaya anak Anda tidak bisa menjangkau tempat-tempat tersebut. Buatlah area bermain khusus yang dilengkapi dengan mainan-mainan yang aman. Usahakan area bermain mereka berlantaikan matras empuk untuk mengurangi risiko cedera bila mereka tiba-tiba terjatuh.

  • Advertisement
  • 4. Percayakan pada diri sendiri untuk merawat si buah hati

  • Pada zaman sekarang jangan terlalu mudah mempercayakan pengasuhan anak sepenuhnya kepada babysitter, karena tidak semua babysitter jujur serta berdedikasi dalam tugasnya. Orang tua disarankan untuk melakukan pengawasan sendiri terhadap anak-anaknya, karena orang tua memiliki naluri yang kuat terhadap segala sesuatu yang dapat membahayakan buah hatinya. Namun, jika Anda terpaksa harus menggunakan jasa babysitter dan tidak dapat mengawasinya setiap saat, maka pasang kamera pengawas di setiap sudut ruangan di mana anak Anda beraktivitas.

  • 5. Memberi pengaman dan rapikan setiap perabotan rumah

  • Perabotan rumah tangga tidak selalu berbahan lunak dan aman bagi anak. Oleh karena itu, beri lapisan pengaman atau bantalan empuk pada setiap sudut perabotan yang berbentuk siku dan lancip seperti sudut meja atau kursi, kemudian tutuplah lubang stop kontak dengan selotip, rapikan kembali kabel-kabel yang berantakan, dan simpan alat-alat pertukangan di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak.

  • 6. Jauhkan sementara dari hewan peliharaan yang berbulu

  • Memiliki hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kelinci memang sangat menyenangkan, akan tetapi bila anak Anda masih terlalu kecil bulu-bulu yang rontok dari hewan peliharaan dapat mempengaruhi kesehatannya. Oleh karena itu, untuk sementara waktu jauhkan hewan peliharaan sampai buah hati Anda tumbuh besar dan mengerti.

  • Semoga tulisan ini berguna bagi Anda dan membangun niat untuk melindungi orang-orang yang Anda cintai. Optimalkan kembali perlindungan bagi buah hati Anda, periksalah kembali setiap saat sudut rumah dan perabotan yang sudah Anda pastikan aman sebelumnya. Tindakan ini merupakan ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian-Nya. Jagalah selalu buah hati Anda dengan segenap hati demi masa depannya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

Hindari dan Awasi Anak dari Benda-Benda Berbahaya di Sekitarnya

Pada zaman sekarang jangan terlalu mudah mempercayakan pengasuhan anak sepenuhnya kepada babysitter, karena tidak semua babysitter jujur serta berdedikasi dalam tugasnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr