Terlalu Cepat Serius?

Apa yang dapat orang tua lakukan ketika menyadari anak remaja mereka berada dalam hubungan yang terlalu serius?

6,137 views   |   shares
  • Apa yang dapat orang tua lakukan ketika menyadari anak remaja mereka berada dalam hubungan yang terlalu serius? Sepasang kekasih ini terlalu banyak menghabiskan waktu berdua daripada dengan orang lain. Mereka mengabaikan teman-teman dan keluarga mereka. Mereka tidak berniat untuk menikah, tetapi mereka benar-benar sedang jatuh cinta.

  • Orang tua tentu saja tidak bisa menghukum anak mereka dalam situasi seperti ini. Anak remaja hanya akan menyelinap keluar rumah tengah malam untuk bisa berduaan. Mereka bahkan bisa saja memutuskan untuk pindah atau kabur dari rumah daripada hidup jauh dari kekasihnya. Kita tidak bisa memaksa anak remaja itu untuk menuruti kita. Mereka punya hak untuk memilih bagi diri mereka sendiri. Apakah itu berarti orang tua hanya harus diam menyaksikan anak remajanya melakukan kesalahan?

  • Semakin serius hubungan pacaran anak remaja, semakin besar patah hati yang akan dialami ketika hubungan itu berakhir. Semakin serius hubungan pacaran mereka, semakin besar kemungkinan mereka akan menjadi aktif secara seksual yang seringkali mengakibatkan kehamilan yang tidak diinginkan. Dengan resiko serius tersebut, orang tua yang peduli merasa berkewajiban untuk campur tangan. Tetapi bagaimana?

  • 1. Teruslah berkomunikasi

  • Jangan biarkan anak remaja Anda menutup diri dan tidak mendengarkan Anda. Pastikan Anda berdua berkomunikasi tentang segala hal, selain tentang hubungannya dengan pacarnya. Berdiskusilah tentang pekerjaan, kelas, olahraga, hobi, dan minat anak Anda. Dengan demikian anak remaja Anda akan merasa nyaman berbagi tentang hubungannya dengan pacarnya.

  • 2. Hargailah kekuatan cinta monyet

  • Meskipun cinta monyet adalah naif dan kekanakan, mungkin disitulah letak kekuatannya. Berhati-hatilah untuk tidak meremehkan pacar anak Anda. Mereka akan bersikap defensif, bungkam dan tidak mau lagi berbicara dengan Anda. Daripada menilai orangnya, nilailah hubungannya. Meskipun sepasang kekasih ini adalah dua orang yang luar biasa, hubungan mereka bisa saja sebaliknya, mungkin karena waktunya belum tepat.

  • 3. Persiapkan mereka untuk menghadapi akhir hubungan itu

  • Peringatkan anak remaja Anda. Meskipun mereka menolak untuk mengakuinya, hubungan mereka akan berakhir. Data statistiknya suram untuk kisah cinta remaja yang langgeng. Anda dan semua orang tahu hubungan mereka tidak akan berlangsung lama. Hanya mereka yang tidak menyadarinya. Bahkan jika mereka akhirnya menikah, kemungkinan mereka tetap menikah sangatlah tipis. Mereka mungkin masih tetap menikah 50 tahun lalu, tetapi ini sangatlah tidak mungkin terjadi hari ini.

  • Advertisement
  • 4. Bersikaplah serius

  • Ingatkan anak remaja Anda bahwa hubungan yang serius perlu tanggung jawab serius. Apakah mereka benar-benar siap untuk komitmen, saling setia, tidak egois, dan rela berkorban apa saja demi hubungan mereka? Bantulah mereka menyadari bahwa dalam hubungan perlu komitmen, saling setia, tidak egois, dan rela berkorban. Apakah mereka benar-benar ingin hal ini di masa remaja mereka?

  • 5. Berbaurlah

  • Alasan paling umum untuk putus cinta di masa remaja adalah karena mereka merasa “diselingkuhi” karena pacar mereka “berbicara dengan” orang lain. Perkenalkan anak remaja Anda ke hal-hal menarik lainnya yang diminati kaum remaja. Biarkan semangat berolahraga dan bermain memancing mereka keluar dari hubungan eksklusif mereka. Dengan demikian, merekalah yang akan mengakhiri hubungan pacaran mereka, bukan Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "Too serious too soon?" karya Rodney Fife.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Rodney Fife is the marketing director for the Gluten Free Consumer. He is also a full-time student at Utah Valley University. He also works as a Marketing and Pr at Cedar Fort Publishing.

Terlalu Cepat Serius?

Apa yang dapat orang tua lakukan ketika menyadari anak remaja mereka berada dalam hubungan yang terlalu serius?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr