Faktor-Faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Fenomena kekerasan dalam rumah tangga hampir setiap hari terbit dan hadir dalam surat kabar, televisi, maupun radio. Lalu pertanyaannya kenapa hal ini bisa terjadi dengan begitu mudah ?

29,417 views   |   83 shares
  • Fenomena kekerasan dalam rumah tangga hampir setiap hari terbit dan hadir dalam surat kabar, televisi, maupun radio. Pemberitaaan ini membuat ketakutan dan membuat hati menjadi miris. Lalu pertanyaannya kenapa hal ini bisa terjadi dengan begitu mudah? Apakah ini disebabkan oleh perkembangan zaman yang sudah modern dan canggih atau suatu peringatan kepada manusia bahwa ini adalah tanda-tanda akhir zaman? Banyak faktor yang menjadikan kekerasan dalam rumah tangga, dan ini harus Anda hindari agar hal tersebut tidak terjadi di keluarga Anda. Berikut ini ada beberapa faktor.

  • 1. Berbicara keras dan menyakitkan

  • Perilaku ini sangat penting dan mutlak harus Anda hindari terhadap semua anggota keluarga. Berbicara keras dan lantang akan membuat si pendengar sakit hati lain halnya dengan berbicara yang sopan akan membuat lawan bicara Anda menjadi simpatik. Dengan demikian akan terhindar dari kesalahpahaman yang membuat percekcokan dalam keluarga Anda.

  • 2. Tidak sabar

  • Faktor berikutnya adalah ketidaksabaran, karena itu adalah tolak ukur dalam hal Anda melakukan tindakan. Dalam kehidupan berkeluarga pasti tidak lepas dari kesalahan. Jika mendapati dalam keluarga Anda berbuat suatu kesalahan jangan sekali-sekali memvonisnya. Berikan kesempatan kepada yang bersangkutan berbicara untuk menyampaikan argumennya. Kemudian berikan nasihat atau petuah dengan nada yang santun dan bijak agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

  • 3. Sifat ego

  • Sifat egoisme hanya akan mendorong hati Anda menjadi keras kemudian muncul perilaku arogan dan semena-mena terhadap orang lain. Jauhkan sifat tersebut dari kehidupan Anda. Karena jika sifat egoisme tersebut terus bersarang dan mengendap dalam hati manusia lama kelamaan akan bermunculan jenis-jenis penyakit hati antara lain sifat keras kepala sulit menerima nasihat orang lain, iri hati, dendam, dan lain sebagainya. Jauhkan sifat-sifat seperti itu dari kehidupan Anda.

  • 4. Ekonomi

  • Salah satu hal terjadinya kekerasan dalam rumah tangga adalah faktor ekonomi yang kurang mapan, dalam artian kehidupan rumah tangga tersebut ekonominya masih labil. Sehingga dengan keadaan yang seperti itu akan timbul berbagai perselisihan dalam rumah tangga Anda sehari-hari karena tuntutan dari pasangan atau dari anak Anda tidak terpenuhi. Jadi sebelum Anda melaksanakan hidup berumah tangga sebaiknya persiapkan kemampuan finansial Anda untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup yang layak.

  • 5. Mencari kambing hitam

  • Advertisement
  • Ketika Anda mendapatkan masalah yang besar di dalam pekerjaan yang membuat pikiran kacau, jangan sekali-kali melampiaskan ke dalam rumah karena anggota keluarga tidak tahu apa-apa. Selesaikan masalah dalam pekerjaan Anda dan jangan campur aduk ke dalam keluarga. Alangkah baiknya jika Anda berdiskusi, mungkin pasangan Anda mempunyai jalan keluar tentang masalah Anda.

  • 6. Tidak ada budaya demokrasi dalam rumah tangga

  • Di dalam keluarga, suami mempunyai tugas menjadi kepala keluarga namun tidak semua hal yang dilakukan itu benar. Jika suami salah dalam menyampaikan atau melakukan sesuatu, sebagai istri jangan ragu untuk membenarkan. Begitu juga sebaliknya jika istri salah melakukan sesuatu, kewajiban suami untuk mengarahkan ke jalan yang benar. Dengan ucapan yang lemah lembut maka akan mudah diterima oleh pasangan dan tidak sampai membuat sakit hati.

  • 7. Kurang terbuka dalam keluarga

  • Kurang terbuka adalah salah satu hal yang dapat membuat tidak harmonisnya kehidupan berumah tangga. Jika Anda mempunyai masalah di luar, jangan dipikirkan sendiri, itu akan membuat beban Anda menjadi semakin besar. Berkomunikasi tentang masalah yang diterima kepada pasangan Anda dan menemukan solusinya bersama-sama itu akan meringankan beban masalah Anda.

  • 8. Pergi keluar rumah tanpa alasan

  • Dalam kasus ini banyak contoh dilakukan oleh anak-anak yang beranjak dewasa dan masih labil. Sebagai orang tua, Anda harus lebih ketat dalam menjaga dan mengawasi putra-putri Anda saat akan keluar rumah. Dengan memberikan arahan-arahan tentang hal negatif dan positif di luar rumah, maka putra-putri Anda akan berpikir dan menjauhi hal-hal negatif yang Anda larang.

  • 9. Berprasangka buruk

  • Berprasangka buruk terhadap pasangan akan membuat rasa tidak nyaman dalam rumah tangga. Sifat ini akan menjadikan rasa tidak percaya terhadap semua hal yang dilakukan pasangan. Dengan berpikiran yang baik terhadap pasangan akan menumbuhkan rasa saling percaya dalam kehidupan berumah tangga dan ini akan menambah keharmonisan dalam keluarga.

Bantu kami menyebarkan

Ari Supriadi lahir di Wonogiri dan adalah ayah dari 2 orang putra serta suami dari seorang istri yang sangat cantik. Hubungi saya di e'mail:

Faktor-Faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Fenomena kekerasan dalam rumah tangga hampir setiap hari terbit dan hadir dalam surat kabar, televisi, maupun radio. Lalu pertanyaannya kenapa hal ini bisa terjadi dengan begitu mudah ?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr