10 Pelajaran Keuangan untuk Anak Sebelum Mereka Dewasa

Hari ini, ajaklah anak Anda untuk membuka rekening tabungan di bank dan jelaskan bahwa menabung dapat menjadi sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kehidupannya kelak.

5,269 views   |   shares
  • Seorang ayah memikirkan apa warisan terbaik yang dapat dia berikan kepada anak-anaknya, terutama di bidang keuangan. Dia mempertimbangkan bahwa dengan segala ketidakstabilan ekonomi yang terjadi di dunia sekarang, dia ingin anak-anaknya menjadi mandiri dan bertanggung jawab secara keuangan ketika mereka dewasa kelak. Seperti ayah ini, kita sebagai orang tua juga mengkhawatirkan bagaimana keadaan ekonomi di masa depan, apalagi jika kita juga mempertimbangkan faktor eksternal yang terjadi di negara kita, seperti utang negara yang memengaruhi jaringan pengaman sosial penduduk, laju inflasi dan devaluasi mata uang domestik. Ditambah lagi dengan pengaruh pasar bebas yang menghadirkan beragam produk asing yang semakin mendorong gaya hidup konsumtif, pembelian secara kredit, dan sebagainya.

  • Ayah ini merumuskan 10 pelajaran berharga yang dapat orang tua ajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat mandiri dan bertanggung jawab secara keuangan sedini mungkin. Ayah ini kemudian membagikannya kepada orang tua lainnya untuk dapat menjadi bahan pertimbangan kita semua di artikel yang berjudul "10 Things I Want My Kids to Learn About Money Before They're Adults". Berikut adalah 10 pelajaran keuangan untuk anak sebelum mereka beranjak dewasa.

  • 1. Tidak ada yang berhutang apapun kepada Anda

  • Banyak orang di dunia yang sering kali berpikir bahwa orang lain atau sekelompok orang (orang tua, keluarga, pasangan, negara) atau bahkan Tuhan bertanggung jawab untuk mengurus mereka dan memastikan mereka akan baik-baik saja, termasuk secara keuangan. Sayang sekali ini tidaklah benar, atau semestinya tidak dibenarkan. Anda harus mandiri dan mengupayakan kesejahteraan keuangan Anda sekuat tenaga Anda. Yang perlu diingat adalah kita semua akan dinilai, dibayar dan dihargai berdasarkan kualitas dan kinerja kerja kita serta kemampuan kita untuk berkreasi, berjuang dan berprestasi.

  • 2. Utang adalah kanker

  • Utang adalah kanker bagi diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat. Utang mematikan kreativitas dan mematahkan semangat kita. Utang membelenggu kita. Utang memadamkan mimpi dan gol-gol keuangan di masa depan. Ada ungkapan yang terkenal yang berbunyi, "Siapa yang memahami bunga – memperolehnya. Siapa yang tidak memahami bunga – membayarnya." Yang manakah kita?

  • 3. Menabunglah untuk keadaan darurat

  • Advertisement
  • Menurut pengalaman pribadi ayah ini dan kebanyakan dari kita, uang tabungan di bank (bukan investasi) adalah pelindung terbaik terutama di masa-masa susah, misalnya ketika kehilangan pekerjaan atau ada anggota keluarga yang sakit. Ketika muda, mungkin sulit untuk memikirkan tentang menabung, tetapi upayakanlah untuk memiliki tabungan minimal sebesar 3 bulan gaji untuk dana darurat Anda.

  • 4. Hidup sederhana

  • Saat ini kita sebagai orang tua hidup dalam era globalisasi di mana gaya hidup konsumtif dianggap wajar. Bayangkan apa godaan yang akan anak-anak Anda hadapi ketika mereka dewasa kelak. Ajarkan anak-anak Anda melalui teladan Anda untuk hidup hemat dan sederhana. Misalnya dengan memiliki satu telepon pintar saja alih-alih memiliki banyak gadget dari berbagai merek produsen.

  • 5. Pikirkan baik-baik, selama mungkin, ketika menghadapi keputusan besar keuangan

  • Pikirkan dan rundingkan bersama keluarga ketika menghadapi keputusan besar keuangan seperti berganti pekerjaan, membeli mobil baru atau liburan sekeluarga ke luar negeri. Pertimbangkan baik buruknya keputusan ini bagi keuangan Anda. Berikan diri Anda waktu untuk berpikir setidaknya beberapa hari.

  • 6. Pertahankan kredit Anda

  • Walaupun Anda tidak berminat meminjam uang dari bank, tetapi tetaplah pertahankan kredit baik Anda. Bayarlah tagihan kartu kredit secara penuh sebelum tanggal jatuh tempo. Hindari tunggakan berbunga tinggi. Bank atau badan peminjam dana lainnya, bahkan universitas Anda, akan melihat nilai kredit Anda ketika mempertimbangkan untuk menawarkan bantuan atau pinjaman uang kepada Anda. Logikanya sederhana, tidak ada yang mau menawarkan bantuan atau pinjaman dana kepada orang yang tidak bijaksana dalam urusan keuangan.

  • 7. Perbaiki sendiri, jika bisa

  • Lakukan sendiri perawatan rumah dan kendaraan Anda. Belajarlah mengecat rumah dan mengurus pekarangan Anda sendiri. Belajarlah mengganti ban kempes dan merawat mesin kendaraan. Namun, sadari juga bahwa ada beberapa hal yang lebih efektif dan hemat apabila diserahkan kepada ahlinya, misalnya memanggil tukang ledeng jika pipa air Anda sudah bocor selama berhari-hari.

  • 8. Pilihlah teman-teman sejati

  • Ingatlah bahwa orang-orang berpikiran dangkal menilai Anda dari harta benda yang Anda miliki. Mereka adalah teman-teman palsu yang hanya berada di sekitar Anda untuk memanfaatkan Anda. Mereka akan membuat Anda merasa sangat penting dan diperhatikan, tetapi hanya untuk sementara. Ingatlah bahwa teman-teman sejati menilai Anda dari karakter yang Anda miliki. Persahabatan sejati berlangsung seumur hidup dan bertahan dalam suka duka karena berdasarkan rasa saling percaya, saling menguatkan, menghormati, integritas, kejujuran, dan kasih sayang.

  • Advertisement
  • 9. Jangan mengorbankan apa yang paling berharga bagi Anda demi gaji yang besar

  • Ingatlah apa yang paling penting dalam kehidupan ini: keluarga, kesehatan, kebahagiaan dan kepuasan batin. Manakah yang lebih membuat hati Anda tersenyum, ruangan pribadi berukuran besar di kantor atau gelak tawa anak ketika bermain kejar-kejaran bersama Anda? Manakah yang lebih baik bagi Anda, lembur berhari-hari demi bonus besar atau tidur yang cukup bersama pasangan Anda? Belajarlah untuk berpuas diri dan mengatur prioritas Anda.

  • 10. Menabunglah sekarang juga

  • Kembali ke poin dua di atas tentang bunga. Ketika Anda menabung di bank, Anda akan memperoleh bunga. Bunga Anda akan terus bertambah semakin lama Anda menabung. Hari ini, ajaklah anak Anda untuk membuka rekening tabungan di bank dan jelaskan bahwa menabung dapat menjadi sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kehidupannya kelak.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

10 Pelajaran Keuangan untuk Anak Sebelum Mereka Dewasa

Hari ini, ajaklah anak Anda untuk membuka rekening tabungan di bank dan jelaskan bahwa menabung dapat menjadi sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kehidupannya kelak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr