4 Peraturan Wajib Bagi Si Kecil yang Hobi Menonton TV

Tayangan anak saat ini sudah sangat berbeda dengan tayangan anak-anak pada zaman dulu. Karena anak-anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihatnya, tentu kita sebagai orang tua harus berhati-hati dalam memberikan keleluasaan anak dalam menonton TV.

6,205 views   |   3 shares
  • Penikmat TV memang tidak mengenal batas usia, mulai dari balita, anak-anak, remaja, orang tua, bahkan lansia. Bahkan saat ini semua informasi dan perkembangan dunia yang Anda butuhkan dapat Anda peroleh dari menonton TV, mulai dari tayangan berita dalam dan luar negeri, olahraga, politik, kuliner, sinetron, musik, kuis, pendidikan, keagamaan, hiburan, wisata, tayangan anak-anak sampai tayangan khusus untuk orang dewasa.

  • Apalagi siaran anak-anak sudah sangat banyak disiarkan pada stasiun-stasiun TV, mulai dari pagi sampai malam anak-anak dapat menikmatinya. Tak heran kalau anak-anak sangat menyukai dan rela berlama-lama duduk di depan TV untuk menonton tayangan kesukaan mereka. Dari TV, anak-anak dapat belajar, bermain dan berimajinasi. Mereka dapat meniru dan mencontoh apapun yang ditontonnya. Baik meniru adegan, gaya, suara, penampilan, bahkan karakter dari film yang ditontonnya. Dari TV, Anda juga dapat mengetahui hobi atau bakat anak Anda. Sebagai contoh, jika anak Anda cenderung menyukai menonton tayangan yang memiliki unsur olahraga, bisa jadi anak Anda mempunyai hobi berolahraga atau jika anak Anda cenderung menyukai acara musik, kemungkinan besar anak Anda berjiwa musisi dan mempunyai bakat dalam memainkan alat musik. Apabila anak Anda cenderung menyukai acara kuliner, bisa jadi anak Anda memiliki kecintaan akan dunia masak memasak dan masih banyak contoh lainnya.

  • Banyak manfaat dari TV, namun ada juga dampak negatif dari TV. Karena tayangan TV sekarang ini sangat beragam, ada baiknya Anda orang tua menyortir tayangan TV yang tidak patut dikonsumsi oleh anak-anak Anda yang bersifat merugikan dan yang berdampak negatif pada anak-anak Anda. Tayangan anak-anak sekarang sudah sangat berbeda dengan tayangan anak-anak pada zaman dulu.

  • Sekarang ini ada beberapa TV yang menayangkan tayangan anak yang tidak lagi menceritakan unsur kehidupan anak-anak pada umumnya. Kenyataannya yang ditayangkan adalah tayangan yang bersifat dewasa dan tidak pantas ditayangkan. Sering kali bersifat seksualitas, kekerasan, pornografi atau tayangan yang belum pantas dilihat oleh anak-anak. Karena anak-anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihatnya, tentu kita sebagai orang tua harus berhati-hati dalam memberikan keleluasaan anak dalam menonton TV. Berikut adalah beberapa peraturan menonton TV yang harus Anda terapkan bagi anak-anak Anda agar anak Anda dapat mengonsumsi tayangan TV yang tepat dan tentunya bermanfaat bagi mereka.

  • 1. Larangan untuk menonton tayangan dewasa atau film yang tidak mendidik

  • Advertisement
  • Perlu adanya tindakan yang tegas terhadap anak untuk tidak mencoba-coba menonton film dewasa, apalagi tayangan tersebut menampilkan tontonan yang seronok, seksi, dan pornografi, karena stasiun TV sekarang ini terkadang tidak menyensor adegan-adegan tersebut. Contohnya adegan ciuman, bermesraan, adegan berpelukan yang berlebihan, adegan pukul memukul, adegan kekerasan antar sesama teman, adegan menindas orang lain.

  • Semua adegan-adegan tersebut bisa memicu anak untuk menirunya dan mempraktikkannya pada orang lain. Oleh karena itu, jauhkan anak dari tayangan tersebut. Anda juga dapat bersikap tegas dengan memberi hukuman atau sanksi jika anak kedapatan menonton film yang sudah dilarang untuk ditonton. Sehingga ada beban bagi anak untuk tidak menontonnya.

  • 2. Beri batasan waktu untuk anak dalam menonton

  • Anak-anak akan menghabiskan banyak waktu di rumah, sehingga dapat memicu anak untuk sering menonton TV. Banyak hal yang harus Anda cegah agar kegiatan menonton tidak mengganggu kegiatan anak yang lain. Harus ada pembagian waktu untuk menonton, belajar, bermain, makan, tidur, dan bersosialisasi. Jangan karena kebanyakan nonton TV, anak-anak malah mengabaikan tanggung jawab atau kegiatan lain mereka. Beri jam dan waktu di mana anak-anak diperbolehkan untuk nonton TV. Apabila anak Anda sudah bersekolah, usahakan untuk mengurangi waktu nonton mereka. Memberi batasan waktu untuk menonton akan membuat anak Anda dapat mengatur waktu.

  • 3. Pilih dan atur channel siaran yang tepat

  • Sekarang ini ada stasiun TV yang hanya menampilkan tayangan anak-anak saja. Sangat membantu namun bisa jadi bulan-bulanan anak di depan TV dan tidak mau beranjak ke mana-kemana. Kebanyakan adalah film kartun. Namun, banyak juga dari beberapa film kartun tersebut tidak memberi manfaat positif bagi anak. Kita sebagai orang tua juga wajib memilihkan tayangan yg benar-benar tepat dan mengandung unsur mendidik untuk jadi lebih baik. Hindari anak-anak dari tayangan yang berunsur perkelahian atau pertengkaran dan bermesraan, karena bisa membuat anak dewasa sebelum waktunya. Biarkan anak menikmati film sesuai dengan umurnya, film yang menghibur, dan mengajar dalam hal positif. Peran orang tua atau orang di sekitarnya sangat membantu anak untuk menentukan tayangan yang akan ditonton mereka.

  • 4. Meluangkan waktu bersama untuk menonton

  • Kebersamaan antara orang tua dan anak-anaknya merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan dalam hidup. Ada kalanya ketika orang tua dan anak-anak mereka sama-sama sibuk, tidak akan ada lagi waktu untuk menonton bersama. Oleh karena itu, gunakanlah waktu yang ada untuk menonton bersama putra-putri tercinta Anda. Akan ada banyak cerita yang bisa Anda bagikan sambil menikmati film yang tepat bersama anak-anak Anda. Stasiun TV sekarang ini pun sudah banyak menampilkan tayangan keluarga yang dapat dinikmati bersama.

  • Advertisement
Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

4 Peraturan Wajib Bagi Si Kecil yang Hobi Menonton TV

Tayangan anak saat ini sudah sangat berbeda dengan tayangan anak-anak pada zaman dulu. Karena anak-anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihatnya, tentu kita sebagai orang tua harus berhati-hati dalam memberikan keleluasaan anak dalam menonton TV.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr