Melihat dan Mengenali Diri Sendiri

Kita melihat diri kita melalui kacamata yang membias dan menghasilkan gambaran yang cenderung menyimpang dari sosok diri kita yang sebenarnya.

9,633 views   |   49 shares
  • Kita mempunyai sepasang mata untuk melihat berbagai hal di sekitar kita. Akan tetapi jangkauan penglihatan kita sangat terbatas. Bahkan untuk melihat rupa kita sendiri, kita memerlukan alat bantu berupa cermin dan harus puas atas kenyataan bahwa sosok yang terlihat di dalam cermin hanyalah bayangan dari diri kita yang sebenarnya.

  • Keterbatasan penglihatan ini tidak hanya berlaku pada mata lahiriah saja. Mata batiniah kita pun mengalami kesulitan untuk melihat ke dalam diri kita secara jelas. Tampaknya, penglihatan batiniah kita turut terpengaruh oleh pola penglihatan optis kita yang cenderung mengarah ke luar, sehingga secara alami, hal-hal yang berada di luar diri kita tampak lebih nyata daripada hal-hal yang ada dalam diri kita. Kelemahan-kelemahan orang lain terlihat lebih jelas sementara kelemahan-kelemahan kita sendiri terlihat samar, sehingga dalam menangani berbagai persoalan, kita lebih mudah menimpakan kesalahan kepada pihak lain dan cenderung menampik kemungkinan adanya kontribusi yang telah turut kita berikan atas terjadinya persoalan tersebut. Kita selalu merasa bahwa kitalah yang benar dan orang lain salah.

  • Selain itu, dalam interaksi antarpribadi sehari-hari, kita juga cenderung merasa lebih baik daripada orang lain dan sulit melihat diri kita secara lebih objektif. Kita melihat diri kita melalui kacamata yang membias dan menghasilkan gambaran yang cenderung menyimpang dari sosok diri kita yang sebenarnya. Bila tidak segera disadari kondisi ini dapat membuat kita terjebak dalam perangkap sikap yang berpusat pada diri sendiri dan menjadi sulit berubah.

  • Berikut ini adalah 4 gagasan yang dapat menolong kita agar dapat melihat dan mengenali diri kita secara lebih objektif:

  • 1. Cahaya nurani

  • Meskipun secara alami, kita sulit melihat diri ke dalam diri kita secara jelas namun dalam sanubari terdalam kita, terdapat cahaya lembut yang menerangi mata jiwa kita. Cahaya itu terletak dalam tataran pembedaan intuitif antara baik dan buruk. Cahaya itu adalah nurani kita. Melalui cahaya nurani kita dapat menelaah diri kita sendiri dan sedikit demi sedikit mulai mengenali kelemahan-kelemahan kita, lalu melakukan perubahan yang diperlukan.

  • Bila kita membiarkan berbagai nafsu pribadi menguasai diri kita, lambat laun cahaya tersebut akan meredup dan akan semakin memburamkan mata jiwa kita. Sebaliknya bila kita terus berupaya agar kehidupan kita tetap berada di ranah kebaikan, cahaya itu lambat laun akan semakin berpendar hingga mencapai setiap sudut yang tersembunyi dalam ruang batin kita. Nurani yang bersih membantu kita untuk melihat diri kita secara lebih jujur dan apa adanya.

  • Advertisement
  • 2. Evaluasi dan introspeksi diri

  • Kemampuan untuk melihat diri kita sendiri secara apa adanya adalah penting bagi pertumbuhan kepribadian kita. Kualitas hubungan kita dengan orang lain dipengaruhi oleh seberapa baik kita mengenali diri kita sendiri. Introspeksi adalah cara yang baik bagi kita untuk mengenali kelemahan diri dan melakukan perbaikan. Introspeksi dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan korektif kepada diri sendiri.

  • Melakukan evaluasi terhadap diri sendiri memang tidak mudah. Kita harus berani untuk menyingkirkan egoisme serta keangkuhan pribadi kita dan dengan rela menggunakan cermin kejujuran dalam menelaah hati kita. Kita harus mampu melawan kecenderungan penolakan dari dalam untuk mengakui kelemahan diri sendiri. Kecuali kita telah merasa puas dengan apa adanya diri kita saat ini, dan tidak lagi melihat adanya ruang bagi peningkatan kualitas pribadi, maka introspeksi adalah sebuah kebutuhan mutlak.

  • 3. Bercermin pada orang lain

  • Bercermin pada orang lain dapat menolong kita untuk mengenali diri kita sendiri dengan berbagai kekurangan atau pun kelebihan yang ada pada diri kita. Meskipun demikian, bercermin pada orang lain tidaklah berarti sebagai upaya inventarisasi atas seluruh kelemahan atau kelebihan pribadi antara diri kita sendiri dan orang lain. Demikian pula itu tidak berarti sebagai upaya untuk tampil sebagai tiruan dari kepribadian orang yang kita jadikan panutan. Bercermin pada orang lain lebih sebagai cara untuk meningkatkan kualitas tulen pribadi kita melalui pengaruh dari keteladanan orang lain. Dalam upaya pengembangan pribadi seperti ini, menjadi diri sendiri adalah penting tanpa mengesampingkan perlunya belajar dari teladan orang lain.

  • 4. Bantuan Ilahi

  • Sebaik apapun upaya kita untuk mengenali diri sendiri, namun hal itu masih saja dibayangi oleh keterbatasan-keterbatasan manusiawi kita. Kuasa Ilahi dapat membantu untuk memperkuat nurani kita dalam melakukan penyelidikan terhadap hati kita, mengenali kekurangan dan sifat-sifat buruk, lalu berupaya mengatasinya. Dalam doa-doa dan meditasi pribadi, kita perlu memohon bantuan Tuhan untuk mengenali hal-hal yang memerlukan koreksi dalam diri kita. Kita harus cukup rendah hati untuk menerima dan mengakui kelemahan kita, dan memberi ruang bagi campur tangan Tuhan untuk membantu kita dalam upaya memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang unggul.

  • Upaya untuk mengenali dan memperbaiki diri adalah upaya seumur hidup yang memerlukan konsistensi. Terkait dengan upaya ini, mungkin saja kita tidak akan pernah sampai pada tahap tuntas bahkan hingga penghujung hayat kita di dunia ini. Oleh karena itu, teruslah berusaha untuk mengenali diri sendiri dan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.

  • Advertisement
Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Setiaman Zebua is a native of Nias, Sumatra Utara,now living in Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, and working for a family owned catering business. He is a father of two.

Melihat dan Mengenali Diri Sendiri

Kita melihat diri kita melalui kacamata yang membias dan menghasilkan gambaran yang cenderung menyimpang dari sosok diri kita yang sebenarnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr