4 Saran untuk Mengatasi Duka Karena Kematian

Peristiwa kematian sering kali menjadi kemalangan dan duka terbesar bagi para anggota keluarga yang ditinggalkan.

5,977 views   |   8 shares
  • Dalam kebijaksanaan-Nya, Sang Maha Pencipta telah menempatkan umat manusia di bumi ini untuk hidup dalam sebuah unit sosial terkecil yaitu keluarga. Kehidupan sebagai sebuah keluarga diawali saat sepasang insan yang telah cukup dewasa mengambil keputusan untuk hidup bersama sebagai suami-istri dalam ikatan pernikahan. Selanjutnya, kehadiran anak-anak semakin menyempurnakan kebahagiaan keluarga ini. Hasrat untuk hidup berkeluarga pun secara alami akan tertanam dalam diri anak-anak mereka. Pada waktunya kelak, anak-anak yang telah hadir dalam sebuah keluarga, juga akan membangun keluarga masing-masing seperti orang tua mereka.

  • Dalam keluarga, ikatan batin dan kasih sayang terjalin di antara para anggotanya. Tak seorang pun di antara mereka yang ingin kehilangan satu sama lain. Sebagai sebuah kelompok sosial, ada rasa saling ketergantungan dan saling membutuhkan di antara mereka. Mereka bersatu dalam berbagi sukacita maupun saat menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Bagi mereka, kebahagiaan yang hakiki ialah ketika mereka senantiasa ada bagi satu sama lain dalam keadaan apa pun. Dalam diri mereka terdapat naluri luhur dan bersifat mendasar yang menginginkan agar mereka tetap bersama selamanya dalam ikatan keluarga. Sayangnya, ada satu musuh yang selalu mengintai dan siap setiap saat untuk merusak kebahagiaan dan hasrat luhur ini. Musuh itu ialah kematian.

  • Peristiwa kematian sering kali menjadi kemalangan dan duka terbesar bagi para anggota keluarga yang ditinggalkan. Berikut ini adalah 4 saran yang dapat membantu Anda agar tetap kuat saat menghadapi kedukaan ketika ditinggalkan oleh salah seorang anggota keluarga Anda yang Anda sayangi:

  • Keikhlasan dan penerimaan

  • Saat mengalami duka karena kematian, sikap ikhlas sangatlah diperlukan. Meskipun naluri alamiah kita menginginkan agar kita selalu bersama dengan orang-orang yang kita kasihi, namun hal itu tidak membatalkan kenyataan bahwa setiap manusia yang terlahir ke dunia ini, pada suatu saat pasti akan mati. Selain itu, banyak hal tentang kematian merupakan misteri dan berada di luar ruang lingkup pengetahuan manusiawi kita. Oleh karena itu, diperlukan sikap yang mampu memahami dan menerima keadaan yang bersifat kodrat tersebut sebagai sesuatu yang tak terelakkan dan berada di luar kendali kita.

  • Harapan dan keyakinan

  • Tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan secara pasti tentang misteri di balik tabir kematian. Oleh karena itu, adalah baik bila Anda tetap memiliki harapan pada saat-saat penuh duka dan kehilangan karena kematian salah satu anggota keluarga. Isilah batin Anda dengan harapan dan keyakinan akan masa depan. Meskipun kita tidak mengetahui secara pasti, akan tetapi harapan-harapan positif seperti kemungkinan adanya kehidupan di balik kematian atau harapan akan dipertemukannya Anda kembali dengan orang-orang yang Anda sayangi yang telah meninggal, dapat menolong Anda untuk memiliki semangat untuk melewati masa-masa duka serta melanjutkan kehidupan Anda setelahnya.

  • Advertisement
  • Selain itu, jangan memfokuskan pikiran Anda pada hal-hal yang bersifat misteri atau pertanyaan-pertanyaan yang rumit dan tak terjawab tentang kehidupan. Hal itu hanya akan menambah kekosongan jiwa Anda dan semakin membuat Anda terguncang. Sekali lagi milikilah harapan, berusahalah untuk selalu bersikap positif bahkan dalam keadaan duka sekali pun.

  • Hindari penyesalan yang berlebihan

  • Saat ditinggalkan oleh orang tercinta, sangatlah mudah untuk larut dalam penyesalan dikarenakan adanya keinginan atau harapan Anda yang belum sempat Anda wujudkan bersamanya saat ia masih hidup. Perasaan ini wajar, namun usahakanlah agar Anda tidak terbawa dalam penyesalan berkepanjangan yang pada akhirnya hanya akan membuat Anda semakin kehilangan harapan. Anda perlu bangkit dari perasaan yang seolah-olah segala sesuatu dalam kehidupan Anda telah hancur atau berakhir saat kepergian orang yang Anda sayangi. Bagaimanapun penyesalan seperti ini tidak positif bagi kesehatan jiwa dan fisik Anda.

  • Ingatlah bahwa hidup di dunia tidak pernah sempurna. Seandainya pun keinginan Anda tersebut sempat terlaksana, kemungkinan besar masih saja ada hal-hal lainnya yang akan Anda sesali saat orang yang Anda kasihi meninggalkan Anda karena kematian.

  • Berada bersama para anggota keluarga yang lain

  • Saat-saat mengalami duka, berada bersama dan saling menguatkan antarsesama anggota keluarga dan kerabat lainnya adalah penting. Bila dalam keluarga Anda terdapat anak-anak yang masih kecil, tetaplah bersama mereka selama masa-masa kedukaan. Nikmatilah kegembiraan bersama mereka. Keceriaan anak-anak dapat memberikan pengaruh yang positif untuk mengurangi kesedihan.

  • Kematian adalah kodrat tak terelakkan dari kehidupan. Ia dapat datang secara alami, tak jarang pula ia datang secara tragis. Apapun keadaannya, bersabarlah saat ia menghampiri salah satu anggota keluarga Anda.

Bantu kami menyebarkan

Setiaman Zebua is a native of Nias, Sumatra Utara,now living in Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, and working for a family owned catering business. He is a father of two.

4 Saran untuk Mengatasi Duka Karena Kematian

Peristiwa kematian sering kali menjadi kemalangan dan duka terbesar bagi para anggota keluarga yang ditinggalkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr