Untuk 7 Hal Ini Anda Seharusnya Tidak Minta Maaf

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kita manusia – sudah sewajarnya kita melakukan kesalahan sesekali. Namun, ada beberapa hal yang seharusnya tidak perlu kita anggap sebagai kesalahan pribadi.

8,801 views   |   8 shares
  • Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kita manusia – sudah sewajarnya kita melakukan kesalahan sesekali. Kita berkewajiban untuk meminta maaf atas kesalahan kita kepada orang lain sebagaimana kita berkewajiban untuk mengampuni orang yang berbuat salah kepada kita.

  • Namun, ada beberapa hal yang seharusnya tidak perlu kita anggap sebagai kesalahan pribadi sehingga kita harus meminta maaf kepada orang lain. Kita tidak perlu merasa bersalah atas hal-hal berikut ini:

  • 1. Menjadi yang Terbaik

  • Ya, Anda menjadi juara satu di kelas. Ya, Anda memenangkan kontes kecantikan. Ya, Anda menjuarai pertandingan olahraga. Ya, Anda mendapatkan kontrak kerjasama besar untuk perusahaan Anda. Lalu kenapa Anda harus meminta maaf kepada orang lain? Ada perbedaan yang sangat besar antara rendah diri dan rendah hati. Jangan pernah meminta maaf karena Anda hebat dalam sesuatu. Akuilah kehebatan Anda dan berbesar hatilah!

  • 2. Penampilan Anda

  • Atau hobi Anda. Atau selera musik Anda. Atau cara Anda berjalan, berbicara, dan berbusana. Anda adalah diri Anda sendiri. Mengapa Anda harus mengikuti gaya berbusana geng atau clique Anda? Kalau mereka tidak suka diri Anda apa adanya, mungkin mereka tidak layak menjadi teman-teman Anda.

  • Selain itu, tidak ada peraturan atau undang-undang yang mewajibkan rambut, pakaian, dan tata rias Anda untuk selalu terlihat sempurna setiap saat. Masih banyak hal yang jauh lebih penting dan bermanfaat bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda selain penampilan sempurna.

  • 3. Berkata 'Tidak'

  • Terkadang Anda harus tegas menentukan prioritas. Anda tidak bisa membantu teman pindah rumah atau menghadiri pesta ulang tahun keponakan karena Anda sedang sibuk dengan urusan Anda sendiri. Di sinilah Anda harus belajar berkata tidak. Jangan pernah mengizinkan orang lain membuat Anda merasa bersalah karena Anda memprioritaskan kepentingan pribadi di atas kepentingan orang lain (asalkan kepentingan pribadi Anda tidak merugikan kepentingan orang banyak). Selesaikan dulu urusan pribadi Anda, setelah itu bantu orang lain. Orang-orang yang menghargai dan mengasihi Anda akan menghormati dan mendukung keputusan Anda.

  • Sadarilah dan hargailah keterbatasan Anda. Jika Anda tidak dapat memberikan 100 persen usaha dan perhatian Anda kepada sesuatu atau seseorang, Anda tidak perlu meminta maaf. Anda sudah berusaha semaksimal mungkin. Dan ingatlah, kemampuan untuk berkata 'tidak' adalah tanda seorang pemimpin sejati.

  • Advertisement
  • Ajarkan juga anak-anak Anda untuk berkata 'tidak' ketika mereka mulai merasa tidak nyaman dengan ajakan teman-teman mereka untuk melakukan kenakalan remaja. Yang paling tepat adalah dengan berkata 'tidak' dan menjelaskan sesingkat dan sejelas mungkin. Untuk lebih lanjut tentang mengajarkan anak berkata 'tidak', bacalah artikel Mengajar Remaja Berkata Tidak.

  • 4. Memiliki Cita-Cita

  • Jangan pernah meminta maaf atas keputusan Anda untuk mengikuti cita-cita Anda. Anda tidak ingin menghabiskan sisa hidup Anda menyesali hal-hal yang dulu tidak berani Anda lakukan. Cita-cita Anda adalah apa yang akan membentuk masa depan Anda. Anda tidak akan pernah merasa benar-benar bahagia apabila Anda hanya memimpikan cita-cita Anda alih-alih menjadikannya kenyataan.

  • 5. Jatuh Cinta

  • Rayakan fakta bahwa Anda mampu mencintai orang lain. Ada terlalu banyak orang di dunia ini yang takut untuk jatuh cinta, apalagi menyatakannya atau membangun hubungan dengan si pujaan hati. Ada terlalu banyak orang di dunia ini yang tidak mau berkeluarga karena mereka takut menyesali keputusan mereka untuk menghabiskan sisa hidup mereka bersama orang lain – takut mereka akan berkorban terlalu banyak atau takut mereka pantas mendapatkan yang lebih baik. Tidak penting siapa yang Anda cintai atau apakah mereka juga merasakan hal yang sama kepada Anda. Yang terpenting adalah fakta bahwa Anda dapat mencintai seseorang.

  • 6. Memutuskan Hubungan

  • Anda seharusnya tidak merasa bersalah dan meminta maaf ketika Anda melepaskan atau memutuskan hubungan dengan orang yang menyakiti Anda. Banyak korban KDRT yang bertahan dalam hubungan yang merusak dan membahayakan nyawa selama bertahun-tahun karena mereka merasa bersalah atas kekerasan yang dilakukan oleh pasangan mereka. Ini sama sekali salah dan tidak sehat! Memahami bahwa suatu hubungan yang tidak sehat menghambat Anda dari mencapai potensi penuh Anda adalah satu langkah penting. Buatlah keputusan yang tepat. Pikirkan dan upayakan kebahagiaan Anda sendiri. Terimalah dukungan dari orang-orang yang merayakan keberanian Anda. Beberapa artikel berikut memberikan informasi lebih lanjut tentang KDRT, antara lain Kekerasan dalam Rumah Tangga, Hentikan Segera Kekerasan dalam Rumah Tangga, dan Rencana Keamanan agar Tidak Menjadi Korban Perundungan.

  • Advertisement
  • 7. Kesalahan Orang Lain

  • Setiap orang bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan mereka sendiri. Anda tidak perlu meminta maaf atas sesuatu yang orang lain katakan atau lakukan bahkan ketika Anda merasa bahwa kesalahan orang lain itu secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan Anda.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Untuk 7 Hal Ini Anda Seharusnya Tidak Minta Maaf

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kita manusia – sudah sewajarnya kita melakukan kesalahan sesekali. Namun, ada beberapa hal yang seharusnya tidak perlu kita anggap sebagai kesalahan pribadi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr