Cara Membantu Keuangan Anak Anda yang Sudah Dewasa

Membantu orang lain mencapai kemandirian keuangan dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi seseorang, terutama apabila Anda menolong anak Anda sendiri dalam mencapai gol-gol mereka yang membutuhkan bantuan keuangan.

1,131 views   |   shares
  • Membantu orang lain mencapai kemandirian keuangan dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi seseorang, terutama apabila Anda menolong anak Anda sendiri dalam mencapai gol-gol mereka yang membutuhkan bantuan keuangan. Gol-gol ini bisa saja mencakup bantuan keuangan untuk uang kuliah, biaya pernikahan, membeli kendaraan atau membayar uang muka rumah, yang kesemuanya merupakan gol-gol yang penting dan baik bagi masa depan anak Anda.

  • Ketika anak Anda yang sudah dewasa meminta bantuan keuangan, mungkin akan sulit bagi Anda untuk menolaknya, tetapi Anda tetap harus menilai setiap kasus berdasarkan situasi dan kepribadian anak Anda masing-masing. Apabila anak Anda yang biasanya bertanggung jawab dan tidak pernah meminta bantuan keuangan dari Anda membutuhkan bantuan Anda, misalnya karena keadaan darurat, seperti biaya pengobatan rumah sakit untuk istri atau anaknya, Anda dapat mempertimbangkan untuk memberi bantuan keuangan setelah berembuk dengan pasangan Anda.

  • Apabila anak Anda membutuhkan tambahan uang muka untuk membeli rumah atau mobil, Anda harus menetapkan dengan jelas apa bantuan yang akan Anda berikan, apakah itu berupa pinjaman atau bantuan cuma-cuma. Jika Anda memberikan pinjaman kepada anak Anda, tetapkan dengan jelas aturan dan ketentuan pembayaran kembali utangnya kepada Anda. Jika Anda memberikan bantuan secara cuma-cuma, Anda juga perlu menjelaskan apa yang Anda harapkan dari anak Anda. Misalnya, jika Anda membantu pembayaran uang muka motor anak Anda untuk dia pakai bekerja dan berkuliah, Anda berhak meminta anak Anda untuk merawat motornya dengan baik, tidak meminjamkan motor itu kepada sembarang teman, dan untuk selalu taat pada aturan berlalu lintas.

  • Lain cerita apabila Anda memperhatikan bahwa anak Anda berulang kali meminta bantuan keuangan dari Anda, misalnya karena dia kurang bijaksana mengatur prioritas keuangannya, tidak bekerja atau terlalu boros, Anda perlu mempertimbangkan untuk membantunya dengan cara lain selain memberikan pinjaman atau uang saku bulanan. Anda dapat mengajarkannya tentang mengatur keuangan secara bijaksana, membuat anggaran, menabung atau membantunya mencari pekerjaan atau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Diskusikan dengan anak Anda akar permasalahan keuangannya. Bahaslah dengan anak Anda untuk membuat rencana keuangan jangka pendek, menengah dan panjang. Terus-menerus memberikan bantuan keuangan kepada anak yang seperti ini tidak akan mengajarkan mereka untuk mencapai kemandirian keuangan.

  • Advertisement
  • Bagaimana jika anak Anda membutuhkan bantuan Anda untuk mendapatkan pinjaman bersama dari bank? Pinjaman ini adalah pinjaman yang Anda peroleh dari bank dengan menggunakan nama anak Anda dan Anda sebagai peminjam, dengan demikian Anda juga akan bertanggung jawab atas pembayaran kembali pinjaman ini kepada bank yang bersangkutan. Pinjaman ini berisiko tinggi dan dapat merugikan Anda, misalnya anak Anda ingin meminjam dari bank untuk membuka usaha baru. Anda tidak tahu pasti apakah usaha baru anak Anda akan berhasil atau malah akan merugi. Anda perlu mengetahui dan memahami risiko yang akan Anda hadapi sebelum Anda menandatangani pinjaman bersama ini.

  • Ada beberapa risiko yang akan Anda hadapi dalam melakukan pinjaman bersama. Pertama adalah bahwa Anda akan bertanggung jawab atas pinjaman itu walaupun Anda sama sekali tidak menikmati uang pinjaman tersebut. Ketika peminjam utama, alias anak Anda, lalai membayarkan kewajibannya ke pihak bank, maka bank tersebut sebagai kreditur akan menuntut pertanggungjawaban Anda. Sering kali debt collector yang diutus oleh bank akan menagih pembayaran cicilan pinjaman ke rumah atau kantor Anda dan apabila Anda menolak atau tidak sanggup membayar, maka pihak bank dapat membawa Anda ke meja pengadilan. Kedua, apabila anak Anda sebagai peminjam utama sering terlambat dalam melakukan pembayaran cicilan pinjamannya, itu akan muncul pada laporan kredit Anda juga. Selain itu, pinjaman bersama ini akan mengurangi rasio pendapatan-utang Anda, yang selanjutnya akan menyulitkan Anda untuk memperoleh pinjaman selanjutnya di masa depan. Yang terakhir adalah meskipun Anda menandatangani pinjaman bersama, itu bukan berarti Anda adalah pemilik bersama dari usaha atau kendaraan atau rumah yang anak Anda miliki. Jika nama Anda tidak tertera pada akta pendirian usaha atau surat kepemilikan kendaraan atau rumah tersebut, maka itu bukan milik Anda melainkan milik anak Anda seorang, meskipun Anda yang lebih sering melakukan pembayaran atau lebih banyak mengeluarkan uang untuk pinjaman tersebut.

  • Semua ini kembali lagi kepada Anda. Keputusan Anda untuk membantu keuangan anak Anda, baik berupa uang maupun berupa saran, sepenuhnya berada di tangan Anda. Anda hendaknya bersikap adil, bijaksana dan tidak berada di bawah tekanan apa pun ketika membantu anak Anda, termasuk dalam hal keuangan.

Bantu kami menyebarkan

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Cara Membantu Keuangan Anak Anda yang Sudah Dewasa

Membantu orang lain mencapai kemandirian keuangan dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi seseorang, terutama apabila Anda menolong anak Anda sendiri dalam mencapai gol-gol mereka yang membutuhkan bantuan keuangan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr