9 Karakter Teman yang Perlu Dihindari di Jejaring Sosial

Perlu diingat kita tetap tidak boleh menghakimi mereka secara langsung atau hanya menilai mereka dari sampul luarnya saja.

14,028 views   |   12 shares
  • Jejaring sosial pertemanan di dunia maya seperti Facebook dan Twitter, adalah tempat yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi, dari yang hanya sekadar digunakan untuk mengisi waktu luang, berbisnis, bertemu dengan kawan-kawan lama, hingga tempat untuk mencurahkan isi hati.

  • Jejaring sosial pertemanan memiliki banyak sekali manfaat dan salah satunya adalah mengungkapkan jati diri seseorang. Bila diperhatikan secara saksama, setiap status yang ditulis atau pun postingan yang dikirim oleh seseorang, sesungguhnya hal tersebut mencerminkan kepribadian si pemiliknya. Nah, dari hal-hal tersebut kita dapat menentukan teman-teman mana saja yang dapat kita dekati dan mana saja yang patut kita waspadai. Dikutip dari pelbagai sumber, berikut ini beberapa karakter teman yang perlu kita hindari di jejaring sosial:

  • 1. Mereka yang suka mendramatisasi

  • Mereka yang suka mendramatisasi suatu kejadian biasanya hanya mencari perhatian dari orang lain, umumnya mereka merasa kesepian atau tidak memiliki cukup banyak teman, sehingga dengan menyampaikan sebuah cerita yang didramatisasi yang bersangkutan berharap mendapatkan simpati dari orang lain.

  • 2. Mereka yang insecure

  • Mereka yang insecure umumnya tidak memiliki rasa percaya diri yang baik, hampir sama dengan mereka yang suka mendramatisasi, mereka yang insecure biasanya akan berusaha untuk mendapatkan perhatian atau berharap mendapat simpati dan pujian dari orang lain, contohnya: memposting foto diri lalu mengomentari dirinya terlalu gendut padahal tubuhnya selangsing bak boneka barbie.

  • 3. Mereka yang glamor

  • Mereka yang memiliki karakter demikian sering memposting foto-foto dengan latar belakang kemewahan, tempat-tempat pesta yang meriah, mengenakan pakaian serta dandanan yang mahal, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya, kehidupan pribadinya jauh dari hal-hal tersebut. Karakter teman yang demikian sebenarnya hanya bertujuan untuk membentuk citra dirinya di mata teman-temannya bahwa dia mampu dan mengharapkan pujian dari orang lain.

  • 4. Mereka yang suka berceramah

  • Mungkin ada yang memiliki teman suka berceramah dengan menuliskan kalimat-kalimat yang puitis dan cenderung menasihati. Sangat menarik memang, namun bila dalam kehidupan nyata yang bersangkutan tidak konsekuen dengan apa yang telah dia sampaikan di jejaring sosial, maka kita harus berpikir ulang untuk menjadi sahabatnya.

  • 5. Mereka yang suka menikam dari belakang

  • Advertisement
  • Dalam kehidupan sehari-hari mungkin yang bersangkutan nampak bersahabat dan terlihat manis di hadapan kita, namun kemudian berubah 180 derajat ketika kita membaca hal-hal yang dia sampaikan di akun jejaring sosialnya. Karakter teman yang demikian sangat berbahaya dan harus dijauhi, karena sebenarnya kebaikan yang dia tunjukkan sebenarnya menyembunyikan sesuatu yang sangat berbahaya yang dapat menyulitkan orang lain.

  • 6. Mereka yang suka mengeluh

  • Masih ingat beberapa waktu yang lalu seorang mahasiswa di Jogja yang mengeluh karena harus mengantri bahan bakar untuk sepeda motornya. Hal yang bagi kita tampak sepele, namun bagi mereka yang suka mengeluh akan menjadi heboh di jejaring sosial. Ujung-ujungnya yang bersangkutan harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Mereka yang mudah mengeluh umumnya tidak mampu mengontrol emosinya atau empatinya terhadap sekitarnya.

  • 7. Mereka yang bermulut besar

  • Ingat peribahasa yang mengatakan "tong kosong nyaring bunyinya", bagi mereka yang bermulut besar akan sering kali menyampaikan hal-hal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, seperti: suka mengancam, mengkritik, bersumpah serapah, dan sebagainya.

  • 8. Mereka yang suka konfrontasi

  • Karakter teman yang demikian biasanya suka membuat kisruh suasana, mereka tidak bisa menjadi juru damai atau sahabat yang bisa menyelesaikan masalah. Pertimbangkan kembali bersahabat dengannya.

  • 9. Mereka yang sok imut

  • Agak kesulitan menjelaskan hal ini, tetapi dalam bahasa Jawa ada satu kata yang dapat menggambarkan karakter mereka, yaitu "kemayu". Kemayu di sini berarti menggambarkan seseorang yang merasa dirinya cantik, imut, lucu, dan sebagainya. Khususnya bagi para wanita hal tersebut sah-sah saja dilakukan, namun bila pelakunya adalah pria, kita harus berhati-hati apakah dia pria tulen atau tidak. Umumnya mereka yang melakukan hal ini karena tidak memiliki rasa percaya diri yang baik terhadap dirinya, itu mengapa mereka cenderung memberikan informasi dirinya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, atau justru memanipulasi data, seperti: foto selfie yang terlalu cantik seperti boneka, mata belo, kulit putih menggemaskan, dan sebagainya.

  • Setelah mengetahui bahwa ada banyak hal-hal unik dimiliki oleh teman-teman kita di jejaring sosial, kini adalah tugas kita untuk memutuskan akan tetap bersahabat dengan mereka atau tidak. Perlu diingat kita tetap tidak boleh menghakimi mereka secara langsung atau hanya menilai mereka dari sampul luarnya saja. Penilaian-penilaian tersebut hanya didasarkan pada perkiraan semata, sehingga akan lebih bijak bila kita berusaha mengetahui secara langsung kepribadian mereka dengan tetap berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Advertisement
Baca, hidupkan, bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

9 Karakter Teman yang Perlu Dihindari di Jejaring Sosial

Perlu diingat kita tetap tidak boleh menghakimi mereka secara langsung atau hanya menilai mereka dari sampul luarnya saja.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr