8 Trik Mengajar Anak Belajar Lebih Giat

Meminta anak mengerjakan tugasnya dengan lebih giat sebetulnya tak perlu tangisan air mata. Pertentangan pun tak perlu ada, Anda tak harus mengobral bentakan atau marah-marah membuang tenaga. Ada 8 trik yang efektif agar anak giat belajar.

4,427 views   |   1 shares
  • Meminta anak mengerjakan tugasnya dengan lebih giat sebetulnya tak perlu tangisan air mata. Pertentangan pun tak perlu ada, Anda tak harus mengobral bentakan atau marah-marah membuang tenaga. Hal-hal yang diperlukan untuk menolong Anda mengajarnya adalah berikut.

  • 1. Menerima anak apa adanya

  • Jangan membandingkan anak Anda dengan temannya yang pandai di sekolah. Hal ini tidak baik karena setiap anak mempunyai perkembangannya masing-masing. Mengharuskan anak selalu nomor satu atau lebih hebat dari temannya akan membebani si anak. Jadi tak bisa membandingkan anak Anda dengan saudara atau temannya. Hatinya pasti terpukul bila ia tak mendapat standar yang Anda tentukan itu.

  • 2. Biarkan anak memilih

  • Pelajaran sekolah saja memang tak cukup. Karena itu Anda juga harus membekalinya dengan beberapa keterampilan. Banyak orang tua tergoda memilihkan keterampilan tertentu hanya karena keterampilan itu mudah menghasilkan uang. Memang cara berpikir seperti itu tidak salah. Setiap orang tua ingin mempermudah jalan hidup anak-anaknya. Namun memaksakan kehendak tidak akan membuahkan hasil yang baik. Sebaiknya Anda memberi kesempatan anak memilih bidang yang disukainya. Sebelum memilih Anda perlu memperkenalkannya ke segala macam bidang agar wawasannya terbuka, kemudian biarkan anak memilih agar sukses dalam bidangnya.

  • 3. Cari tahu masalah anak

  • Anda sering kali menganggap anak kecil tidak mempunyai persoalan dalam hidupnya. Ketika anak ingin bolos kegiatan pramuka atau tidak mau ke kursusnya Anda berpikir ia malas. Tentu pendapat ini keliru. Bahkan sejak bayi anak sudah mengalami stres artinya berapa pun usia anak mereka tetap bisa ada masalah. Jadi bila anak tidak mau sekolah karena belum membuat PR perlu Anda cari tahu penyebabnya. Selidiki apakah karena bosan dengan pelajarannya atau gurunya yang tak sesuai dengan harapannya. Dengan mengetahui penyebabnya Anda bisa membantunya mencari jalan keluar.

  • 4. Membagi pengalaman Anda

  • Jangan sekali-kali Anda menggerutu di depan anak karena lelah bekerja seharian di kantor. Bisa jadi dalam pikiran anak bahwa bekerja adalah pekerjaan yang berat dan menyebalkan. Gambarkan pekerjaan Anda dan ceritakan pada anak pengalaman di kantor secara positif. Dengan begitu ia pun akan termotivasi bekerja lebih keras supaya berhasil seperti Anda. Banyak hal positif dalam pekerjaan Anda yang bisa Anda ceritakan kepada anak-anak. Cara ini juga membuat anak mengenal dunia kerja sejak dini.

  • 5. Beri hadiah

  • Advertisement
  • Orang tua sebetulnya sering kali melontarkan pujian bahkan dalam hal sepele sekalipun. Kata-kata yang digunakan misalnya Anda berkata "pandai" atau "begitu dong". Bila anak rajin sedikit saja Anda sudah memujinya. Kalau anak belajar rajin semalam suntuk pun Anda cuma memujinya lantas bagaimana makna khusus bagi anak? Pujian saja tidak cukup. Karena itu sediakan hadiah-hadiah kecil bila ia berhasil mengerjakan tugasnya dengan baik atau membawa pulang nilai yang baik. Hadiah-hadiah itu membuatnya berpikir bahwa Anda menaruh perhatian besar terhadap ketekunannya.

  • 6. Jangan cuma pandai mengancam

  • Memberinya target nilai saat anak akan berangkat ulangan tentu baik sekali. Bagaimana pun anak memang harus diajar untuk mempunyai harapan. Tetapi mengancamnya dengan kalimat "Awas ya bila tidak membawa nilai 10, kamu tidak boleh nonton televisi hari ini", dengan begitu membuatnya kecil hati bila ia tidak bisa mendapatkan nilai yang baik. Anda harus ingat ulangan merupakan pengujian bagi anak yang diberikan guru. Bila nilainya jauh di bawah harapan jangan buat kecil hati. Bangkitkan semangatnya dan tanyakan apa yang belum ia mengerti dan jelaskan dengan baik.

  • 7. Biarkan anak menentukan kegiatan

  • Sebagai orang tua Anda harus memberikan kebebasan anak untuk memilih pelajaran apa yang harus dipelajari saat ini. Anda hanya mengingatkan pelajaran yang harus disiapkan untuk esok hari. Setelah itu biarkan ia menentukan pelajaran yang mana perlu disiapkan kemudian. Biarkan anak memilih kegiatan yang disukainya bermain bola atau pergi ke pesta ulang tahun temannya. Sebagai orang tua Anda boleh saja mengemukakan alasan yang baik bila tidak setuju atas pilihan anak. Tetapi biarkan anak Anda memutuskannya sendiri.

  • 8. Jelaskan alasan Anda

  • Bila Anda berharap anak menguasai bidang tertentu sementara ia tak menginginkannya, terangkan dengan jelas apa maksud Anda dan mengapa Anda merasa ia perlu mempelajari bidang itu. Hindari berteriak-teriak memaksanya belajar bidang tertentu. Percayalah begitu teriakan itu habis ia akan berhenti mendengarkan Anda.

  • Dari hal-hal tersebut di atas ingatlah "berikan pilihan pada anak Anda ketimbang ancaman" niscaya akan berhasil.

Bantu kami menyebarkan

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

8 Trik Mengajar Anak Belajar Lebih Giat

Meminta anak mengerjakan tugasnya dengan lebih giat sebetulnya tak perlu tangisan air mata. Pertentangan pun tak perlu ada, Anda tak harus mengobral bentakan atau marah-marah membuang tenaga. Ada 8 trik yang efektif agar anak giat belajar.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr