Belajar Berkata ‘Tidak’

Jika Anda tidak bisa berkata ‘tidak’ terhadap permintaan orang lain, Anda akan disebut sebagai seorang people pleaser. Anda sering kali mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan Anda sendiri.

3,913 views   |   3 shares
  • Apakah Anda tidak bisa berkata 'tidak' ketika orang lain meminta bantuan Anda? Misalnya ketika saudara ingin meminjam uang, Anda tidak bisa berkata 'tidak' padahal simpanan uang Anda sudah menipis? Atau ketika teman Anda minta diantar jemput setiap saat padahal jalanan macet dan Anda sedang merasa kurang enak badan? Ada cerita tentang seorang wanita yang tidak sanggup berkata 'tidak' ketika teman dekatnya meminta bantuannya untuk bersiap menghadapi ujian hingga tengah malam padahal wanita ini sendiri sudah letih setelah seharian beraktivitas dan masih harus bersiap untuk pergi dinas ke luar kota dan mengejar penerbangan pertama hanya dalam waktu beberapa jam.

  • Ada dua alasan utama mengapa seseorang sulit berkata 'tidak', yaitu karena takut menerima penolakan dan takut akan kegagalan. Takut penolakan adalah ketika Anda merasa kalau Anda tidak melakukan permintaan orang lain, maka dia akan meninggalkan Anda dan tidak sayang lagi kepada Anda. Cinta dan kasih sayang seharusnya tidak bersyarat atau membebani Anda sehingga Anda merasa takut ditinggalkan oleh orang yang Anda kasihi. Sedangkan takut kegagalan adalah ketika Anda merasa jika Anda tidak melakukan permintaan seseorang, Anda bersalah dan patut menerima hukuman. Takut kegagalan memang bagus untuk memotivasi Anda bekerja semaksimal mungkin, tetapi hendaknya bukan demi memuaskan orang lain, baik orang tua maupun pasangan, tetapi untuk kepuasan batin Anda sendiri.

  • Jika Anda tidak bisa berkata 'tidak' terhadap permintaan orang lain, Anda akan disebut sebagai seorang people pleaser. Anda sering kali mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan Anda sendiri, bahkan hingga Anda merasa kurang nyaman atau bahkan tersiksa. Hidup hanya sekali dan sangat singkat. Anda harus berhenti memikirkan apa yang akan membuat orang lain bahagia dan berfokus pada kebahagiaan Anda sendiri. Inilah saatnya untuk mengutamakan diri Anda sendiri karena sangatlah sulit untuk meningkatkan kualitas hidup Anda sendiri apabila Anda terlalu sibuk menyenangkan orang lain.

  • Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan kebiasaan baru berkata 'tidak', antara lain:

  • 1. Belajarlah berkata satu kata itu, 'tidak'

  • Katakan dengan singkat, tegas dan sopan. Jangan mengarang alasan. Berikan alasan sebenarnya mengapa Anda tidak mau melakukan permintaan orang lain. Lebih seringnya orang tersebut tidak akan tersinggung, dan mereka yang cepat tersinggung memang sangat sulit untuk dipuaskan dan tidak layak menjadi bagian dari hidup Anda.

  • Advertisement
  • 2. Kemukakan pendapat Anda dan keinginan Anda

  • Tidak ada salahnya mengutarakan pendapat dan perasaan Anda, dan itu bukan berarti Anda menuntut orang lain menuruti Anda. Itu hanya akan mengingatkan orang lain bahwa Anda adalah seseorang dengan kebutuhan dan kesibukan Anda sendiri.

  • 3. Mintalah apa yang Anda inginkan

  • Orang lain tidak bisa membaca pikiran Anda. Jika Anda merasa orang lain tidak peduli kepada Anda atau tidak menolong Anda, itu mungkin karena Anda tidak menyatakan kepada mereka dan meminta bantuan mereka. Cobalah meminta bantuan sesekali dari orang lain.

  • 4. Lakukan sesuatu untuk diri Anda sendiri

  • Berbusanalah sesuai gaya pribadi Anda tanpa takut dikucilkan oleh teman-teman se-geng yang bergaya pakaian sama. Lakukanlah hal-hal dengan cara Anda sendiri. Pendapat orang lain memang dapat memengaruhi keputusan kita, tetapi itu hendaknya tidak menjadi faktor dominan dalam pembuatan keputusan Anda sehari-hari.

  • 5. Jadilah diri Anda sendiri

  • Bagaimana Anda mengharapkan orang lain untuk menyukai Anda apa adanya jika mereka tidak melihat Anda yang sebenarnya? Anda tidak perlu berpura-pura, jadilah diri Anda sendiri yang sebenarnya, unik dan istimewa, tidak ada duanya. Anda punya gaya berbusana, berjalan, berpikir, dan berkata-kata Anda sendiri. Anda tidak harus menjadi sama seperti orang lain di sekitar Anda.

  • 6. Berhenti mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda

  • Anda sama sekali tidak harus melakukan apa yang orang lain ingin Anda lakukan. Ini adalah hidup Anda dan orang lain harus mengetahui dan menyadari itu dan menerima Anda apa adanya. Sebagian orang mungkin akan terkejut dan bahkan tidak menyukai kebiasaan baru Anda ini. Bersabarlah dengan orang-orang seperti ini. Jangan meminta maaf karena Anda ingin mengutamakan diri Anda sendiri, tetapi jelaskan kepada mereka dengan selembut dan setegas mungkin.

  • Terlepas dari saran-saran di atas, Anda harus mengingat bahwa ada kewajiban utama yang tidak bisa Anda nomorduakan, misalnya tanggung jawab Anda dalam urusan keluarga dan pekerjaan. Anda tentunya tidak bisa menolak permintaan anak Anda yang butuh bantuan mengerjakan PR atau tugas sekolah lainnya. Anda juga tidak bisa datang ke kantor dengan gaya busana santai padahal ada rapat penting dengan klien atau Anda menolak permintaan atasan yang memang sudah menjadi bagian dari job description Anda. Bijaksanalah dalam menentukan mana yang mutlak harus Anda lakukan dan mana yang dapat Anda katakan 'tidak'.

  • Advertisement
1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Belajar Berkata ‘Tidak’

Jika Anda tidak bisa berkata ‘tidak’ terhadap permintaan orang lain, Anda akan disebut sebagai seorang people pleaser. Anda sering kali mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan Anda sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr