Dampak Kematian Suami pada Keuangan Keluarga Anda

Apakah Anda telah atau sedang mengalami cobaan terbesar yang dapat dihadapi oleh seorang istri? Dunia terasa berakhir ketika Anda kehilangan suami Anda. Ketika Anda masih berkabung, hidup harus tetap berjalan.

3,464 views   |   1 shares
  • Apakah Anda telah atau sedang mengalami cobaan terbesar yang dapat dihadapi oleh seorang istri? Dunia terasa berakhir ketika Anda kehilangan suami Anda. Ketika Anda masih berkabung, hidup harus tetap berjalan. Tagihan tetap datang tiap bulannya dan biaya sekolah anak tetap harus dibayar, padahal pendapatan keluarga Anda mengalami perubahan drastis.

  • Para penasihat keuangan menyarankan Anda untuk meluangkan waktu dan membuat perhitungan saksama dalam membuat keputusan keuangan setelah kematian suami Anda. Keputusan yang dibuat secara emosional atau tergesa-gesa akan memiliki dampak keuangan yang sangat memengaruhi kehidupan keluarga Anda untuk jangka panjang.

  • Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah mendapatkan akta kematian suami Anda. Anda hendaknya membuat beberapa salinan dari akta kematian ini dan mengirimkannya ke kantor suami Anda, bank kreditur rumah dan kendaraan Anda, perusahaan asuransi, dan siapa pun yang memiliki urusan keuangan dengan mendiang suami Anda. Apabila Anda tidak yakin mana hutang mendiang suami Anda yang beralih menjadi tanggung jawab Anda dan mana yang tidak, konsultasikan dengan pengacara Anda. Jangan menyetujui untuk membayar tagihan yang bukan tanggung jawab Anda. Namun, Anda perlu mengingat bahwa para kreditur kemungkinan besar akan mengupayakan pembayaran kembali utang mendiang suami Anda dari rumah atau kendaraan yang surat kepemilikannya atas nama mendiang suami Anda. Satu hal lagi yang dapat Anda konsultasikan dengan pengacara Anda adalah mengenai wasiat suami Anda. Untuk melakukan ini, Anda mungkin akan harus pergi ke pengadilan untuk melaksanakan wasiat mendiang suami Anda.

  • Langkah kedua adalah mengevaluasi kembali strategi keuangan Anda, termasuk pemasukan, pengeluaran, dana cadangan, dan tabungan Anda. Kemungkinan besar Anda akan harus mengubah strategi keuangan Anda yang mencakup sumber pendapatan, gaya hidup, kebiasaan belanja Anda. Jika Anda sebelumnya adalah seorang ibu rumah tangga, Anda akan harus mulai bekerja, baik pekerjaan kantoran, freelance, atau bekerja dari rumah, untuk menunjang kehidupan keluarga Anda. Dalam hal pengeluaran, Anda harus mulai menghemat dan menyesuaikan anggaran belanja keluarga. Beritahu anak-anak Anda bahwa akan ada penyesuaian keuangan keluarga dan jelaskan alasannya agar mereka memahami ketika terpaksa ada pengurangan uang saku.

  • Kemudian, jika Anda belum memulainya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai menyisihkan sedikit uang untuk dana pensiun, tabungan atau deposito. Pertimbangkan juga untuk menyisihkan dana cadangan untuk hal-hal tak terduga setidaknya sebesar tiga bulan gaji.

  • Advertisement
  • Langkah selanjutnya adalah melaksanakan kewajiban keuangan Anda. Walaupun Anda sedang berkabung dan kemungkinan besar akan selalu merindukan mendiang suami Anda, jangan mengabaikan kewajiban keuangan Anda, misalnya tagihan listrik, tagihan kartu kredit, biaya sekolah anak, premi asuransi, pajak, dan seterusnya. Mintalah bantuan dari keluarga atau teman bila perlu.

  • Satu hal selanjutnya adalah kemungkinan besar Anda akan harus mengubah prioritas keuangan Anda. Putuskan apa yang ingin Anda lakukan dengan uang Anda dan rencanakan untuk membuat gol-gol keuangan Anda menjadi kenyataan. Apabila uang Anda terbatas untuk mewujudkan gol-gol keuangan Anda, cari tahu dan upayakan bantuan atau keringanan. Misalnya, ada seorang janda yang ingin memajukan kariernya yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan dengan berkuliah malam. Setelah melihat prioritas pengeluarannya dan membayar semua kewajiban keuangannya, janda ini tahu bahwa dia tidak akan mungkin mampu membayar uang kuliah. Namun, dia pantang menyerah dan mencari tahu apa yang dapat dia lakukan untuk mengejar impiannya ini. Dia mencari program beasiswa atau program pinjaman dari yayasan pendonor dengan bunga minimum atau tanpa bunga untuk membiayai uang kuliah. Tidak sampai di situ, dia mencari tahu apakah ada keringanan biaya kuliah atau beasiswa dari universitas apabila dia mendapatkan nilai IPK yang bagus. Kemudian, dia juga mencari pekerjaan sampingan untuk memastikan keuangan keluarganya tidak dirugikan oleh keputusannya untuk berkuliah malam. Semuanya ini dia lakukan agar janda ini dapat menopang keluarganya dengan lebih baik lagi.

  • Yang terpenting yang perlu Anda ingat adalah untuk selalu berpikir optimis. Libatkan bantuan dan dukungan dari keluarga, teman-teman, komunitas ibu tunggal, dan masyarakat sekitar yang peduli kepada Anda. Ingatlah bahwa meskipun Anda harus segera mengupayakan penyesuaian untuk menyeimbangkan keuangan keluarga Anda, jangan tergesa-gesa membuat keputusan keuangan sampai Anda benar-benar siap dan sudah mempertimbangkannya dengan matang.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Dampak Kematian Suami pada Keuangan Keluarga Anda

Apakah Anda telah atau sedang mengalami cobaan terbesar yang dapat dihadapi oleh seorang istri? Dunia terasa berakhir ketika Anda kehilangan suami Anda. Ketika Anda masih berkabung, hidup harus tetap berjalan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr