Tips Mengajarkan Budi Pekerti kepada Anak

Budi pekerti adalah perbuatan serta pemikiran yang baik dan dapat menciptakan masyarakat yang berbudaya dan bermoral baik. Dunia akan menjadi lebih baik di masa depan ketika kita mengajarkan budi pekerti kepada anak cucu kita.

12,825 views   |   29 shares
  • Kita hidup di zaman modern. Informasi sangat mudah untuk didapatkan karena kemajuan teknologi yang sangat berkembang. Tidak ada lagi batasan yang membatasi setiap orang untuk mengetahui apa saja salah satunya budaya luar. Pengaruh-pengaruh luar yang bertentangan dengan budaya kita kian berdatangan. Ternyata pengaruh akan hal ini juga dapat memberikan dampak buruk dalam budaya masyarat kita. Pengaruh tersebut banyak yang disalahgunakan oleh para remaja, bukan hanya di kota-kota metropolitan, tetapi juga di perkampungan dan pedesaan. Sebagai contoh, sudah jarang kita melihat anak-anak mencium tangan orang yang lebih tua untuk memberikan rasa hormat mereka. Mereka terpengaruh oleh budaya luar yang mereka lihat melalui TV, film, maupun internet.

  • Budi pekerti memberikan keseimbangan serta keharmonisan dalam masyarakat. Kita perlu untuk mengajarkan budi pekerti kepada anak-anak kita supaya masyarakat di masa depan mempunyai identitas dan berbudaya. Berikut adalah tips untuk mengajarkan budi pekerti kepada anak:

  • 1. Mulailah sejak dini

  • Masa kanak-kanak adalah waktu yang terbaik untuk mengajarkan anak Anda mengenai budi pekerti. Anda akan mudah untuk mengajarkan budi pekerti kepada anak Anda saat mereka masih sangat bergantung pada Anda. Masa kanak-kanak adalah saat pembentukan jati diri seseorang yang dapat menentukan masa depan mereka. Ibarat seperti besi, masa kanak-kanak adalah besi yang masih panas dan dapat dibentuk menjadi perkakas yang bermanfaat. Buatlah peraturan untuk anak Anda. Jika Anda ingin merasa berhasil sebagai orang tua, Anda harus dapat mengajarkan apa yang dapat mereka lakukan dan apa yang tidak dapat mereka lakukan. Sebagai contoh, ajari anak Anda untuk menghormati orang tua dengan mencium tangan mereka saat bertemu. Contoh lain adalah mengajarkan bahasa yang baik dan benar kepada anak Anda.

  • 2. Rumah adalah tempat yang paling tepat

  • Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Rumah adalah tempat terbaik untuk mengajarkan budi pekerti kepada anak. Seiring perkembangan zaman, anak dituntut untuk menghabiskan lebih banyak waktu di sekolah. Anda mungkin merasa bahwa pendidikan budi pekerti telah diajarkan kepada mereka di sekolah, tetapi adalah tanggung jawab Anda sebagai orang tua untuk mengajarkan budi pekerti kepada anak Anda. Bagaimana bersosialisasi dalam masyarakat, norma-norma yang perlu mereka ketahui, serta etika dalam bertindak perlu Anda ajarkan. Berikanlah hukuman-hukuman yang wajar saat anak Anda melanggar tata krama yang diajarkan, agar anak mengetahui dan mengubah kesalahan yang telah mereka lakukan.

  • Advertisement
  • 3. Jadilah teladan bagi anak-anak Anda

  • Tanpa Anda sadari, perilaku serta gaya bahasa Anda ditiru oleh anak-anak Anda. Sebagai contoh, cara berbicara seorang anak tidak akan jauh dari orang tuanya. Jika Anda sering berteriak-teriak di rumah, anak Anda juga akan berbuat demikian. Mulailah untuk menerapkan apa yang ingin Anda ajarkan kepada anak Anda. Jika Anda tidak tahu atau mengerti tentang budi pekerti atau norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, mulailah untuk belajar dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika Anda tahu bahwa mencuri itu salah, berhentilah untuk melakukan korupsi dalam pekerjaan Anda. Contoh lain adalah Anda mengajarkan anak Anda untuk menghormati orang tua, tetapi Anda berbicara kasar serta bersikap tidak hormat kepada orang tua Anda sendiri. Anda tidak dapat mengajarkan sesuatu kepada anak yang tidak Anda lakukan. Anda dapat menyakiti perasaan anak Anda jika dia mengetahui tentang kelakuan buruk Anda.

  • 4. Konsisten adalah kuncinya

  • Saat Anda bersusah payah untuk mengajarkan anak Anda sejak kecil tentang budi pekerti, itu semua akan menjadi sia-sia jika hanya bertahan selama anak Anda tinggal di rumah. Mereka akan keluar dari rumah dan berhadapan dengan dunia yang sesungguhnya. Tetaplah konsisten dengan pengajaran Anda. Tekankan kepada anak Anda bahwa budi pekerti serta nilai moral tidak akan berubah sepanjang zaman. Zaman boleh berubah, tetapi budi pekerti serta nilai-nilai yang diajarkan tetap akan menjadi batu penjuru bagi kehidupan anak Anda. Sebagai contoh, lanjutkan tradisi untuk mencium tangan orang yang lebih tua walaupun anak Anda sudah mempunyai keluarganya sendiri.

  • Budi pekerti adalah perbuatan serta pemikiran yang baik dan dapat menciptakan masyarakat yang berbudaya dan bermoral baik. Dunia akan menjadi lebih baik di masa depan ketika kita mengajarkan budi pekerti kepada anak cucu kita.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Tips Mengajarkan Budi Pekerti kepada Anak

Budi pekerti adalah perbuatan serta pemikiran yang baik dan dapat menciptakan masyarakat yang berbudaya dan bermoral baik. Dunia akan menjadi lebih baik di masa depan ketika kita mengajarkan budi pekerti kepada anak cucu kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr