14 Tips Seluk Beluk Pemberian ASI Eksklusif untuk Bayi Anda

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama adalah cara mudah dan penting untuk melindungi anak. Pengorbanan Anda akan berbuah manis, pada akhirnya bayi Anda dapat tumbuh sehat sesuai harapan Anda.

3,576 views   |   2 shares
  • Berdasarkan pengalaman yang ada pemberian air susu ibu (ASI) bermanfaat bagi kesehatan bayi. Selain terjamin kebersihannya dapat mendekatkan hubungan bayi dengan ibunya. Sedangkan bagi ibunya akan mengurangi risiko terkena kanker payudara dan penyakit lainnya dan juga dapat menurunkan berat badan setelah kehamilan.

  • 1. Banyaknya menyusui

  • Perlu Anda ketahui ketika pertama kali menyusui akan keluar cairan bening yang disebut kolostrum yang berguna untuk daya tahan tubuh. Hindari jangan sampai membuangnya. Berikan ASI setiap 1-3 jam pada bulan pertama (8-12 kali sehari). Siang hari bangunkan bayi Anda bila 3 jam dia belum menyusui. Malam hari bangunkan bayi jika 4 jam belum menyusui. Bila berat badan bayi bertambah sesuai perkembangan normalnya berikan ASI sesuai permintaannya saja.

  • 2. Lama menyusui

  • Berikan ASI dari kedua belah payudara Anda selama 10 menit yang pertama, dan 15 menit pada payudara berikutnya jika bayi cukup aktif mengisap. Perlu memberikan rangsangan kepada bayi untuk mengisap ASI dari payudara kedua.

  • 3. Setelah seminggu

  • Biarkan bayi Anda menyusu selama dia mau pada payudara pertama 20 menit. Setelah itu berikan kesempatan kepada bayi untuk menyusu dari payudara kedua Anda.

  • 4. Tanda bayi cukup ASI

  • Buang air besar berwarna kuning buang air kecil 6 kali sehari. Bila bayi Anda buang air tidak teratur sebelum berumur 4 minggu segera hubungi dokter. Payudara terasa penuh sebelum menyusui dan lunak setelahnya. Bayi perlu mengisap dengan posisi dan cara yang benar agar dapat mengisap ASI sesuai kebutuhannya.

  • 5. Meningkatkan produksi ASI

  • Anda perlu cukup tidur, tenang, tidak tertekan, dan santai. Perlu juga asupan cairan yang cukup dari susu, air atau makanan berkuah dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Tambahkan pemberian ASI dan kurangi pemberian empeng atau botol susu. Lakukan memompa payudara selama 10 menit setelah menyusui.

  • 6. Susu formula

  • Tidak perlu memberikan susu botol kepada bayi Anda sebelum berumur 3-4 minggu agar tidak menggangu produksi ASI kecuali jika dokter menyatakan bahwa Anda perlu memberikan cairan kepada bayi untuk mencegah dehidrasi.

  • 7. Air

  • Penambahan air tidak diperlukan bila bayi cukup ASI.

  • 8. Keluhan pada payudara

  • Setelah melahirkan wajar jika pada salah satu atau kedua belah payudara Anda terasa nyeri dan tampak membengkak. Ini terjadi bila Anda tidak memberikan ASI kepada bayi secara teratur. Lebih baik sering memberikan ASI dan hindari kebiasaan memberikan empeng atau susu botol kepada bayi. Sebelum menyusui buang sedikit ASI dengan menekan area sekitar puting dengan jari atau dengan menggunakan pompa untuk melunakan puting. Pompa payudara Anda bila terasa nyeri karena tidak sempat memberikan ASI. Gunakan kompres dingin saat tidak sedang menyusui.

  • Advertisement
  • 9. ASI tersumbat

  • Terjadi pembengkakan pada payudara Anda yang disebabkan oleh pengeluaran ASI yang tidak lancar sebaiknya Anda atasi dengan sering menyusui. Setelah menyusui kompres dengan air hangat bagian yang bengkak kira-kira 10 menit sambil memijat ke arah puting. Ganti posisi menyusui bayi Anda, bila tidak ada perubahan setelah dikompres selama satu dua hari payudara Anda tetap bengkak dan nyeri. Bila Anda mengalami demam tinggi segera hubungi dokter.

  • 10. Terasa kering

  • Bersihkan puting Anda dengan air hangat sekali sehari. Hindari penggunaan sabun yang dapat membuat kulit menjadi kering. Jika nyeri poleskan ASI pada puting. Usahakan agar payudara tidak terlepas dari mulut bayi dengan mengganjal bagian bawah payudara. Mulailah menyusui dengan payudara yang tidak sakit. Batasi pemberian ASI kurang dari 10 menit pada payudara yang terasa nyeri. Anda juga bisa melepaskannya dengan memasukkan jari ke mulut bayi.

  • 11. Obat-obatan

  • Bila menyusui Anda hanya mengonsumsi obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter.

  • 12. Bayi sakit

  • Tetaplah memberikan ASI kepada bayi yang sakit, muntah, diare, batuk, dan sebagainya.

  • 13. Ibu sakit

  • Tetaplah menyusui meskipun sedang demam. Untuk mencegah kemungkinan bayi tertular penyakit, cucilah tangan dengan sabun terutama setelah membersihkan hidung atau buang air. Tanyakan kepada dokter apakah Anda masih boleh memberikan ASI kepada bayi.

  • 14. Bocor

  • Anda perlu menyusui secara rutin sesuai jadwal. Pakailah spons agar payudara Anda tetap kering dan jangan lupa pakai blus bermotif agar noda tidak kelihatan.

  • Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama adalah cara mudah dan penting untuk melindungi anak. Setelah itu ditambah makanan bayi dan tetap menyusui. Pengorbanan Anda akan berbuah manis, pada akhirnya bayi Anda dapat tumbuh sehat sesuai harapan Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

14 Tips Seluk Beluk Pemberian ASI Eksklusif untuk Bayi Anda

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama adalah cara mudah dan penting untuk melindungi anak. Pengorbanan Anda akan berbuah manis, pada akhirnya bayi Anda dapat tumbuh sehat sesuai harapan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr