Penyebab Anak tidak Betah di Rumah

Anda tidak perlu harus meniru apa yang terjadi di rumah keluarga temannya, tetapi yang paling penting adalah kasih sayang yang Anda berikan kepada anak Anda adalah kasih yang tulus dan murni.

27,294 views   |   117 shares
  • Sebagai orang tua, tentunya Anda akan merasa sangat sebal bila anak Anda sering pergi keluar rumah. Alih-alih marah dan terus mengomel karena nasihat Anda tidak dihiraukannya, simaklah penuturan Dr. Weny Savitri Sembiring Psi, Msi dari Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta, yang akan menjelaskan beberapa faktor mengapa seorang anak menjadi tidak betah berada di rumah:

  • 1. Tidak memiliki jadwal yang teratur

  • Sejak anak Anda masih kecil, coba Anda ingat kembali, apakah Anda telah mengajari mereka untuk terbiasa dengan jadwal harian. Anak-anak yang memiliki jadwal harian, secara tidak langsung mereka akan terbiasa dengan rutinitas di dalam rumah, karena tahu kapan harus mandi, waktu makan, waktu bermain, istirahat, mengerjakan PR, dan sebagainya.

  • Solusinya:

  • Biasakanlah anak Anda sejak dini untuk terbiasa dengan jadwal hariannya, mintalah kepada mereka untuk secara teratur melakukannya, bila sudah terbiasa umumnya jadwal tersebut sama sekali tidak akan membebaninya.

  • 2. Tidak memiliki kegiatan yang digemarinya

  • Rumah seharusnya menjadi tempat yang paling aman, menyenangkan dan membahagiakan bagi seseorang. Namun, bila seorang anak tidak menjumpai hal-hal tersebut di rumahnya, maka dapat dipastikan mereka tidak akan pernah merasa nyaman di rumah sendiri.

  • Solusinya:

  • Sebagai orang tua, sebelum Anda meminta anak Anda untuk tidak sering keluar rumah, ada baiknya terlebih dahulu Anda memahami situasi di dalam rumah. Pastikan bahwa keadaan rumah sudah nyaman dan terdapat fasilitas yang dapat menunjang kegiatan anak Anda. Anda bisa buktikan, bila hal-hal tersebut ada di dalam rumah Anda, maka anak Anda akan enggan untuk meninggalkan rumahnya berlama-lama.

  • 3. Keluarga yang tidak harmonis

  • Kurangnya komunikasi sebagai anggota keluarga, kurangnya kasih sayang dari orang tuanya, atau orang tua yang terlalu otoriter, hal-hal demikian dapat menyebabkan seorang anak merasa tidak betah berada di dalam rumah.

  • Solusinya:

  • Agar betah seorang anak sangat membutuhkan suasana yang harmonis di dalam rumahnya. Oleh karena itu, sebagai orang tua, ini adalah tanggung jawab Anda bersama pasangan untuk selalu bisa menghadirkan keharmonisan di dalam keluarga Anda, hindari sikap otoriter dan keras kepala, perbanyaklah waktu untuk berkomunikasi sebagai keluarga, ciptakanlah sebuah tradisi yang sehat, luangkan waktu untuk berlibur bersama di akhir pekan, dan sebagainya.

  • 4. Karakter bawaan si anak

  • Advertisement
  • Ada beberapa anak yang memang memiliki karakter bawaan sejak dari kecil tidak terbiasa berdiam diri di dalam rumah dalam waktu yang lama. Anak-anak dengan karakter demikian biasanya sangat menyukai kegiatan lapangan, sehingga terkesan ingin selalu bermain di luar.

  • Solusinya:

  • Bila sudah demikian Anda tidak boleh memaksa anak Anda untuk menuruti keinginan Anda, Anda harus bisa mencarikan solusi lain, sehingga anak Anda tetap bisa melakukan kegiatannya dan Anda juga tidak perlu dibuat khawatir oleh aktivitasnya. Kegiatan-kegiatan seperti ekstrakulikuler, mendaftarkannya ke dalam klub-klub olahraga, sanggar-sanggar kesenian, adalah beberapa saran yang bisa Anda pertimbangkan.

  • 5. Tidak memiliki teman di rumah

  • Sering kali terjadi pada anak-anak di mana kedua orang tuanya adalah pekerja, atau si anak sendiri adalah anak tunggal, sehingga merasakan kesepian di dalam rumahnya.

  • Solusinya:

  • Melarang anak untuk keluar rumah adalah cara yang salah, bila si anak sudah cukup besar dan sudah mampu untuk mengurusi dirinya sendiri, berikanlah kelonggaran kepadanya untuk bisa bermain dengan kawan-kawannya, atau bila perlu mintalah kawan-kawan anak Anda untuk bermain di rumah Anda sehingga Anda tidak perlu merasa was-was lagi.

  • 6. Rasa takut

  • Rasa takut sering kali menjadi penyebab mengapa anak tidak betah berada di dalam rumah. Hal ini kerap terjadi pada anak yang keluarganya baru saja melakukan pindah rumah atau karena rumah yang baru cukup menyeramkan bagi si anak.

  • Solusinya:

  • Bila anak Anda belum cukup besar tentunya memiliki pendamping adalah suatu keharusan, bersihkan rumah baru Anda, cat kembali dinding-dindingnya dengan warna yang ceria, perbanyak pencahayaan sehingga rumah menjadi terang.

  • 7. Suasana rumah yang membosankan

  • Bisa jadi di rumah temannya anak Anda merasakan suasana hangat dan kekeluargaan, namun sebaliknya tidak dia jumpai di dalam rumahnya sendiri.

  • Solusinya:

  • Sebagai orang tua Anda harus bisa menjelaskan kepadanya bahwa setiap keluarga memiliki ciri khas masing-masing yang tidak sama satu dengan yang lainnya. Anda tidak perlu harus meniru apa yang terjadi di rumah keluarga temannya, tetapi yang paling penting adalah kasih sayang yang Anda berikan kepada anak Anda adalah kasih yang tulus dan murni. Bila Anda sebagai orang tua bisa melakukan hal ini, maka anak Anda akan bisa mengenali serta merasakan perhatian dari Anda di dalam hatinya, dan mensyukuri keadaannya.

  • Advertisement
1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Penyebab Anak tidak Betah di Rumah

Anda tidak perlu harus meniru apa yang terjadi di rumah keluarga temannya, tetapi yang paling penting adalah kasih sayang yang Anda berikan kepada anak Anda adalah kasih yang tulus dan murni.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr