Faktor Terselubung yang Menghambat Anda Mencapai Cita-Cita Anda

Dengan berjalannya waktu, cita-cita dan passion dapat bergeser sesuai dengan tingkat kedewasaan seseorang. Tidak jarang beberapa orang memiliki cita-cita yang berbeda waktu sekarang dengan waktu mereka masih kecil.

25,814 views   |   29 shares
  • Sering kali guru atau orang tua kita mengajukan pertanyaan ini "Kalau sudah besar mau jadi apa?". Pertanyaan masa kecil yang masih melekat di ingatan kita, bukan? Mungkin kita akan merasa bosan karena kita terus dijejali dengan pertanyaan tersebut. Tapi ada makna dibalik pertanyaan tersebut yang mungkin hanya sebagian orang yang tahu. Pertanyaan tersebut telah mengingatkan kita bahwa manusia lahir di dunia tidak hanya dilahirkan begitu saja tetapi memiliki tujuan penting yang dibawanya. Sehingga hidupnya terarah dan mencapai tujuan itu. Walaupun waktu itu kita masih kecil dan belum tahu apa-apa tetapi orang tua telah mengarahkan kita melalui pertanyaan tersebut. Dengan berjalannya waktu cita-cita dan passion dapat bergeser sesuai dengan tingkat kedewasaan seseorang.

  • Tidak jarang beberapa orang memiliki cita-cita yang berbeda waktu sekarang dengan waktu mereka masih kecil. Hal tersebut bukanlah masalah besar selama cita-cita dan passion itu masih positif untuk dilakukan. Yang menjadi masalahnya adalah banyak orang yang terhambat atau malah mengalami kegagalan untuk mencapai cita-citanya. Itu yang membuat orang-orang takut untuk mewujudkan impiannya. Banyak faktor yang menjadi penghambat mencapai cita-cita kita baik itu dari dalam diri kita sendiri maupun dari luar diri kita yang tanpa kita sadari hal tersebut dapat memengaruhi impian kita.

  • 1. Terlalu nyaman dengan dirinya saat ini

  • Mengejar cita-cita menuntut kita untuk terus berkembang semakin hari semakin lebih baik. Musuh terbesar kita adalah rasa puas dan nyaman, terlena di dalam dua hal ini membuat seseorang susah untuk berkembang. Hal ini dapat menghambat impian kita karena kita sudah nyaman dengan keadaan yang sekarang, kita enggan untuk belajar dan mengasah kemampuan lagi. Salah jika kita menganggap bahwa kita sudah profesional dan tidak perlu belajar lagi. Justru karena kita sudah profesional kita harus menjaga keprofesionalan kita dengan terus mengasah kemampuan kita. Jangan cepat puas dengan keberhasilan yang telah kita capai.

  • 2. Attitude yang kurang baik

  • Bukan hanya kemampuan dan pengetahuan menjadi penilaian seseorang terhadap diri kita, tetapi juga sikap dan sifat kita tak luput dari penilaian mereka juga. Untuk mencapai cita-cita tidak hanya mengandalkan kemampuan kita tetapi kita juga harus memperhatikan sifat dan perilaku kita. Percuma jika memiliki kemampuan yang baik tetapi sikap kita sangat kurang, misalnya kita sering membuat orang lain tersinggung atau kita sering merugikan orang lain. Hal ini yang dapat menghambat mewujudkan cita-cita kita walaupun kemampuan kita sudah mampu untuk menggapainya. Bukan hanya cita-cita yang belum terwujud tetapi kita juga kehilangan orang-orang di sekitar kita yang senantiasa mendukung kita yang disebabkan oleh attitude kita yang kurang baik tersebut.

  • Advertisement
  • 3. Pergaulan yang kurang tepat

  • Pergaulan yang kurang tepat akan menghambat langkah kita untuk mencapai cita-cita kita. Boleh saja kita memiliki banyak teman tanpa melihat latar belakang mereka, tetapi jika kita ingin berhasil untuk mencapai cita-cita, bergaullah dengan orang-orang yang memiliki passion dan impian yang sama juga. Bukan maksud kita membeda-bedakan teman dalam bergaul, melainkan lebih kepada kualitas pertemanan tersebut, kita juga harus mendapat keuntungan dalam pertemanan tersebut. Misalnya, Anda ingin menjadi seorang musisi, maka bertemanlah dengan teman-teman sesama musisi atau ikut komunitas musik lainnya. Carilah komunitas yang berkembang, jangan masuk dalam komunitas yang kurang berkembang agar kemampuan dan hubungan Anda bertambah pula.

  • 4. Tujuan atau motivasi yang tidak benar

  • Setiap orang memiliki motivasi tertentu untuk mencapai cita-citanya, entah untuk sebuah ketenaran, menghasilkan uang banyak, atau mungkin membahagiakan keluarganya. Kita tak akan pernah tahu tujuan seseorang mengejar cita-citanya. Seseorang langkahnya akan terhambat bila ia memiliki motivasi yang tidak benar untuk mencapai cita-citanya, misalnya untuk balas dendam, hidup foya-foya, kesombongan, dan lain sebagainya. Kesuksesan tidak akan pernah kita capai jika kita masih memiliki motivasi yang tidak benar tersebut yang hanya mementingkan diri sendiri.

  • 5. Melupakan Tuhan

  • Satu hal yang paling mendasar dalam mencapai cita-cita kita adalah campur tangan dari Tuhan. Bagaimana kita dapat mencapai cita-cita kita jika kita terlalu sibuk dengan meningkatkan kemampuan kita dan melupakan Tuhan? Hal ini yang dapat membuat kita gagal mencapai impian kita karena kita terlalu fokus dengan diri kita sendiri. Kita harus menyadari bahwa talenta dan kemampuan yang kita miliki datangnya dari Tuhan. Dengan melupakan Tuhan sama saja kita membuat cita-cita itu semakin sulit kita capai.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Saya tidak dapat melakukan apa yang dapat kamu lakukan, tetapi saya dapat melakukan apa yang kamu tidak dapat lakukan, bersama - sama kita bisa melakukan hal yang besar - Bunda Theresia

Faktor Terselubung yang Menghambat Anda Mencapai Cita-Cita Anda

Dengan berjalannya waktu, cita-cita dan passion dapat bergeser sesuai dengan tingkat kedewasaan seseorang. Tidak jarang beberapa orang memiliki cita-cita yang berbeda waktu sekarang dengan waktu mereka masih kecil.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr