Keluarga Adalah Ujung Tombak Pemberantasan Narkoba

Ujung tombak perjuangan pemberantasan narkoba dan alkohol ada di dalam rumah tangga setiap warga negara.

603 views   |   shares
  • Hukum pasar ekonomi juga berlaku dalam pasar narkoba. Faktor yang menentukan adalah penawaran dan permintaan. Pihak pemerintah berusaha meniadakan penawaran dengan menghentikan pasokan, berdasarkan kepercayaan bahwa kalau pasokan hilang maka jumlah pecandu akan menurun. Pendekatan semacam ini hanya separuh jalan, karena:

    • pecandu akan mencari upaya agar ketagihan mereka tetap dapat dipenuhi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mencari substitusi, menggantikan apa yang biasa diasup dengan sesuatu yang lain, yang mungkin lebih berbahaya dan lebih kuat

    • Pedagang melihat larangan dan peraturan sebagai kesempatan untuk mendongkrak harga jual, memproduksi bahan pengganti dan sebagainya.

  • Yang terbaik adalah langkah pemerintah yang menciptakan hukum dan peraturan serta pasukan untuk memberantas pemasok, diikuti oleh masyarakat yang mendukung keputusan politik tersebut dengan menyadarkan akan bahayanya gaya hidup yang melibatkan bahan-bahan narkotika. Dengan demikian maka permintaan juga dengan sendirinya akan menurun sehingga para pedagang pun tidak akan bersemangat untuk memproduksi barang dagangannya.

  • Masalah kecanduan narkoba tersebut bukan masalah kelompok usia dan sosial tertentu. Masalah narkoba ini adalah masalah seluruh lapisan masyarakat dalam segala tingkatan usia. Belajar dari pengalaman di Amerika ketika bangsa ini dilanda kecanduan alkohol sejak 1800-an, maka peraturan pemerintah dan undang-undang saja tidak cukup. Polisi dan aparat lain yang bergerak memberantas pembuatan dan penjualan alkohol (sejak 1920) tidak cukup. Kaum ibu yang turun ke jalan untuk demo dan mendirikan organisasi non pemerintah juga tidak cukup. Masalahnya mulai menurun ketika semua usaha itu dilakukan ditambah banyak anggota masyarakat yang mulai menyadari kerugian menggunakan alkohol dan membiarkan diri mereka terbelenggu olehnya. Meskipun demikian, penggunaan alkohol dan kecanduan alkohol masih sering terdengar di sana-sini. Tetapi, yang jelas sekarang, pedagang minuman beralkohol sudah mulai terkendali dan tidak ada saling membunuh untuk memenangkan pasar, dan tidak juga ada penyelundupan minuman beralkohol seperti di tahun 1950-an. Sekarang di Amerika pecandu alkohol dikategorikan sebagai penyakit, jadi seorang pecandu alkohol tidak perlu 'malu' mengakuinya dan ada tempat rehabilitasi resmi yang akan membantu selama dalam proses pemulihan dan setelahnya.

  • Saya kira langkah yang sama pun harus dilakukan agar permintaan tersebut menurun tajam dan tidak ada lagi kartel narkoba besar dan saling membunuh untuk memenangkan pasar. Tidak juga ada pengecer gelap yang menjual dagangannya dari rumah ke rumah atau di gang-gang sudut perkotaan.

  • Advertisement
  • Ujung tombak perjuangan pemberantasan narkoba dan alkohol ada di dalam rumah tangga setiap warga negara. Di rumah, sama seperti di masyarakat, orang tua wajib melakukan hal yang sama:

    • Orang tua adalah pemimpin keluarga. Seorang mantan pengacara dan tokoh agama, Tad Callister berkata, "Sebagai orang tua, kita adalah pengajar dan teladan utama … untuk anak-anak kita ... Sebagai pengajar utama ... , kita dapat mengajar mereka tentang … kenyataan … dengan demikian kita memberi mereka landasan yang kokoh. Setelah semua dikatakan dan dilakukan, rumah tangga adalah forum yang ideal." ("Parent: The Prime Gospel Teachers of Their Children")

    • Orang tua harus memberi teladan. Mereka tidak merokok, minum minuman beralkohol, dan tidak menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun.

    • Bila orang tua menggunakan obat-obatan yang mengandung ramuan bercandu yang diresepkan dokter, sebaiknya dijauhkan dari anak balita dan harus ada penjelasan kepada kaum remaja akan kegunaan dan efek samping obat-obatan tersebut, dan dengan teliti menginventarisasi jumlah yang ada;

    • Orang tua harus jujur dan terbuka, sehingga ada komunikasi dua arah. Di dalam keluarga harus ada kebenaran, tidak ada kepura-puraan atau standar ganda;

    • Orang tua menyediakan waktu untuk menjelaskan bahayanya narkoba. Tentu saja tidak boleh sembarangan, dan bukan untuk menakut-nakuti, tetapi mereka harus mempelajarinya lebih dahulu lewat buku-buku atau film atau media apa saja yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan mereka.

    • Orang tua harus jelas bahwa anak mereka adalah seseorang yang paling berharga dalam keluarga; bila mereka melakukan kesalahan apa pun, betapa pun bodohnya, mereka akan tetap memperoleh kasih orangtua. Ini bukan berarti orang tua akan selalu 'bail out' (menyelamatkan) mereka, tetapi mereka akan selalu mendukung keputusan baik apa pun yang diambil anak-anak mereka.

    • Anak-anak perlu dibekali sesuatu yang akan memperkuat pertahanan mereka; karena anak-anak tersebut kemungkinan akan kehilangan teman atau kesempatan untuk diterima oleh kelompok mereka bila mereka menolak 'budaya' atau 'gaya hidup yang melibatkan narkotika' yang berlaku dalam kelompok kecil mereka.

    • Bila melihat gejala-gejala anak mulai kecanduan, maka segera bekerja sama (jangan memaksa) dan menggunakan bujukan (argumentasi yang masuk akal), agar anak tersebut mengetahui bahwa setiap orang adalah rentan dan mengambil langkah yang salah, dan harus bertanggung jawab atas itu, dan bersedia menerima perawatan dari pusat rehabilitasi. Orang tua harus tetap berkepala dingin dan tidak panik atau merasa bersalah.

    • Menudingkan tangan bahwa Setan yang berdiri di belakang perdagangan, pembuatan dan pengecer narkoba tidak akan menolong mengurangi pecandu (permintaan) dan pengusaha narkoba (penawaran).

    • Bila seorang anggota keluarga telah pulih dari kecanduannya, maka dia wajib diterima dan dikasihi seperti sedia kala, tidak boleh terus menerus dicurigai atau diberi label sebagai bekas pecandu. Ingat, kecanduan adalah penyakit otak, maka harus diperlakukan seperti itu. Satu anak yang berhasil diselamatkan berarti satu orang pecandu telah berkurang, berarti permintaan pasar berkurang satu orang. Segala sesuatu dimulai dari langkah pertama bukan?

    • Ciptakan lingkungan sehat yang menunjang pergulatan anak Anda terhadap kemungkinan kambuh kembali, sehingga dia dapat tumbuh dengan sehat. Bandingkan dengan tanaman yang tumbuh di tanah yang rusak, maka tanaman tersebut akan tumbuh tidak sehat dan akan mati. Sebelum mati, tanaman tersebut dipindahkan ke tanah yang subur, sehingga dia dapat berkembang dengan sehat, kemudian dipindahkan kembali ke tanah yang tidak sehat, apa hasilnya? Di samping tanaman yang dirawat, yang perlu diperbaiki adalah tanah atau lingkungan di mana tanaman tersebut tumbuh bukan?

  • Advertisement
  • Sikap kita sangat penting dalam memberantas narkoba. Ingatlah bahwa penyakit HIV/AIDS tidak akan mendapatkan perawatan dan obat-obatan untuk memeranginya tidak akan ditemukan bila penyakit tersebut hanya dianggap sebagai akibat perbuatan amoral seseorang. Demikian pula dengan pecandu. Sejauh perbuatannya dianggap hanya sebagai dosa, maka para pecandu akan tetap menjadi pecandu dan para pedagang narkoba akan semakin kaya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Sebagai penulis, Effian sangat terinspirasi dengan karya-karya John Grisham, Michael Creighton, David Baldacci, James Patterson dan Dan Brown. Kegiatan favoritnya selain menulis adalah memasak dan melukis.

Keluarga Adalah Ujung Tombak Pemberantasan Narkoba

Ujung tombak perjuangan pemberantasan narkoba dan alkohol ada di dalam rumah tangga setiap warga negara.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr