Melawan Angin

Dari orang kaya sampai orang miskin, dari rakyat jelata sampai raja, semua memiliki angin dalam perut mereka.

2,694 views   |   shares
  • Angin yang berhembus silir di cuaca yang panas tentu sangat didambakan orang. Namun ketika cuaca panas bertemu dengan cuaca dingin di dataran negara-negara bagian AS yang tidak beruntung memiliki gunung, timbullah angin beliung yang sanggup meratakan rumah-rumah dalam sekejap. Tidak saja angin yang berhembus di muka bumi, angin yang berada di badan kita juga dapat menimbulkan masalah. Orang kita percaya akan segala penyakit yang disebabkan oleh angin. Masuk angin, ini yang paling populer, dari flu sampai penyakit apa pun yang gejalanya mirip-mirip, disebutnya masuk angin. Bahkan penyakit jantung dibilang angin duduk, tidak jarang orang meninggal karena mengira ini hanyalah masalah angin. Memang ada penyakit yang disebabkan oleh angin atau udara, walau kondisi yang diakibatkannya ringan namun dapat sangat mengganggu. Semua orang pasti pernah mengalaminya, paling tidak sekali dalam hidup ini, kejadian yang memalukan dirinya. Entah itu dalam pertemuan di kantor atau ketika kencan atau di kelas, tiba-tiba perut Anda berbunyi, atau Anda bertahak, atau lebih parah lagi tiba-tiba tercium angin busuk yang berhembus dari perut. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

  • Perut kembung

  • Kita menyebutnya angin, sementara orang Barat menyebutnya gas. Gas atau angin itu timbul karena kita menelan udara ketika kita makan dan bisa juga ditimbulkan oleh bakteri di dalam perut yang tidak seimbang sehingga membuat perut terasa keras dan kembung.

  • Penyebabnya:

    • Makan makanan berlemak membuat tertundanya pencernaan sehingga perut terasa kurang enak dan keras

    • Makan beberapa jenis sayur dan kacang-kacangan dapat membuat kembung

    • Minum soda terlalu banyak

    • Makan cepat-cepat, minum pakai sedotan, mengunyah permen karet, atau mengulum permen menyebabkan tertelannya udara

    • Stres atau rasa cemas

    • Merokok

    • Infeksi, penyakit atau tersumbatnya pencernaan

    • Gejala gangguan pada pencernaan, kondisi yang ditandai dengan kram, rasa sakit dan perubahan pada kebiasaan buang air besar

    • Kondisi seperti penyakit celiac (alergi terhadap gluten) atau tidak tahan minum susu karena usus tidak mampu menyerap atau mencerna komponen-komponen tertentu dari suatu makanan

  • Cara mengatasinya:

  • 1. Bertahak adalah cara tubuh mengeluarkan angin dari perut Anda dan merupakan refleks normal akibat tertelannya udara. Anda menelan udara ketika makan cepat-cepat, mengunyah permen karet, permen, minum soda atau karena gigi palsu yang kurang pas.

  • Advertisement
  • 2. Buang angin atau kentut diakibatkan oleh angin yang tertimbun di dalam usus. Ini disebabkan oleh fermentasi serat sayur yang tidak dapat dicerna oleh usus. Angin juga dapat timbul bila perut tidak dapat mencerna komponen tertentu seperti gluten atau gula yang terdapat pada karbohidrat dan buah. Penyebab lain dari terbentuknya angin dalam perut ialah:

    • Sisa makanan dalam usus

    • Perubahan bakteri yang ada di usus karena pemakaian obat antibiotik atau obat lain

    • Ketidakmampuan menyerap karbohidrat yang mengakibatkan ketidakseimbangan bakteri yang membantu pencernaan

    • Menelan udara yang akhirnya turun ke perut

    • Sembelit, semakin lama sisa makanan berada di dalam perut semakin lama fermentasi berlangsung

  • 3. Sejak dulu orang kita mengenal cara tradisionil untuk mengeluarkan angin dari tubuh. Ternyata bukan hanya bangsa kita yang mengenal kerokan dan sekop. Pada episode terakhir dari tayangan televisi Amazing Race ditunjukkan bagaimana sebagian dari para peserta lomba keliling dunia itu harus menjalani kerokan dan sekop. Bagi mereka yang tidak terbiasa cara penyembuhan ini terasa seperti siksaan. Bukan seperti kebiasaan kita yang memakai uang logam, di Singapore punggung para peserta lomba itu dikerok dengan alat pengerok tipis yang lebarnya sejengkal. Sesudah itu di atas punggung mereka ditaruh semacam bola-bola lampu yang telah dipanasi terlebih dulu. Keesokan harinya punggung mereka masih memperlihatkan tanda-tanda dari pengobatan itu.

  • 4. Makan pil yang mengurangi pembentukan angin dalam perut seperti sesudah makan sayur atau kacang-kacangan. Ada lagi cara yang radikal. Sebaliknya daripada menahan angin dalam perut, kita dapat mengeluarkannya dengan bebas karena bau yang busuk diubah menjadi bau strawberry atau coklat. Seorang warga Perancis, Christian Poincheval, memasarkan produk pil ini di situs Pilulepet. Idenya muncul ketika dia sedang menikmati jamuan makan bersama teman-temannya dan tiba-tiba tercium bau busuk dari salah satu di antara mereka.

  • Dari orang kaya sampai orang miskin, dari rakyat jelata sampai raja, semua memiliki angin dalam perut mereka. Orang yang mengira dirinya tukang kentut sebetulnya memiliki jumlah angin yang normal dalam perutnya. Fakta ini disahkan oleh Dr. Steven Edmundowicz, dekan fakultas pencernaan di Universitas Kedokteran Washington, St. Louis, AS. Perbedaannya ada orang yang merasa lebih malu dan stres daripada orang lain dengan keadaan ini. Kaisar Romawi Claudius melegalkan kentut karena di zaman itu dokter menganggap menahan angin dalam perut dapat mendatangkan penyakit. (Baca juga artikel Masuk Angin, Keluar Angin.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Melawan Angin

Dari orang kaya sampai orang miskin, dari rakyat jelata sampai raja, semua memiliki angin dalam perut mereka.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr